Ucapan pak Raharja serasa angin segar untuk Rizky. Ia sangat bahagia karena Pak Raharja mendukung hubungannya dengan Halimah. Namun ia sekarang lebih-hati tidak terlalu menunjukkan kemesraannya di depan orang. Ia khawatir hal tersebut dapat merusak citra mahasiswa KKN.
~
Desa Mekar Sari dan Desa Sambirejo merupakan desa yang berdekatan satu sama lain. Rasa kekeluargaannya masih terjaga. Hal tersebut terbukti apabila warga salah satu desa sedang melaksanakan hajatan atau bahkan ada kematian maka warga desa baik itu desa Mekar Sari atau desa Sambi Rejo saling bahu membahu membantu satu sama lain.
Seperti saat ini, salah satu warga desa Sambi Rejo sedang mengadakan acara walimahan perkawinan. Maka warga desa Mekar Sari berbondong-bondong membantunya. Begitu juga dengan keluarga Pak Raharja, beliau dikenal sebagai salah satu juragan yang kerap membantu baik itu dari segi tenaga maupun materi. Oleh karena itu Pak Raharja merupakan orang yang sangat dihormati oleh kedua warga desa tersebut.
Sudah menjadi tradisi, apabila ada salah satu warga yang mengadakan acara pernikahan maka acara hiburan pun tak tanggung-tanggung semalam suntuk. Seperti malam ini acara yang digelar adalah wayang kulit.
Pak Raharja sekeluarga terlihat duduk di bangku kehormatan di depan panggung. Terlihat Halimah duduk di samping ibunya. Ia terlihat sangat cantik dengan rambut hitam tergerai dan dres hitam motif bunga mawar.
Di dekat panggung juga terlihat para mahasiswa yang KKN sedang membantu warga untuk membuat penganan untuk dihidangkan esok hari di acara pernikahan.
Malam semakin larut, namun acara semakin ramai. Tapi itu tak berlaku bagi Halimah ia sangat bosan dan mengantuk. Sehingga ia ingin pulang ke rumah.
"Bu..Pak..aku pulang duluan ya...aku capek.."
"Berani kamu pulang sendiri"
"Ditemani Siti Bu...dia juga mau pulang"
"Ya sudah..hati-hati ya..."
"Iya bu.."
Pada akhirnya Halimah dengan ditemani Siti pulang menuju rumah. Kebetulan rumah Siti tak jauh dari rumah Halimah. Jalanan yang gelap membuat mereka harus hati-hati agar tidak terjatuh. Mengandalkan penerangan yang berasal dari teras rumah milik warga itu tidak cukup membantu untuk menerangi jalan.
Akhirnya Halimah sampai di depan rumahnya. Ia merogoh kunci rumahnya yang ada di kantung samping bajunya. Semua anggota keluarganya mempunyai kunci cadangan itu memudahkan mereka untuk masuk ke dalam rumah.
Ia masuk ke rumah terus ke kamar mandi untuk mencuci kaki kemudian tidur karena badannya sudah lelah. Ia segera melepas pakaiannya dengan baju tidur yang tipis. Sudah menjadi kebiasaan Halimah kalau mau tidur ia tidak memakai Bra dan Celana Dalam, dengan alasan kesehatan.
Entah berapa lama ia terlelap, setengah tersadar ia merasa puting payudaranya ada yang membelai dan mengecup. Sejenak ia merasakan nikmat. Ketika ia membuka matanya terlihat wajah tampan yang sedang tersenyum. Ia adalah Rizky.
"Mas Rizky...kenapa ada disini...nanti ketahuan lo..."
"Tenang aja dek..gak bakal ketahuan oran rumah semuanya masih di acara"
"Mmaass....kamu ngapain ke sini"
"Dek..jujur aja aku udah lama penasaran sama payudara kamu..bolehkan aku menikmatinya.."
Wajah Halimah bersemu merah mendengar perkataan Rizky tersebut.
"Mas..mesum..."
"Biar mesum..tapi kamu cinta kan.."
Rizky terus menggoda Halimah, tangannya terus memainkan puting payudara Halimah, sesekali menjepit dan memilin. Halimah mendesah keenakan. Mendengar desahan yang keluar dari bibir Halimah, Rizky tak membuang waktu ia kemudian mengisap puting milik Halimah, dan memainkannya dengan lidahnya. Halimah terus mendesah-desah.
Tangan Halimah turun ke bawah, meraba inti miliknya, ternyata sudah basah dan berkedut. Rizky meraba paha Halimah yang sangat putih mulus.
"Dek...aku sudah lama menghayalkan ini, payudaramu memang montok dan besar"
"Mmmhhh...Maass....gatel"
"Apanya yang gatel dek..."
"Ini..."
Halimah terus meraba miss V nya yang sudah terlihat basah. Rizky terlihat meneguk ludah ketika melihat miss V milik Halimah yang tembem dan berbulu. Bagaimanapun ia seorang lelaki normal, ia merasakan Mr.P nya membesar dan ingin memasuki inti milik Halimah.
"Dekk...mas bolehkan masukin ini..biar gatalnya hilang"
"Mmh...iya mas masukin aja"
Rizky menggosok-gosokkan kepala Mr.P nya ke Miss.V milik Halimah. Terlihat kepalanya berkilat dan licin. Perlahan ia goyangkan pinggangnya untuk menyesuaikan dengan lubang kenikmatan tersebut.
Blesshhhh
Mr.P nya sudah terbenam separo. Terlihat Halimah meringis kesakitan.
"Tahan ya dek...nantu juga hilang sakitnya"
"Iya mas.."
Rizky perlahan memajukan Mr.P ke dalam lubang kenikmatan milik Halimah
"Shhhhh....ahhh...milikmu sempit dek...kau masih perawan"
"Kamu yang pertama mas..."
Halimah kini terlihat menikmati proses penyatuan itu. Ia mendesah ketika Rizky menghujamkan miliknya lebih dalam. Baginya Rizky adalah segalanya sehingga ia rela melepaskan keperawanannya untuk Rizky.
Dibawah temaram lampu kamar mereka bergulat. Tubuh mereka berkeringat. Seakan tak kenal lelah mereka berdua saling mencumbu. Birahi yang menyelimuti mereka membuat mereka melupakan segalanya.
VOTE YA TEMAN....
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA GADIS DESA
RomansHalimah hanyalah seorang gadis desa sederhana namun hidupnya berubah ketika ia bertemu Rizky seorang pemuda kota yang membuatnya jatuh cinta dan menyerahkan segalanya
