35. TGFN

4.5K 224 19
                                        

Apa yang harus aku lakukan? Berdiam diri disini atau pergi?
~Quotes35~

~oOo~

'Seseorang bantu Ora, Dikamar 301 please!' Batin Aurora penuh harapan dan permohonan

~

"Arrgh!" teriak Aurora saat sesuatu menggores pahanya, Kennafh mengeluarkan smirk evil nya namun tidak terlihat oleh Aurora

Gadis itu hanya memejamkan matanya berharap ada yang membantu

"Sst sa hiks sakit hiks!" sekitar lima belas menit kemudian Kennafh melepaskan cengkramannya

"Ukirannya sangat indah, persis seperti dirimu sayang," ucap Kennafh melihat kaki Aurora yang berlumuran darah

Kennafh mengukir gambar bunga mawar menggunakan pisau kecil yang tadi sempat ia keluarkan

"Hiks lo hiks lo jahat banget Nafh hiks!" ucap Aurora disela sela tangisnya, jika disayat benda tajam apapun dengan satu kali Aurora tidak akan sakit

Tapi kali ini orang yang pernah menjadi pacarnya telah menyayat paha Aurora seperti sedang menggambar di buku

Kennafh tetap diam, ia belum puas dengan hasil karyanya yang tergolong ukuran kecil, ia kembali menarik tangan Aurora kasar

"Perfect!" gumam Kennafh saat darah segar juga ikut bercucuran di lengan kiri Aurora yang bertulisan 'Its Mine!' dengan ukuran yang terbilang cukup besar

"Hiks lo hiks lo pikir ga hiks sakit ha! Hiks!" Aurora menangis sembari menatap lengan dan pahanya bergantian meringis

Kennafh tidak menghiraukan ucapan Aurora, ia malah menatap dalam mata gadis yang telah sembab dibuatnya

"Ukiran ini masih belum seberapa dengan rasa sakit yang kau berikan,"

"Arggh! Hiks hiks!" cukup! Aurora sangat kesakitan saat Kennafh kembali menyayat dalam kulitnya tepat di bagian lengannya

"Ini yang terakhir!" desis Kennafh tajam sembari mengarahkan pisau tersebut pada leher Aurora

Gadia itu tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi padanya, ia hanya bisa diam sembari memejamkan mata

'Maafin kesalah Ora semua hiks,' batin Aurora menyempatkan diri

Kennafh mulai menggoreskan pisau tersebut pada leher Aurora hingga mengeluarkan darah yang cukup banyak

"Selamat tinggal sayang,"

Brug!

"BASTARD! WHAT ARE YOU DOING DOG!"

bukh! Bukh!

Saat Kennafh ingin menekankan pisau tersebut lebih dalam, Kenneth datang dan segera memukul Kennafh bertubi tubi

Sungguh ini adalah sisi gelap dari seorang Kenneth Raynz Watson. Ia menatap tajam Kennafh yang masih tergeletak di lantai dengan darah yang mengalir disudut bibirnya

"Cih! Lo lebih kotor dari kotoran anjing!"

Bugh! Bugh!

Sejauh ini Kenneth masih enggan untuk memberi celah pada Kennafh untuk membalas, sedangkan Aurora

Gadis itu menautkan tubuhnya pada lutut yang ia tegakkan, Aurora menangis tanpa memikirkan apa yang terjadi dihadapannya

"AURORA SALAH APA SAMA LO BANGSAT!"

Bugh! Bugh!  Bugh!

"ASTAGFIRULLAH KENNETH!"

Leony histeris melihat Kenneth yang memukuli anaknya tanpa ampun, beberapa detik kemudian Chiara datang bersama dengan yang lain

AURORA : Beautiful but Dangerous!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang