Bab 26

4K 249 10
                                    

1 Tahun Kemudian

Sehun dan Lisa sudah lulus masa SMA, mereka berdua punya kemauan masing masing, Sehun ingin melanjutkan dunia bisnisnya dengan bebas, sedangkan Lisa ia memilih membangun sebuah mini cafe. Selama 1 tahun ini mereka menjalani hidupnya seperti biasa. Berbeda dengan sekarang, mereka berdua sibuk dengan urusannya masing masing, lihat sekarang Lisa sedang menonton tv tanpa di temani sang suami.

Jam 10 malam Sehun belum berniat balik ke rumah, Lisa putuskan akan melayani Sehun sebagai suaminya. Jadi Lisa berniat menunggu Sehun pulang kerja dan menyiapkannya makanan. Lisa sedang duduk sambil menonton tv tak lupa juga ia mengambil beberapa macam cemilan.

"Hoam..kenapa Sehun lama sekali aishh"desis Lisa, Lisa berkali kali melirik ke pintu, ia berharap Sehun pulang secepatnya karena mata Lisa tidak kuat lagi, ia ingin segera tidur nyenyak di ranjang. Lisa putuskan untuk membuat cofe agar tidak mengantuk.

Hasilnya nihil, sudah ke dua kalinya Lisa meminum cofe tetapi tidak kunjung mereda kantuknya. "Arghh mataku tinggal beberapa wat lagi, aishh aku lelah"ucap Lisa sambil memanyunkan bibirnya. 10 menit kemudian, Lisa tertidur di atas sofa dengan posisi membelakangi pintu, tv yang ia tonton masih menyala sempurna tanpa berniat mematikannya.

20 menit kemudian datanglah laki laki yang Lisa cari, ia masuk ke dalam rumah tak lupa mengunci pintu terlebih dahulu sebelum mendekat ke arah sang istri. Dia adalah Oh Sehun Bramastya, Sehun jongkok tepat di hadapan Lisa, Sehun sempat terkekeh melihat Lisa.

"Huh..pasti sedang menungguku hm?"ujar Sehun, Sehun terkikik geli melihat reaksi Lisa, Lisa tidur dengan memanyunkan bibirnya itu membuat Sehun gemas sendiri. "Bagaimana aku tidak sadar bila kau imut saat tidur"kekeh Sehun.

Sehun memutuskan menggendong Lisa dan menaruhnya di ranjang, setelah itu yang di lakukan Sehun adalah mandi dengan air hangat. Sekitar 10 menit Sehun telah menyelesaikan ritual mandinya, Sehun keluar dari kamar mandi hanya melilitkan handuknya di pinggang tanpa memakai baju.

Sehun mengambil salah satu kaosnya dan sesekali melirik Lisa yang tertidur nyenyak tanpa ada gangguan sedikitpun. Sehun hanya tersenyum dan melanjutkan acara ganti bajunya. Setelah itu Sehun menaiki ranjang dengan perlahan agar sang istri tidak terganggu.

Sehun setia memandang wajah Lisa, semenjak mereka lulus Sehun dan Lisa sibuk dengan urusannya masing masing. Mereka berdua hampir tidak pernah melakukan layaknya pasangan suami istri. Sehun yang akhir akhir ini sering keluar kota dan Lisa yang sering ke cafe untuk melihat keadaan cafenya.

Sehun tersenyum tipis, ia merindukan sang istri akhir akhir ini, Sehun mengecup dahi Lisa sebelum berbaring dan tertidur.























Sehun bangun dari tidurnya karena merasa tergangu oleh sinar matahari yang menerobos masuk ke dalam kamarnya, Sehun menggeliat kecil sebelum membuka matanya sedikit demi sedikit. Hal yang pertama Sehun lihat adalah kamar yang luas, Sehun menoleh ke samping untuk mengecek keadaan sang istri, tapi Lisa tidak ada di sana.

Sehun mengucek matanya lalu berjalan ke bawah menuju dapur, setibanya di dapur ia dapat melihat punggung Lisa sedang memasak, Sehun berinisiatif mengagetkan Lisa. Perlahan Sehun mendekat dan memeluk Lisa dari belakang, dan berhasil, Lisa terkejut oleh tindakan Sehun.

"Aishh kau mengagetkanku tuan Oh."ujar Lisa, Sehun hanya terkekeh dan menenggelamkan wajahnya di leher jenjang sang istri. Sehun menghirup aroma tubuh Lisa, ia sangat menyukai aroma tubuh Lisa, Sehun sibuk mencium aroma tubuh Lisa dan tidak menyadari sang istri telah kegelian.

Lisa mencubit tangan Sehun dan membuat Sehun sadar hal itu, Sehun terkekeh dan kembali mengecup leher Lisa, tenang saja hanya mengecup bukan menghisap.

Forced Marriage ( Hunlis )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang