Aku kalah dengan rasa penasaran mu yang membuatku tak mampu mengucapkan kata menyerah
~Quotes21~
~oOo~
"Eh itukan apartemen gue?" gumam Aurora saat ia memasuki pintu apartemen yang berada tepat disamping apartemen miliknya
"Apa alasan kalian jadi fake nerd disekolah sendiri?" tanya Kenneth setelah menduduki kursi balkonnya
Aurora tetap diam sembari mengernyitkan dahinya menatap kearah kiri dan kanan, sementara Aura ia tidak berani menjelaskan
"Kenapa kalian diam?" Kennafh bertanya lagi masih dengan wajah datarnya
"Woy! Kok pada diem?" teriak Kenneth mengagetkan kedua gadis didepannya
"Eh iya apa? Tadi ngomong apa?" tanya Aurora kaget, ketiga orang disana hanya bisa memutar bola mata malas melihat Aurora
"Kemana aja nying? Kek gak pernah kesini aja sampai segitunya lo liat apart gua?" tanya Kenneth menyindir Aurora
"Justru gegara gua sering kesini makanya gua bingung," sahut Aurora menatap Kenneth
"Maksud lo? Lo nyuri ya diapart gua? Woy Nafh barang lo disini ada yang ilang ga?" panik Kenneth segera berdiri dan masuk kedalam apartemennya
Aurora yang mendengar itu membolakan matanya namun beberapa detik kemudian iya menggertakkan giginya sembari berjalan dengan cepat mendekati Kenneth
"Aduduh! Ampun woy sakit anying!" teriak Kenneth saat hidung nya ditarik Aurora
"Mulut lo sekolahin dulu makanya!" Aurora melebarkan mata nya pada Kenneth yang hampir menangis karena tarikan kuat pada hidungnya
"Please, ampun maafin gue, Nafh bantuin!" sahut Kenneth memelas, melihat hal itu Aura tertawa sembari menggelengkan kepalanya, sementara Kennafh susah payah menahan tawanya dan mengedarkan pandangan kearah lain
Aura menghentikan tawanya dan menatap Kennafh yang duduk dihadapannya, 'Cool banget' gumamnya sembari tersenyum
Kennafh yang merasa diperhatikan pun langsung melihat kearah Aura yang kelabakan sendiri karena tertangkap basah menatap Kennafh terang terangan
"Lo lepasin atau gua cium!" ancam Kenneth dengan susah payah berjuang melepaskan tangan Aurora, "Ooh lo mau cium gue? Sini kalo gitu," sahut Aurora santai
Aurora melepaskan tarikannya dan beralih menarik jambang Kenneth, "Sakit bego! Lepasin gue, kalo ganteng gua ilang lo tanggung jawab!" cerocos Kenneth kesal pada Aurora
"Berani lo nuduh gua lagi?~" Aurora melepaskan tarikannya, tangan gadis itu beralih pada lehernya dan menirukan gerakan pisau yang siap menyayat kapan saja
"~Abis lo sama gua!" sambung Aurora membuat Kenneth menelan salivanya susah payah, Aurora berjalan dan duduk disebelah Kennafh, sedangkan Kenneth duduk disebelah Aura
"Kembaran lo garang banget beda kayak lo?" bisik Kenneth pada Aura yang masih didengar oleh Aurora
"Ekhem! Gosah macem macem!" tukas Aurora dingin membuat bulu kuduk Kenneth berdiri
"So? apa maksud kalian jadi fake nerd disekolah sendiri?" ucap Kennafh langsung ke inti pembicaraan mereka
Aurora menarik nafas dan menghembuskannya, baru setelah itu ia menceritakan semuanya dengan Kenneth dan Kennafh yang seksama mendengarkan
"Gua harap kalian bukan orang munafik yang punya mulut bocor!" ucap Aurora dingin dengan tatapan tajam
Semuanya mengangguk, beberapa detik kemudian Aurora pergi meninggalkan Aura yang akan melangkah mengikutinya, "Tetap disini! Gue bakalan kembali" sahut Aurora dan Aura kembali duduk ditempatnya
KAMU SEDANG MEMBACA
AURORA : Beautiful but Dangerous!
Ficção AdolescenteAurora Huelva Garcia dan Aura Huelvi Garcia, gadis beruntung yang terlahir dari keluarga terhormat Mereka terpaksa pindah dari Perancis ke SMA favorite di Jakarta. Karena suatu hal, kedua gadis cantik itu harus berpenampilan nerd di sekolah yang dim...
