Di dalam kamar setelah mendapat cerahan dari Sania bahwa Gesya tidak boleh sedih terus-terusan, ia harus bangkit, Gesya sudah merapikan pakaiannya, karena besok ia akanke Amsterdam untuk memberitahukan Ayah dan Budanya walaupun ia sudah tau apa yang akan terjadi
" Uekkkkk.. uekkkkkk" rasa mualnya kembalu lagi.
kini ia berada di dalam kamar mandi yang ada di kamarnya untuk memuntahkannya.
" gini banget hidup gue ya Allah" protesnya setelah membasuh wajahnya.
kemudian ia kembali merapikan pakaiannya, namun malam-malam begini ia ingin sedikit saja mendengar suara Bundanya yang bisa menenangkannya.
namun saat di telfon Bunda Atya tidak mengangkat karena sedang sibuk.
dan terpaksa Gesya membuka Groupnya dan sahabat-sahabatnya yang sudah 1000an pesan tak di bacanya.
" kangen"
Group pisang
Gesya: Guys!
Jino: kemana aja?
Quin: OMG lo ke mana aja Gesya lo ngilang, lo gak ikut penamatan.
jino: Ges, lo di mana? kita abis nyari lo ke apart gak ada ke rumah lo juga gak ada.
Gesya: gue di rumah hehe, Tita mana?
Tita: di sini!
Gesya: boleh gak kalian ke sini, gue mau beri tahu sesuatu hal penting.
Quin: OTW
Jino: otw
Tita: jemput gue!
" mungkin dengan curhat sama mereka bebanku sedikit mengurang" ucap Gesya dan langsung menaruh Kooper di dekat pintu kamarnya.
Tak cukup 10 menit akhirnya sahabat-sahabatnya itu datang juga dan lamgsung sangat heboh saking rindunya sama Gesya yang kini sudah ada sesikit perubahan mereka lihat
" Rindu banget" ucap Gesya yang meneteskan air matanya.
" kita juga" ucap Quin.
" oh iya kok lo gak datang waktu penamatan?" tanya Tita
" gue di Amsterdam balik lagi, lagi daftar universitas di sana" ucapnya bohong
" gimana seru gak?"
" ga"
" nggak!"
" tidak!"
jawaban sahabat-sahabatnya itu.
" kenapa?" tanya Gesya sedih
" Gak ada lo!" sahut Jino
" eh...tau gak, si Rasya waktu malam tamatan? dia bareng Cleo yang anak SMA Soeharto!" ucap Quin
" cleo yang terkenal sexy? katanya sih?" tanya Jino
" iya, tau gak si Cleo itu roknya bayangun aja udah mau sampai pantat tau gak sih, gue aja yang ngeliat miris banget, sambil boncengan di motor gede Rasya"
" bu...bukannya Cleo katanya udah jadi perempuan bayaran?" tanya Jino
" nah!!!"
Jino,Tita dan Gesya kaget.
" pelan-pelan" suruh Tita
" justru yang katanya sih Rasya kedapatan ke Alfama*t beli kondom bareng Cleo!" lanjut Quin
" Whatttt?"
" Uekkkkk....uekkkkkk...uekkkkkk" Gesya langsung berlari ke kamar mandi setelah mendengar apa yang Quin ucapkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
RASYA Gesya
Genç KurguNalury Gaby Gesya Ranfi, perempuan malam (bukan berarti sering jual diri) tidak. Gesya tidak seperti itu, ia bersekolah, anak orang kaya raya, tinggal di sebuah Apartemen sendiri selama ia jadi anak SMA ia memilih untuk tinggal di Apartemen sendiri...
