10. Feel Special

11.7K 1.1K 258
                                        

Malam ini rumah Kayla & Kenzo lebih ramai dari biasanya. Ini karena Feby, Jono, Cilla, Kananta dan tentu saja Elang berbondong-bondong datang demi belajar bersama materi tes Fisika yang akan dilaksanakan esok hari.

Di sela mereka belajar, Senja datang membawakan minuman serta camilan untuk menemani mereka.

"Ma, Gaga pulang jam berapa sih ?" Tanya Kayla pada Senja.

"Lagi di jalan. Bentar lagi sampai kok"

"Oke deh"

Senja lalu pergi meninggalkan mereka yang ada di ruang keluarga.

"Kalian jago fisika karena diajarin Gaga ya ?" Tanya Elang pada Kayla dan Kenzo.

"Yaiyalah," bukannya Kayla dan Kenzo yang menjawab, malah Kananta yang menjawab dengan nada kesal.

Kayla yang duduk disampingnya memberi tatapan tajam kepada Kananta, "Elang tanya ke gue, bukan ke lo"

"Hmm," gumamnya kesal.

"Uhm jadi ... jawaban dari pertanyaan gue adalah ?" Tanya Elang kembali.

"Gaga itu luarnya kelihatan malas tapi dia pintar banget terutama fisika. Makanya sampai bisa kuliah di Jepang," jawab Kayla membanggakan Gaga-nya itu.

Elang ber-oh ria sambil mengangguk mengerti. "Kayak Kenzo. Luarnya malas tapi pintar parah"

Kenzo yang duduk di hadapan seberang Elang tertawa datar. "Awas lo dekat-dekat Kakak gue"

Terdengar suara deheman keras menginterupsi perbincangan mereka. Deheman dari tiga orang; Feby, Cilla dan Jono.

"Gue jauh-jauh kesini untuk belajar. Bukan melihat pertengkaran calon mantu dengan calon keluarga besan ya," ujar Jono yang disetujui dengan anggukan kepala Feby dan Cilla.

Kayla menghela nafas. Ia kira Kananta dan Elang akan fokus belajar dan melupakan sebentar persaingan mereka tapi kenyataannya berbeda. Mereka saja bahkan berebut duduk di samping Kayla yang berakhir dengan Kayla duduk di tengah-tengah mereka berdua.

Elang menyadari perubahan raut wajah Kayla yang tidak enak itu. "Kay, lo kenapa ?"

Kayla menggeleng cepat sambil tersenyum tipis, "Gue gapapa kok"

Ponsel Elang menampilkan sebuah notifikasi pesan masuk dari Kenzo. Elang segera membukanya dengan hati-hati agar Kayla tak mengintip.

Kenzo :
Ikut gue ke kamar

Elang mengerutkan dahinya tak mengerti dengan maksud pesan dari Kenzo. Ia lalu melihat Kenzo yang tiba-tiba berdiri pergi dari ruang keluarga lalu menuju ke kamar.

Elang mengerti sepertinya ada sesuatu yang ingin dibicarakan oleh Kenzo. Tak lama setelah Kenzo masuk kamar, Elang pun berdiri dan menuju ke kamar Kenzo.

"Kenapa Zo ?" Tanya Elang setelah menutup pintu kamar.

"Gak usah diladenin"

"Ladenin siapa ?"

"Nanta"

"Oh dia. Hmm dia suka ganggu sih jadi yaa gue ikutan kesal sendiri ...."

Kenzo menghela nafas, "Intinya lo nggak usah ikut-ikutan annoying. Kayla paling nggak suka diganggu saat lagi serius. Dia bisa stress & badmood sendiri," jelas Kenzo.

Elang mengangguk mengerti. Ia baru mengetahui sisi lain Kayla ini dari Kenzo.

Sementara itu tanpa sepengetahuan mereka, Cilla juga menyadari perubahan Kayla. Ia pun juga mengajak Kananta untuk berbicara empat mata dengannya di dapur.

You Better With MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang