40. TGFN

4.2K 200 38
                                        

Aku kecewa dengan takdir, aku kecewa dengan nasib, apa yang sekarang ku harapkan? Bahkan setitik keberuntungan pun tak pernah bisa kudapatkan
~Quotes40~

~oOo~

"Gua nanya Aura, kok malah bengong,"

"Eh eng-engga kok ma- mau nanya apa?" Aura mengambil beberapa buku dan bersikap seolah olah sedang membacanya

"Aurora biasanya suka cerita yang kaya gimana ya?" gadis itu segera menghentikan aktifitasnya dan terdiam memaku

"Tumben lo nanya," Aura bersikap sedikit dingin membuat Kenneth tak mengerti dengan perubahan sikap Aura

"Ya mau nanya aja,"

"Dia suka cerita yang ada 'Gangster love story' nya,"

"Oke," Kenneth mengangguk ragu menatap Aura yang menjadi datar tapi syukurlah ia tau apa yang di suka Aurora

'Selera calon bini gue keren juga,' -Kenneth

"Mbak, novel terbaru yang bercerita tentang 'Gangster love Story' ada ga?" Kenneth memanggil salah satu pelayan Gramedia yang tersenyum nakal padanya

"Mas suka yang berbau gitu ya," gadis itu tersenyum malu-malu melihat Kenneth

"Mbak, saya mau beli buku buat pacar saya jangan kecentilan ya," Kecewa. Itulah yang dirasakan Aura saat mendengar pernyataan Kenneth, apa benar dia sangat ingin menjadikan Aurora gadisnya?

Kenneth mengangkat alisnya sebelah membuat pelayan wanita itu terdiam dan menghentakkan langkahnya kesal

Tak lama ada seorang pelayan laki-laki yang memanggil Kenneth "Maaf mas, apa benar mas yang ingin mencari buku dengan tema 'Gangster love story'?"

"Iya mas saya mau yang terbaru diterbitkan,"

"Oh, sebentar mas," pelayan itu pergi mendekati deretan novel novel yang terbaru diterbitkan

"Ini mas novel terbaru dan terlaris tahun ini, Regal dan Regal dua yang ditulis oleh d_lisnawati mas," pelayan itu membawa dua buku tebal yang memikat hati Kenneth

"Saya suka covernya, apa pacar saya bakalan suka ya?" Kenneth membolak balikkan kedua buku itu

"Saya yakin pasti pacar mas sangat suka dengan cerita ini," Kenneth menatap pelayan itu dan kemudian menganggukkan kepalanya

"Yaudah ini dua ya, terus saya mau di  kado," pinta Kenneth yang diangguki pelayan tersebut

Dari kejauhan Aura tanpa sadar telah mengepalkan kepalan tangannya

~oOo~

"Mommy kemana ya?" Aurora menghela nafas bosan menatap layar petak bergambar upin & ipin disana

Disela sela kebosanannya suara ponsel membuat Aurora terpaksa menggapainya diatas nakas

Parka is calling...

"Halo?"

"Lo jadi nemuin Rin gak?"

"..."

"Ra? Your okay?"

"Gua harus tunda dua minggu lagi,"

"Ra kita ga punya banyak pilihan! Gua takut Rin bakal dipindahin disuatu tempat yang kita gabakal bisa tau wilayahnya,"

AURORA : Beautiful but Dangerous!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang