Jam menunjukan pukul 10 malam, namun gadis yang saat ini ada di kamar masih fokus terhadap buku yang dibaca. Sampai sampai pintu kamar mandi terbuka dan menampilkan sesosok lelaki tampan berdiri dengan di baluti handuk yang mengait di pinggangnya.
Lelaki itu berjalan mendekati gadisnya. "Pakaianku mana?"tanyanya, gadis tersebut mendongak menatap suaminya. Dan seketika ia terpaku, gadis itu melihat lelaki di hadapannya mulai dari bawah sampai atas. Ia meneguk salivanya gugup.
"Kau malu melihatku telanjang dada hm"goda lelaki itu. Gadis tersebut seketika tersadar lalu menggeleng pelan, "Tidak sama sekali, ambil sendiri bajumu"ujar gadis itu kesal. Lelaki itu hanya bisa menggeleng pelan lalu segera mengambil pakaiannya sendiri dan memakainya di hadapan gadis itu.
"Yakk!pakai di kamar mandi!tidak tau sopan santun!"pekik gadis itu, lelaki itu tidak memperdulilkan teriakan istrinya. Selesai memakai pakaiannya ia mendekati sang istri. "Kau sedang membaca apa sayang?"tanyanya kepada istrinya lalu mendekap badan istrinya tersebut.
Gadis itu sama sekali tak merespon ucapan suaminya, ia lebih memilih memfokuskan dirinya dengan buku yang sedang ia baca. "Lalisa aku bertanya"ucap lelaki itu, Lisa berdehem tanpa menatap lelaki di sampingnya itu.
"Astaga gadisku ini, kau mau aku terkam hari ini juga hm"ancam lelaki itu. Seketika Lisa menggeleng dan menatap suaminya itu. "Jangan berbuat aneh Sehun-ah"ujar Lisa pada suami mesumnya itu. Baru kali ini Sehun berbuat mesum pada Lisa.
"Tidak, aku akan menunggumu siap, tapi jika kau belum segera siap aku akan segera menerkammu, sayang"kekeh Sehun, Lisa di buat merinding oleh perkataan sang suami. "Huh, aku mau tidur minggir"kata Lisa sembari mendorong kecil badan Sehun.
"Baiklah, tidur yang nyenyank sayang"ujar Sehun sembari mengecup dahi Lisa penuh kasih sayang. Lagi lagi Sehun memeluk Lisa dengan sangat erat hingga membuat sang empunya merasa sesak. "Sehun!aku tidak bisa nafas bodoh!"kata Lisa kesal.
Sehun tidak menanggapi ucapan Lisa, ia memilih melonggarkan sedikit pelukannya dan menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Lisa sesekali ia mengecup leher Lisa dengan lembut, terkadang juga ia menggigit kecil leher Lisa. "Yak!aku mau tidur Sehun-si"ucap Lisa melas.
Sehun terkekeh sebentar lalu mengangguk, "Tidurlah aku tidak akan mengganggumu sayang"kekeh Sehun, Lisa mendengus malas lalu menempatkan kepalanya di dada bidang Sehun dan tidak buang waktu ia segera tertidur pulas.
Sedangkan Sehun hanya menatap wajah Lisa dan menampilkan senyum manisnya. "I love you honey"ujar Sehun tulus, Sehun mengecup kedua pipi Lisa dengan lembut lalu ia segera menyusul Lisa di alam bawa sadarnya.
Matahari menyinari seisi kamar yang sedang di huni oleh sepasang suami-istri. Mereka berdua sama sama terlelap tanpa ada yang mau membuka mata, mereka berdua masih di posisi yang sama seperti tadi malam. Mereka saling memeluk satu sama lain.
Hingga ketukan pintu membuat mereka berdua bangun dari mimpi indahnya, mereka berdua masih setengah sadar, lalu salah satu dari mereka berdiri. "Kau mau kemana?"tanya Sehun, Lisa menoleh menatap Sehun.
"Cuci muka"kata Lisa, Sehun mengangguk lalu berdiri, "Aku buka sebentar pintunya"ujar Sehun, Lisa mengangguk dan segera melangkah menuju kamar mandi. Sedangkan Sehun ia melangkah menuju ruang tamu dan membuka pintu.
Ia terkejut bukan main saat melihat orang yang mengetuk pintu, "Hyung"panggil Sehun, Sehun segera memeluk hyungnya itu, "Ah sudah lima tahun kita tidak bertemu, kau kemana saja hyung?"tanya Sehun selepas memeluk hyungnya .
"Aku tidak kemana mana, bagaimana kabarmu?baik?"tanyanya, Sehun tersenyum tipis. "Baik, bagaimana kabarmu hyung?"tanya Sehun, "Baik, kau kesini bersama pacarmu atau temanmu?"tanyanya. "Aku di sini ber--"
"Sehun, siapa?"tanya Lisa setelah berdiri di samping Sehun. "Perkenalkan sayang dia Jin, dia dulu teman kecilku"kata Sehun, Lisa mengangguk lalu menjabat tangan Jin. "Hyung dia Lalisa, dia istriku"ujar Sehun dan merangkul pundak Lisa.
Jin mengangguk, "Ah ya hyung, kau sedang ada apa di sini?bukan kah aku menyewa semua ini?"tanya Sehun bingung. Jin terkekeh, "Aku manajer di sini, kemarin aku mendapatkan pesan dari anak buahku bila ada yang menyewa semua ini, dan aku ingin menemuinya sekarang. Ternyata kau yang menyewa semua ini"kekeh Jin.
"Bagaimana keadaan Joy dan bayimu?"tanya Sehun, Jin tersenyum hangat. "Mereka berdua baik, segeralah menyusul Sehun"kekeh Jin, Sehun mengangguk. "Pasti"
"Kalau begitu aku pergi dulu, selamat bersenang senang Sehun"ujar Jin lalu segera melangkah pergi. Sehun berbalik menghadap Lisa, "Kau tidak mau mempunyai bayi sayang?"ucap Sehun. "Ishh pasti mau"gerutu Lisa.
"Baiklah ayo kita buat"ujar Sehun lalu segera menggendong Lisa menuju kamarnya. Setelah sampai di kamar Sehun menurunkan Lisa di ranjang dalam posisi Lisa di bawah dan Sehun di atas. "Aku akan memuaskanmu honey"kekeh Sehun.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA VOTE, KOMEN, DAN FOLLOW IGKU @zahh07_ SEKIAN TERIMA KASIH

KAMU SEDANG MEMBACA
Forced Marriage ( Hunlis )
DiversosBercerita tentang perjodohan paksa, yang sama sekali tidak di inginkan keduanya, mereka berdua sama sama tidak menyukai satu sama lain, hingga waktu terus berjalan dan menumbuhkan rasa suka dari keduanya. 22 Mei 2019 - Sekarang