Beberapa kali Arkan mengganti channel radio karena isinya lagu-lagu orang patah hati. Mirip dengan suasana hatinya yang buruk belakangan ini.
"Assalaamu'alaikum sahabat setia radio Samara. Ijinkan kami sore ini membahas mengenai tafsir Surah An-Nuur ayat 11 di ruang dengar anda.
Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu.
Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bagian terbesar dalam penyiaran berita bohong itu, baginya azab yang besar."
Arkan mendengarkan dengan hati gelisah dan pikirannya melayang pada memori tentang gadis itu.
"Ayat ini turun saat peristiwa Rasulullah mengajak istrinya Aisyah menemani peperangan.
Ketika telah dekat dengan Madinah, Aisyah baru menyadari kalungnya terputus kemudian Aisyah mencari kalungnya dan saat menemukannya, ia sudah tertinggal rombongan.
Kemudian sahabat Rasul bernama Shafwan bin Al-Mu'aththal As-Sualimi Adz-Dzakwani yang tertinggal di belakang tentara, menemukan Aisyah.
Pemuda sholih itu menuntun unta Aisyah tanpa berkata apapun. Lalu tersiarlah kabar dari orang-orang munafik menyebarluaskan kebohongan dan menuduh Aisyah berzina.
Aisyah jatuh sakit selama di Madinah, dan selama itu Rasulullah jarang mengunjungi Aisyah, namun saat menengok Aisyah, Rasul mengucapkan salam dan menanyakan kabar istrinya."
"Sahabat, mari kita petik pelajaran berharga dari kisah ini adalah Shafwan menolong orang yang terpisah dari rombongan namun ia tetap menjaga etika yang baik dengan perempuan yang bukan mahrom.
Rasulullah pun mencontohkan untuk tetap bersikap lemah lembut dan berinteraksi istrinya seraya juga memberi sinyal bahwa ada sesuatu yang terjadi agar istrinya kemudian dapat menanyakan penyebabnya.
Demikian sahabat, semoga oase sore ini dapat menjadi inspirasi kebaikan khususnya bagi sahabat yang sedang membina rumahtangga. Selamat menikmati nasyid berikut ini."
Tak lama lantunan lagu "Bidadari Surga" dari Almarhum Ustadz Jefri Al-Bukhori memenuhi atmosfer di dalam mobil yang dikendarainya.
Ia memutuskan mencari cara sendiri untuk menyelesaikan masalahnya dengan April.
Bahkan sahabat-sahabatnya sendiri juga tidak tahu kalau hubungan mereka sedang dilanda badai.
Justru sifat kekanakan April yang membuatnya kewalahan. Gadis itu sengaja memblokir nomer Hpnya.
Beruntung Bunda masih menjadi teman kompaknya yang mengatakan kalau ia harus bershabar karena saat ini April ingin sendirian.
Ia mengakui kesalahannya yang sudah keterlaluan menghakimi gadis itu tanpa mencari tahu lebih dalam.
Arkan menyesal, baru tiga hari ia tidak mendengar suara calon istrinya, ia sudah gelisah.
Akankah gadis itu menerima permintaan maafnya. Bukankah batas orang marah itu hanya 3 hari.
Sandi is calling.
"Ya San, assalaamu'alaikum. Bagaimana San, perkembangannya?"
"Wa'alaikumsalam. Pak, ternyata benar dugaan kita. Pak Deni Putradi bukan orang baik.
Bisa jadi selama ini ia memang banyak berbohong dan menipu, melihat track record bisnisnya saat masih berada di luar negeri.
Kapan Bapak ada waktu untuk ketemu, teman saya yang menjadi intel akan datang menjelaskan semuanya." Arkan menyebutkan tempat dan jam mereka akan bertemu. Arkan, kamu bodoh... bodoh... bodoh...
Begitu telepon ditutup, Liam menelpon.
"Halo Ar, lu dimana?"
"Masih di jalan, nyetir sendiri gue. Kenapa?"
"Lu lagi berantem sama April? Ini Diandra heran kok tiba-tiba April susah dihubungi. Hpnya sering ngga aktif, malam dia baru bisa ditelpon."
"April cerita apa sama Dee?"
"Justru itu, April nggak cerita apa-apa. Dipancing-pancing juga ngga ngomong. Dia cuma cerita lagi beresin proyek rumah senyum yang akan launching bulan depan."
Ternyata gadis itu juga sama dengan dirinya. Sama-sama menyimpan rapat rahasia di antara mereka berdua dan tidak membiarkannya menjadi konsumsi publik.
"Lu pernah denger kan, ujian menjelang pernikahan? Kisah klasik yang tiba-tiba mantannya datang terus akhirnya si pria galau jadi nikah atau nggak.
Terus ada cowok lain yang suddenly appears untuk ngedeketin calon pengantin perempuan." Liam mengeluarkan cerita yang menurutnya, absurd.
"Kebanyakan baca yang ngga berfaedah Lu," Arkan menimpali sekenanya.
"Astaga anak ini, kisah nyata ini Ar. Serius, ini kejadian sama tante dan om gue. Untungnya Om gue tetap perjuangin supaya bisa nikahi tante.
Ya sudahlah, apapun yang terjadi, just be a wise man seperti Arkan yang gue kenal selama ini." Liam menutup pembicaraan, menyisakan getir di dada Arkan.
Oke, gue telah bertindak immature, but I will fix it by myself.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Journey To Love
Storie d'Amore(Cerita Pertama di Wattpad) Perjalanan dua insan merajut cinta menuju ikatan yang suci. Akankah rasa itu hadir ketika mereka berdua bertemu sebagai dua sosok yang berbeda sifat dan kepribadian? Apakah mereka akan terus bersama, ketika kisah masa l...
