57. TGFN

4K 248 73
                                        

Terimakasih atas semua drama yang kamu mainkan, peran mu cukup menarik namun sayang aku harus mengakhirinya sekarang
~Quotes57~

~oOo~

"Untuk kata pembuka kami titipkan kepada Bapak Cavin yang terhormat," pembukaan dari Aura sembari melirik Cavin yang tersenyum padanya

"Saya yakin kalian semua pasti telah mengenali kami berdua, gadis cupu yang selalu dihujat dibully dan dikucilkan oleh teman teman semua~" Megi saat ini bisa bernafas lega karena dugaannya tidak benar

"~Namun perlu diketahui banyak orang yang bilang 'Jangan pandang sesuatu dari cover nya saja, ingat bahkan buku yang lama lebih penting dari pada buku yang baru."

"Karena itu saya disini untuk mengucapkan banyak terima kasih kepada kalian yang mau meskipun hanya sedikit yang tidak terpaksa menerima kami disini dan menghargai kami,"

Siswa GHS dibuat bingung oleh penuturan awal Aura, saat ini gadis itu masih diam dan memberikan kesempatan untuk Aurora berbicara

"Pada kesempatan kali ini kami ingin memberitahukan siapa kami yang sebenarnya,"

Deg

Satu kalimat yang membuat pikiran Megi berkelana mungkinkah?

Satu kalimat yang membuat pikiran Megi berkelana mungkinkah?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Kami adalah orang yang selama ini melihat perkembangan GHS!"

Deg deg

Demi apapun! Ingin rasanya Megi mengutuk dirinya sendiri karena terlalu bodoh dalam meneliti suatu hal

'THE TWINS?! PENERUS GARCIA?!' kompak seluruh orang yang ada disana berteriak syok tak percaya bahwa selama ini orang yang mereka caci mereka bully adalah orang yang akan menentukan masa depan sekolah ini

'Sumpah! Bidadari kayangan turun gratis satu lagi!'

'Nikmat tuhan mana yang engkau dustakan,'

'Kok dia lebih cantik dari gue si!'

'Baru kali ini gue liat wajah asli nya Aura sama Aurora dari deket,'

'Iya! Biasanya di sosmed terus,'

Berbeda dengan semua orang yang kagum tiada taranya pada sikembar, Megi malah mengeluarkan keringat dinginnya

Ia melihat semua orang sekitar, namun tatapannya tertuju pada

"Jadi dia benar benar Rin?!" gadis yang ia tatap mengeluarkan smirk evil nya

Tanpa berpikir panjang Megi berlari menuju parkiran untuk pergi menghindar dari mereka

Aura Aurora Keysia Cavin dan Rin sudah tau Megi pergi, tapi mereka hanya melihat sejauh mana gadis itu bisa kabur

"Shit! Ja-jastin?!" Megi menghentikan mobilnya mendadak saat sampai didepan pagar yang menjulang tinggi

AURORA : Beautiful but Dangerous!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang