"Iya ma, mulai hari ini aku akan tingal di asrama YG. Sudah.... aku sudah pamit Jiyun eonnie. Dia juga membantuku mengemasi barang-barangku tadi. Kalau itu aku tak tahu tapi aku akan pulang tiap akhir pekan menemani eonnie. Iya ma aku tahu..... Sudah dulu ya ma. Salam untuk ayah dan Junghun oppa." Jisu menutup ponselnya dan memasukkannya ke dalam tas bermotif pikachu.
Jisu sedang berada di dalam mobil van hitam menuju asrama YG. Asrama itu terletak di distrik Mapo tak jauh dari gedung YG berada. Asrama YG merupakan sebuah gedung apartemen delapan lantai dimana semua trainee YG yang masuk ke dalam kelas debut tinggal di dalamnya.
"Kau sudah menghubungi ibumu?" tanya seorang perempuan dari balik kursi di samping kursi kemudi. Dia adalah Lee Sangwon, salah satu dari beberapa manajer yang menangani para trainee perempuan di YG.
"Sudah eonnie, baru saja" jawab Jisu singkat.
Manajernya lalu mengulurkan selembar kertas ke arah Jisu "Ini adalah pembagian tempat tidur kalian, kau akan tinggal di lantai 3."
Jisu menyambut uluran tangan manajernya. Ia mengamati kertas yang berisi denah tempat tidur trainee perempuan. Semua trainee tinggal di lantai 3. Mereka dibagi menjadi tiga apartemen dimana tiap apartemen memiliki dua kamar tidur. Masing-masing kamar bisa ditempati dua orang. Jisu sendiri mendapat bagian satu kamar dengan Jeni.
Setelah 15 menit mobil itu akhirnya sampai di asrama YG. Jisu turun sambil membawa tas selempang miliknya. Ia berjalan di belakang Sangwon menuju meja lobi asrama.
"Kau tunggu disini. Aku akan ke meja lobi." Perintah manajernya
Jisu menuruti perintah manajernya dan berdiri di sebelah pintu masuk. Ia mengamati manajernya yang sedang berbicara dengan seorang wanita di meja lobi. Sesekali manajernya melihat ke arahnya lalu kembali melanjutkan perbincangan. Setelah selesai manajernya memberi isyarat agar Jisu menuju lift.
Kini Jisu dan manajernya berada di lantai 3 tepat di depan pintu dengan tulisan Jeni-Jisu-Lisa.
"Apartemenmu ada di sini. Ini kuncinya." Kata manajernya sambil memberikan kunci asrama pada Jisu
"Jika ada apa-apa hubungi aku. Barangmu yang ada di mobil nanti akan diantar kemari jadi kau tak perlu membawanya kemari." Lanjut manajernya
"Aku mengerti eonnie." Sahut Jisu sambil menerima kunci dari manajernya itu.
"Aku pergi dulu. Selamat istirahat." manajernya kemudian pergi meninggalkan Jisu yang masih berdiri di depan pintu.
Jisu memandangi tulisan yang ada di depan pintu apartemennya itu. "Jadi aku satu apartemen dengan Lisa juga?"gumamnya lalu membuka pintu apartemennya dan masuk.
Jisu menyebarkan pandangannya begitu masuk ke dalam. Apartemen itu memiliki dua buah kamar dengan tulisan Jeni-Jisu di salah satu pintu dan tulisan Lisa di pintu yang lain. Setiap kamar memiliki sebuah jendela besar yang terhubung dengan balkon kecil. Di bagian tengah ruangan terdapat ruang tamu lengkap dengan sofa, meja, dan sebuah rak buku yang masih kosong. Di bagian belakang terdapat sebuah kamar mandi dan dapur kecil. Di dekat pintu masuk ada sebuah pintu lagi yang menghubungkannya dengan apartemen di sebelahnya.
Jisu berjalan menuju kamarnya. Di sana sudah ada Jeni yang datang lebih dulu darinya. Jeni tampak sedang sibuk menata barang-barangnya di kamar itu.
"Hei Jisu, kita satu kamar." Kata Jeni begitu ia menyadari ada Jisu di sana.
"Kau mau tidur dimana? Di sini atau di sana?" Tanya Jeni sambil sambil mencondongkan kepalanya menunjuk sebuah tempat tidur di dekat pintu lalu sebuah tempat tidur lainnya di dekat jendela.
Kamar mereka memiliki dua tempat tidur terpisah yang berhadapan dengan sebuah lemari pakaian besar. Ada meja kecil di sebelah tempat tidur mereka masing-masing dan sebuah meja panjang dengan dua kursi di dekat pintu. Kamar itu juga memiliki jendela besar yang terhubung langsung dengan balkon kecil diluar. Secara keseluruhan kamarnya tidak terlalu besar dan tidak terlalu sempit. Setidaknya masih cukup nyaman untuk dua orang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dua Warna
FanfictionMenjadi kaya? Menjadi terkenal? Bukan. Ini bukan tentang itu. Ini tentang pengorbanan untuk meraih apa yang diimpikan. Ini tentang kerja keras untuk menjadi apa yang didambakan Catatan : Semua tokoh diluar Blackpink adalah fiktif Peringkat: #153 Jis...
