Chapter 55 (End)

22.7K 443 18
                                        

Sudah satu minggu Rizky dan Halimah berbulan madu, mereka sangat menikmatinya. Tiba saatnya mereka kembali ke rumah dan melakukan rutinitas seperti biasanya. Tentu saja Rizky juga harus menepati janjinya pada Adryan.

Ketika sampai di rumah mereka disambut oleh wajah lelah Adryan, si kembar terlihat sangat manja kepada om nya, kedua anak itu minta gendong Adryan. Terpaksa Adryan harus menggendong keduanya.

Rizky tertawa melihat penampilan Adryan yang awut-awutan.

"Banggg....akhirnya kamu datang juga....aku gak sanggup lagi jaga si kembar"

Halimah mengambil alih si kembar dari gendongan Adryan, Si kembar yang melihat bundanya datang langsung tertawa.

"Anggap aja..percobaan mengasuh anak pramenikah"

"Aduuuhhh..Bang Rizky..."

"Makanya cepat-cepat nikah Adryan..."

Halimah tertawa geli melihat tingkah Adryan.

"Makanya kak..cariin jodoh dong..kalau perlu yang cantik kayak kak Halimah...

"Nahhh...mulai lagi gombalnya...Abang gak akan bantuin nih..."

"Ampun Bang...iya...aku gak akan godain Kak Halimah lagi"

Rizky pura-pura marah dengan Adryan.Si Kembar malah bertepuk tangan melihat tingkah Om mereka yang dikerjain.

"Iyaa...lusa aku antar kamu ke desa Mekar Sari, desanya Kak Halimah"

"Makasih Abanggg..."

~

Malam ini si Kembar tidur dengan Rizky dan Halimah. Setelah satu minggu terpisah dengan mereka. Tentu saja membuat Rizky dan Halimah sangat merindukannya. Malam itu mereka memposisikan si Kembar tidur di tengah, sedangkan Rizky dan Halimah berada di kedua sisinya.

Halimah memandangi wajah si kembar yang semakin mirip dengan Rizky. Halimah mengelus pipi gembil si Kembar, ia mengingat kembali kenangannya di masa lalu, sewaktu pertam bertemu Rizky. Ia tak menyangka Rizky akan menjadi jodohnya. Ia merasa sangat beruntung bersuamikan Rizky yang sangat setia dan penyanyang. Ia tersenyum sendiri apabila mengingat kenangan manis bersama Rizky. Kisah cintanya yang berliku. Tanpa Rizky ia hanyalah seorang gadis desa yang selama-lamanya tinggal di desa.

"Kok senyum-senyum sendiri Dek..."

Rizky tiba-tiba menyapanya.

"Aku cuma ingat kenangan kita waktu dulu Mas..."

"Memangnya kenangan yang mana..yang manis atau pahit..."

"Kenangan bersamamu selalu manis Mas, walaupun kadang rasa pahit itu tak dapat kita hindarkan, tapi kepahitan itu tertutupi oleh kemanisan cintamu"

"Masa sih Dek...kita bikin Adik si Kembar yuk..."

"Tuh..kan Mas Rizky...mulai lagi.."

Rizky tertawa renyah mendengar perkataan istrinya.

"Ehmmmm....sebenarnya aku juga merasa beruntung memperistri kamu Dek...tak hanya wajahmu yang cantik..tapi hatimu juga cantik...Kau permata terindah bagi ku gadis desaku...aku selalu berdoa setiap waktu agar Allah selalu menjaga keluarga kita dan menjaga cinta kita"

Rizky meraih tangan Halimah ia mengecupnya dengan lembut. Kemudian Rizky mengecup keningnya. Halimah sangat bahagia dengan perlakuan Rizky tersebut. Tak terasa air matanya menetes haru. Kebahagian yang dirasanya saat ini membuatnya semakin mencintai suaminya.

"Kok nangis yang.....sini aku peluk.."

Halimah hanya bisa terisak, Rizky semakin mengeratkan pelukannya.

"Mas..aku cinta kamu.."

"Iya...aku juga dek..aku juga cinta kamu..."

Di bawah temaram lampu kamar mereka saling berpelukan, dalam hati mereka saling mengikrarkan janji akan setia dan mencintai satu sama lainnya, demi kesucian pernikahan yang mereka jalani.

Akhirnya kisah Cinta Rizky dan Halimah berakhir. Tunggu Sequelnya Kisah Adryan...

CINTA GADIS DESATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang