Bab 17

3.9K 230 4
                                    

Lisa segera bangkit dan tersenyum ke arah orang yang baru saja menarik serta menolongnya. "Lo gpp?, sorry ngagetin"ujarnya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

"Lo kok tau rumah gue?"tanya Lisa penasaran, pria tadi sibuk menatap Lisa dari bawah sampai atas, "Woi jangan lihatin gue"ujar Lisa malu malu.

Pria tadi terkekeh, "Gue tetangga baru lo. Lo sekolah?"tanyanya, Lisa mengangguk sebagai jawabannya, "Dan ini lo berangkat sama siapa?"tanyanya lagi.

Lisa menoleh ke arah mobil, melihat reaksi orang yang ada di dalam mobil, tampaknya pria yang di tatap Lisa tidak menatapnya melainkan menyalakan mesin mobil, "G-gue duluan ya, nanti bicara lagi, oh ya nama lo Jungkook kan?, sampai jumpa kook"ucap Lisa sembari masuk ke dalam mobil dan mobil yang mereka tumpangi segera melaju dengan kecepatan tinggi.

Lisa menoleh menatap pria yang sedang mengemudi, mobil yang mereka tumpangi melaju begitu cepat, tampaknya sang pengemudi termakan api cemburu sehingga dia kesal dan ingin melampiaskan dengan kecepatan mobil.

"Sehun, lo cemburu ngelihat gue sama Jungkook?"tanya Lisa takut takut, Lisa takut melihat ekspresi Sehun saat lagi marah ataupun ngambek, Lisa dapat mendengar helaan nafas berat dari seorang Oh Sehun Bramastya. Lisa menunduk tidak berani menatap sang empunya.

"Gue?, cemburu?, gak mungkin"ujar Sehun cuek, Sehun tampak kesal, dia belum menyadari akan perasaannya, Sehun memilih untuk melupakan perasaannya kepada Lisa, Sehun dapat melihat Lisa tadi yang sedang berbincang, Sehun juga dapat melihat ekspresi Lisa saat berbincang dengan pria tadi. Dan Sehun ingin melupakan perasaannya, Sehun takut Lisa seperti lainnya, yang biasa menyakiti perasaannya.

"Lo gak cemburu?"tanya Lisa, sekarang Lisa sudah berani menatap wajah tampan Sehun, Lisa tidak dapat mengartikan ekspresi Sehun, Lisa sedih karena Sehun tidak cemburu melihatnya tadi, ternyata Sehun tidak mencintai Lisa, tetapi Lisa lah yang mencintai Sehun.

"Sama sekali tidak!"ucap Sehun kesal, Sehun semakin mempercepat laju mobilnya, Lisa menunduk dan memainkan kukunya, Sehun tidak menyukai Lisa sama sekali, Lisa berfikir Sehun menyukai wanita lain selain dirinya, nyatanya tidak! Sehun mencintai dirinya tetapi dia ingin melupakan perasaannya dan tidak ingin jatuh hati kepada siapapun.

Sesampainya di sekolah, Sehun tidak melirik sedikitpun ke arah Lisa, Sehun lebih memilih meninggalkan Lisa di dalam mobil, sementara Lisa dia hanya diam dan tidak ada niatan untuk beranjak sedikitpun dari tempat duduknya. Apakah Sehun bisa mencintai Lisa?, hati Lisa sangat sakit karena Sehun tidak melirik ataupun mengajak dirinya bicara, menuju perjalanan ke sekolah Lisa menanyakan beberapa hal tapi perkataannya tidak di gubris sama sekali oleh Sehun. Sehun lebih jadi pendiam sekarang.

"Lalisa kenapa lo bisa sesedih ini sama dia, dia tidak mencintai lo, dan sebaliknya, gue juga seharusnya tidak mencintai dia, terlalu sakit karena mencintai sendiri. Lo harus bisa lupain cinta lo sama Sehun, kalo lo semakin jatuh itu akan membuat diri lo sendiri sakit"ujar Lisa kepada dirinya. Lisa bergegas masuk ke dalam kelas.

Lisa sekarang sudah ada di kelas, dia duduk di belakang pojok sendiri, dia ingin menenangkan dirinya, Lisa sempat melirik meja paling depan dan paling pojok. Meja siapa lagi kalau bukan meja Sehun, Lisa dapat melihat Sehun di kerumunin cewek maupun cowok se gengnya, tetapi Lisa tidak melihat keberadaan sahabat 1 Sehun, Lay, dimana dia?.

Lisa dapat melihat Sehun di beri banyak coklat serta surat, Lisa sudah menebak isi surat itu, pasti surat cinta. Lisa menggeleng pelan, dia balik balik untuk menenangkan dirinya, Lisa segera beranjak dari mejanya, di sini dia akan merasa cemburu melihat Sehun di kerumunin cewek.

Saat Lisa sudah sampai di depan pintu, di saat bertepatan Sehun melewatinya begitu saja, Sehun keluar kelas dan cewek yang mengerumuninnya juga mengikuti Sehun, bentar bentar, tadi Lisa dapat melihat wajah pucat Sehun. Apa Sehun sakit?perasaan tadi di mobil baik baik aja. Lisa segera berlari menghampiri Sehun dan memastikan dia baik baik aja.

Forced Marriage ( Hunlis )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang