28. TGFN

4.7K 242 10
                                        

Aku cuma punya dua tangan dan satu tubuh, bagaimana bisa menghadiri hal penting dalam satu waktu bersamaan?
~Quotes28~

~oOo~

Hari sudah menunjukkan pukul 16.30 namun kedua gadis kembar ini masih enggan untuk membuka matanya

Keysia menghela nafas lelah saat melihat kedua putrinya tengah tertidur pulas dilantai kamar Aura, dengan novel berserakan dimana mana televisi yang menyala dan tempat tidur yang entah apa bentuknya

Keysia bersimpuh dan membangunkan putrinya perlahan, "Ara Ora bangun nak, sholat ashar dulu abis itu siap siap buat ntar malem," gumam Keysia lembut

Namun tidak ada pergerakan diantara mereka, ia menatap sendu wajah putrinya satu persatu

"Maafin Mommy, Ini semua juga karena kebaikan kalian hiks," Keysia menitikkan air matanya tepat pada mata Aurora sehingga gadis itu terbangun dan kaget

"Mommy kenapa nangis? Siapa yang nyakitin mommy? Ayo sini bilang Ora, gaada otak kali ya tu orang? Mommy bilang! Ora gabakal takut buat ngelawan orang itu," cerocos Aurora sembari menyeka dan memeluk Keysia

Suara kegaduhan itu membuat Aura ikut terbangun, "Ada apa?" tanya Aura heran

"Sayang maafin Mommy, Mommy gabisa berbuat apa apa untuk kal-hiks kalian," ucap Keysia disela sela tangisnya sembari memeluk Aura dan Aurora

"Mommy jangan sedih, doain semuanya lancar, kita ganyalahin mommy ataupun daddy kok kita tau ini yang terbaik," sahut Aura tenang

Keysia menganggukkan kepalanya mantap sembari tersenyum yang dicampur air mata

Kejadian itu tak luput dari mata seseorang yang tak sengaja lewat didepan kamar putri sulungnya

"Maafkan daddy nak, daddy juga tidak bisa berbuat apa apa," gumam Cavin sembari pergi keruangannya

Ia menatap langit ruangan dengan beribu pertanyaan dalam pikirannya, "Apa tujuan mereka?" gumam Cavin

Ia segera mengambil ponselnya dan menelfon seseorang yang sebentar lagi akan bertemu dengannya

"Hallo, ada apa Vin?" sahut seseorang yang bernama Reno dari seberang

"Gue mau nanya, lo taukan boyok lo sama boyok gua bikin perjanjian yang menurut gue ga masuk akal sama sekali, jadi gue mau minta pendapat lo tentang semua ini,"

"Eh, gue gatau maksud mereka tapi kalo menurut gue boyok kita cuma mau bisnis kita jadi lebih maju,"

Cavin tak habis pikir dengan apa yang diucapkan Reno, belum sempat ia bertanya sekali lagi telfon sudah diputuskan sepihak oleh Reno

"Shit! Apa bener cuma karena harta?" gumam Cavin tak percaya, ia memutar kembali otaknya pada siapa akan bertanya lagi

Tidak mungkin pada ayahnya yang kini sudah memberikan tanggung jawab besar padanya

Cavin mengurut pelipisnya pelan, ia tidak ingin jika putrinya menjadi menantu keluarga lain hanya demi harta

Tidak! Bukan itu yang diinginkan Cavin, tapi kebahagiaan keluarganya lah yang selalu Cavin inginkan, lalu apa itu salah?

AURORA : Beautiful but Dangerous!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang