29. TGFN

4.9K 241 22
                                        

Aku pikir hati kamu buat aku, tapi ternyata selama ini aku cuma mengharapkan bayangan.
~Quotes29~

~oOo~

"Gue kesana sekarang," sahut Aurora mantap dan mematikan telfon sepihak

"Mau kemana?" tanya seseorang dari belakang membuat Aurora tersentak kaget

~~

"Mo-mommy, ahm itu~"

"Mommy nanya kamu mau kemana Ora," ulang Keysia lagi sembari berjalan mendekati Aurora

'Duh gue harus apa?' batin Aurora cemas

"Kamu udah ga percaya lagi sama mommy ya?" ucap Keysia mencoba tenang ia tau apa yang akan terjadi jika putrinya pergi malam ini,

'Tawuran' itulah yang dipikirkan Keysia

Keysia tak sengaja mendengar ucapan Aurora yang mengatakan kata 'jejak' entah itu apa artinya namun Keysia tetap bersikap seakan ia tidak mendengarnya

"Huff, Rin kembali mom tapi Ora gatau dia dimana sekarang," Keysia kaget tak percaya, apa yang dipikirkan putrinya ini

"Sayang, Rin udah tenang di al~"

"Mommy stop! Rin masih hidup mom dia masih hidup Ora tau itu!" tegas Aurora, tanpa sadar air mata gadis itu turun beriringan dengan terucapnya kata kata barusan

"Ora kamu gak lupakan waktu dimana kamu nangis semalaman saat pulang dari makamnya Rin?" ucap Keysia lembut, ia tidak ingin memperkeruh suasana hati anaknya saat ini

"Mommy please, kasih Ora kesempatan buat buktiin kalo Rin masih hidup mom Ora rela kok dijodohin sama siapa aja asalkan kali ini Ora bisa pergi," pinta Aurora dengan wajah memelas

Keysia tak tega melihat anaknya yang tengah menangis ini meminta satu permohonan yang mudah menurutnya

"Kamu jangan nangis ya, mommy bakal terus dukung kamu sayang," sahut Keysia membuat mata Aurora berbinar, ia memeluk Keysia erat sembari menghapus air matanya

~oOo~

"Mereka belum dateng?" tanya Keysia sembari merangkul Aurora dan membawanya duduk

"Belum, tadi waktu gua telfon katanya lagi kejebak macet," jawab Leony yang dingguki Chiara

"Assalamualaikum," sahut seseorang yang baru saja datang dengan pelayan yang mengiringnya keruang keluarga

"Walaikumsalam, Kenneth kok ngaret banget sih kek perawan," kesal Elvano yang berstatus sebagai ayahnya

"Ehehe, kejebak di alam mimpi tadi pi," sahut Kenneth asal membuat Chiara dan Elvano menggeleng heran

Ia menyalami orang orang disana sampai akhirnya mata Kenneth tak sengaja menangkap pandangan indah yang tengah sibuk bermain ponsel

'Nikmat tuhan mana yang engkau dustakan' batin Kenneth menatap Aurora kagum

Aurora yang merasa ditatap juga melakukan hal yang sama, cukup lama mereka saling pandang sampai tersadar dengan~

AURORA : Beautiful but Dangerous!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang