Harusnya kamu bersyukur suka sama aku bukannya malah ngaur bilang aku ini cuma masa lalu
~Quotes45~
~oOo~
"Maaf telah membuat mu lama menunggu, Rin Jastin aku membelikan kalian makan-an" Aurora terdiam mematung melihat siapa yang baru memasuki apartemen tersebut
Begitupun sebaliknya,
"Kennafh?" gumam Aurora membuat Rin mengernyitkan dahinya
~
"Apa kalian sudah saling kenal?"
"Hmm aku ada urusan mendadak sekarang, Jastin ini makananmu dan Rin," Kennafh bergegas memberikan dua bungkus makanan di tangannya pada Jastin
"Permisi,"
Sejauh ini Aurora masih diam menatap kepergian seseorang yang pernah bersamanya
"Hey kau melamun?" Rin mencoba menyapa Aurora yang masih diam mematung
"Eh engh, aku pergi sebentar," tanpa persetujuan gadis itu berlari keluar ruangan dengan satu tujuan
"HEY! BERHENTILAH, SAMPAI KAPAN KAU AKAN MENJAUHI KU?!" teriak Aurora dengan nafas terengah-engah
Tentu saja teriakannya membuat cowok yang akan memasuki mobilnya berhenti seketika
Kennafh berbalik menatap gadis yang kini sibuk mengatur nafasnya, ia masih terdiam memikirkan kembali semua yang pernah ia dengar
"Bukankah dia akan kembali sakit jika bertemu denganku?"
"Kupikir kau tidak akan terpengaruh dengan drama itu?" entah sejak kapan Aurora berkecak pinggang berdiri disebelah Kennafh
"Drama?"
"Ya, aku tidak memiliki trauma saat itu sungguh,"
"Lalu kenapa dokter?"
"Kenapa kau menjadi banyak tanya? Ikut aku, aku sangat lapar dan akan menjelaskannya disana padamu," Aurora segera memasuki mobil Kennafh yang masih ternganga melihat tingkah gadis itu
"Gadis aneh, menyuruhku mengikutinya dengan masuk ke mobilku? Bodoh," sedikit senyuman mungkin bisa terlihat dari jarak dekat pada wajah Kennafh
~oOo~
"Sejak lo disini bahasanya jadi formal ya?" sindir Aurora namun cowok itu masih diam tak mengerti
"Lo tinggal jelasin jangan banyak bacot,"
"Eits slow om hehe," Aurora memesan minuman dan kembali memperhatikan Kennafh yang masih diam menunggunya
"Jadi sebenarnya gua ga terima lo memperlakukan gadis baik kayak gua layaknya seperti kelinci percobaan, gua tau lo melakukannya diluar kendali tapi waktu itu gua terlalu kecewa sama lo~"
Aurora menghela nafas dan menatap keluar, menatap indahnya kota Paris dari atas sana
"~ Gua minta bantuan tante Reni buat kasih tau mommy sama yang lain karena gua bener-bener gamau ketemu sama lo waktu itu,"
"Apa sekarang lo masih kecewa sama gua?"
"Gaada satu orang cewek pun yang ikhlas digituin Nafh," gumam Aurora lirih
"Terus sekarang kenapa lo bersikap seolah-olah antara kita ga terjadi apa-apa?," gadis itu menatap Kennafh yang masih setia menunggu jawabannya
KAMU SEDANG MEMBACA
AURORA : Beautiful but Dangerous!
Novela JuvenilAurora Huelva Garcia dan Aura Huelvi Garcia, gadis beruntung yang terlahir dari keluarga terhormat Mereka terpaksa pindah dari Perancis ke SMA favorite di Jakarta. Karena suatu hal, kedua gadis cantik itu harus berpenampilan nerd di sekolah yang dim...
