GESYA POV....
Hari ini 7 Desember tepat ke 3 bulan anak gue, hari ini juga ke 15 hari gue masuk kantor, dan hari ini juga tiba-tiba seluruh orang yang terlibat di perusahaan pak William di suruh dateng tepat waktu, dan katanya anak pak william bakal dateng lagi yang ke dua kalinya!
kata Devi sih anaknya udah pernah dateng pertama kalinya saat gue udah cuti waktu itu dan ini ke dua kalinya dia dateng, dan Devi bilang Anak pak bos itu sangat tampan, dan gagah, sungguh ciptaan tuhan yang luar biasa kata Devi.
pagi ini Gue dan yang lainnya di suruh memakai seragam rapih untuk acara Rapat doang, sepenting itukah?
" Pagi pak William" hormat kami semua saat pak bos memasuki ruangan Rapat.
" yah, silahkan duduk kembali, okey bisa kita mulai rapatnya?" tanyanya
OMG tanpa aba-aba langsung rapat, di suruh minum kek? apa kek? nafas kek? emang sepenting itu pembukaan rapat ini?
tiba-tiba suara handfone gue berdering, gue langsung ngangkat telfon dari ibu gue, dan ternyata ibu gue mengabari kalau anak gue sakit badannya tiba-tiba panas gue langsung panik.
" Okey, anak saya sudah berada di depan dan akan menuju ke ruangan ini" ucap pak bos
" Pak bos, mohon maaf sekalian hari ini saya tidak bisa mengikuti rapat, di karenakan saya baru mendapat telfon dari ibu saya kalau Anak saya sakit pak, mohon maaf sekali lagi" Gue di situ agak takut juga
" tidak apa-apa Gaby, silahkan kamu menemui anakmu, nanti bisa di sampaikan ulang hasil rapat oleh Devi" suruh pak bos, dan dia adalah bos yang paling baik
gue langsung berterima kasih dan berlri keluar dari ruangan rapat, astagah...lift inu ini tidak biaa di gunakan lagi, why? di saat gue lagi buru-buru gini? gue tindis berapa kali menuju lantai 1 dan tetap saja gak bisa!
yah terpaksa gue turun tangga dari lantai 3 ke lantai 1, lari-larian sampai perut gue sakit dan akhirnya gue sampai ke juga ke lantai bawah, gue langsung ajake mobil dan melaju ke Apartemen .
....
RASYA POV...
Gue lagi di Rumah bokap gue di Bali, dan di sini juga lagi ada Nyokap gue yang lagi liburan , karena pagi ini gue bakal di undang Rapat oleh bokap gue di perusahaanya.
Gue agak terlambat datang karena di perjalanan ada sedikit macet, jadi gue nyuruh bokap gue duluan aja ke kantor.
" Pagi semua?" sapa gue saat audah memaauki ruangan rapat, gue perhatiin semua wajah yang ada di ruangan ini terlebih dahulu, dan tunggu dulu...kenapa di sana ada kursi yang kosong? padahal bokap gue nyuruh semua harus datang karena ini rapat di hadiri gue!
" Pagiii" mereka berdiri dan menunduk menghormati.
" kamu!" tunjuk gue, perempuan berambut pendek sedang duduk
" Saya?" ia malah bertanya!
" yah kamu! maksud saya, mana orang di sebelah kamu?" gue harus tau dong, gak boleh enggak
" oh Gab___"
" Gaby? dia pulang baru-baru ini Rasya, papa yag nyuruh, karena anaknya tiba-tiba sakit"
jawaban Papa gue, dia perhatian baget sih sama tuh orang sampe di izinin segala! oh gue sekarang tau, tadi saat gue masuk ke halaman perusahaan gue kayak berpas-pasan dengan mobil zedan warna hitam, kayaknya dia sih
" Oh Gaby? ya...ya oke kita mulai rapatnya...."
....
AUTHOR POV
Gesya buru-buru masuk ke dalam Apartemennya di lihatnya anaknya sudah agak membaik, entah kenapa tiba-tiba saja suhu badannya panas, apakah ia merindukan ayahnya? atau memang feeling anaknya bahwa ayahnya kini sedang di bali.
" ohhh sayang, anak mama cakit yahh ohhh, mana khawatir lo sayang" Gesya mengelus-elus rambut anaknya
" ibu tinggal dulu yah" pamit ibu Gesya.
" iya bu, aku susuin dulu sih beybi" Gesya langsung menggendong dan menyusui anaknya.
" iya sayang"
Tak lama kemudian anaknya tidur dan iapun mengganti pakaianya jadi pakaian rumah, setelah itu ia langsung keluar kamar dan persiapkan makan siang, sebab ibunya sedang keluar Apartemen.
" Gue pengen banget balik jakarta, tapi gue takut Rasya" ia sampai tak fokus sedang mengiris bawang.
satu ketakutannya anaknya akan bertemu Rasya, Gesya sangat...sangat bekum siap! jika Rasya melihat anaknya.
" hay sayang?" Sapa ibu yang baru masuk Apartemen dengan membawa hasil belanjaanya, dan Gesya langsung membantu mengangkat
" hay bu, ibu beli daging?" tanya Gesya yang mengeluarkan daging dari tempatnya dan ibunya mengangguk " bu, di kulkas masih ban___"
" yah sekalian bulanan, ibu mau masakin kamu sop daging spesial" potong ibunya
" makasih bu" katanya.
" kamu kenapa sih nak, sakit? kok lemes gitu? gak biasanya loh kamu gitu"
" Gesya kangen Bunda dan Ayah, gesya pengen bunda lihat anak gesya" Gesya meneteskan air matanya
" ohhh sayangggg, udah kamu gak usah sedih gitu, ibu bisa telfonin nyonya kok, demi kamu___"
" gak usah bu, Gesya belum siap di maki" potongnya.
" yaudah, gak usah sedih sekarang kita masak-masak" ajak Ibu.
....
KAMU SEDANG MEMBACA
RASYA Gesya
Genç KurguNalury Gaby Gesya Ranfi, perempuan malam (bukan berarti sering jual diri) tidak. Gesya tidak seperti itu, ia bersekolah, anak orang kaya raya, tinggal di sebuah Apartemen sendiri selama ia jadi anak SMA ia memilih untuk tinggal di Apartemen sendiri...
