Bercerita tentang perjodohan paksa, yang sama sekali tidak di inginkan keduanya, mereka berdua sama sama tidak menyukai satu sama lain, hingga waktu terus berjalan dan menumbuhkan rasa suka dari keduanya.
22 Mei 2019 - Sekarang
Sekarang semua siswa IPS 2 sedang berada di lapangan, berbeda dengan Lisa, cewek itu lebih memilih duduk di tepi lapangan. "Ngapain lo?"tanya salah satu siswi, "eh Rose, lo ngapain ke sini bukannya olahraga😒"ujar Lisa. Rose hanya berdecak kesal "gue nanya lo kenapa malah nanya balik😑"ucap Rose. Lisa hanya terkekeh mendengar penuturan Rose, Rose duduk di sebelah Lisa dan meminum minumannya, saat mereka sedang melihat teman temannya yang olahraga tiba tiba ada guru mendekat ke arah mereka.
"Kalian ngapain di sini?bukannya olahraga"kata guru itu, guru itu di kenal paling galak seisi sekolah, udah juga botak, dan guru itu di juluki sebagai 'si botak yang pemarah' emang semua siswa dan siswi pada takut dengan pak botak tapi berbeda dengan Sehun, kalian tau sendiri Sehun anak cuek, dingin, jutek sekali kalo di ajak ngomong jawabnya ketus.
"Sana kalian ikut olahraga!"pekik pak botak, sontak Lisa dan Rose hampir terjungkal ke belakang karena teriakan pak botak. "Pak jangan teriak teriak, kita gak tuli😑"ucap Rose yang mulai kesel dengan pak botak, pak botak hanya menanggapi ucapan Rose dengan tatapan tajam darinya. "Pak tapi saya lagi gak enak badan nih"ujar Lisa yang memelas ke pak botak, dan di hadiahi senyum oleh pak botak. "Kalo kamu gpp😊"kata pak botak, Rose hanya menggerutu tak jelas "ayo cepat kesana!.."teriak pak botak.
Rose langsung lari ke arah kerumunan siswi yang olahraga. "Kalo kamu sakit ke UKS jangan di lapangan nanti jatuh pingsan kan saya yang repot"ujar pak botak sambil tersenyum manis ke Lisa. Lisa hanya berdehem menanggapi ucapan pak botak. Pak botak berjalan meninggalkan Lisa dan menuju ke arah kantin. Lisa menyenderkan punggungnya pada pohon, dan dia juga menatap lurus ke depan sampai sampai ada orang yang duduk di sebelahnya.
LIS POV
Gue menoleh ke samping, gue tersenyum ke orang itu, "ngapain lo ke sini Lay?"tanya gue, Lay hanya menggeleng sebagai jawabannya. "Lo gak olahraga?"kata gue, dia hanya menggeleng, gue kembali menatap lurus ke depan, saat perhatian gue ke salah satu siswa yang sedang bermain basket, "ganteng"gumam gue, "apa?"kata Lay, gue menoleh sekilas ke Lay dan memandang ke arah siswa itu lagi.
Gue memperhatikan setiap gerak gerik siswa itu, ternyata dia jago juga dalam olahraga basket, dia bolak balik membuat rekor untuk timnya. Dia sadar dan melirik ke arah gue, dan dia mengangkat satu alisnya, gue tersenyum ke arah dia, waktu gue dan dia sedang menatap satu sama lain ternyata Lay sedang megang tangan gue dan menggenggam erat, gue melihat tangan gue yang berada pada genggamannya. "Em maaf tangan lo"ujar gue, Lay natap gue dan berkata "cuma ingin megang tangan lo"Lay tersenyum ke gue, jantung gue berpaju 2× lebih cepat dari biasanya.
"Ekhem"kata seseorang, gue menoleh menatap orang tersebut dan gue tersenyum tulus ke dia. "Sehun"kata gue sembari berdiri dan melepaskan genggaman tangan Lay, Lay hanya mendengus kesal karena gue melepaskan genggamannya. "Ikut gue"kata Sehun sambil narik narik tangan gue menuju ke kursi sebelahnya. Gue dan dia duduk, Sehun sepertinya membawa kotak makanan, Sehun menyodorkan kotak makanannya ke gue, gue bingung kenapa dia nyodorin ke gue?apa dia mau gue suapin?atau dia mau makan sama gue?ah gue bingung.
"Mamah buat ini untuk lo"kata Sehun sembari mengeluarkan air putih di tasnya, gue senyum natap dia "bilang ke mamah makasih"ujar gue, Sehun mulai minum dan membasuh muka dia sama air yang dia bawa, terlihat makin ganteng wajahnya, ternyata gue udah jatuh cinta sama dia. "Di makan"kata dia singkat.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gue mulai makan, sekali kali gue menyodorkan makanan ke Sehun "apa?"tanya Sehun, gue hanya menatap dia dan seolah berkata makan ini dia membuka mulutnya. Satu sendok berdua coy😂😂
Setelah habis makanannya gue nyodorin kotaknya ke Sehun dan dia menyimpannya di tas. "Nih minum"dia nyodorin air putih ke gue, gue mengambil dan meminumnya sampai habis tanpa tersisa. "Makasih"ucap gue sekali lagi dan di balas dengan anggukan olehnya. "Mamah mau ketemu sama lo nanti sepulang sekolah"kata dia tanpa menatap gue.
"Tapi gue belom izin n-"belom sempat gue selesaiin omongan gue dia udah nyela "udah gue izinin"kata dia melirik gue sekilas gue hanya ngangguk dan nyenderin kepala gue ke bahu Sehun "ngapain sih lo?"kata Sehun yang risih, gue hanya terkekeh.