⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️🔞🔞🔞🔞
Contain male lactating. Read with your own risk!
================================
Byungchan terbangun dari tidurnya saat suara tangis sang bayi terdengar riuh di dalam kamar. Dengan mata setengah terpejam, Byungchan mendudukkan tubuhnya sebelum akhirnya berdiri, untuk menghampiri ranjang bayi milik anaknya yang terletak beberapa meter dari tempat tidurnya.
"Pyo mau nenen?" Tanyanya sambil meletakkan telunjuknya di ujung bibir sang bayi. Mulut kecil Dongpyo refleks mengikuti arah telunjuk Byungchan. Ternyata anaknya lapar.
Sang ibu terkekeh gemas karena melihat reaksi Dongpyo. Padahal ia jelas mengantuk karena baru tertidur 2 jam yang lalu. Dan sekarang anaknya itu sudah kembali merengek kelaparan.
Tanpa berlama-lama, Byungchan mengangkat Dongpyo dari ranjang bayinya. Anaknya itu menggerakkan tangan dan kaki secara random dalam gendongan Byungchan.
"Sabar, sayang.." bisik Byungchan sambil duduk di tepi ranjang. Ia mengambil sebuah bantal untuk menyangga tubuh Dongpyo agar posisinya pas dengan dadanya nanti.
Kancing depan piyamanya ia buka, lalu ia arahkan putingnya pada mulut Dongpyo.
Dengan semangat bayi kecil itu menghisap sumber makanannya, bahkan membuat Byungchan sedikit meringis karena Dongpyo menghisap begitu kuat. Mirip Papanya wkwkwkwk.
Melihat sang anak sudah mulai memejamkan mata, Byungchan mengusapi dahi Dongpyo dengan ibu jarinya. Sesekali mengusap rambut hitam legamnya yang begitu lebat, yang juga turunan dari Seungwoo.
"Eunghh.. Chan?"
Seungwoo menggeliat dalam tidurnya. Tangannya meraba ke sisi tempat tidur Byungchan, namun karena tidak menemukan yang ia cari, Seungwoo pun ikut terbangun.
Dilihatnya Byungchan sedang duduk membelakanginya. Sebelumnya Seungwoo sempat mengecek jam di ponselnya. Pukul 02.20. Memangnya apa yang dilakukan Byungchan dini hari seperti ini? Karena penasaran, Seungwoo bangun mendekati istrinya.
"Sayang? Kamu kok gak tidur?" Tanya Seungwoo tanpa dosa.
"Pyo nangis tadi, ini lagi aku susuin."
Dahi Seungwoo mengerut. Siapa Pyo?
Setelah berfikir sebentar, Seungwoo akhirnya baru menyadari jika saat ini ada manusia lain di kamarnya. Dan itu adalah anaknya sendiri. Bodoh. Bisa-bisanya ia lupa.
'Oiya anak gue kan udah lahir..' bisiknya dalam hati.
Ia mencondongkan badannya untuk melihat bayi mungil dengan mata terpejam sedang asik menyusu pada sang ibu.
"Kuat banget dia nyusunya." Celetuk Seungwoo saat melihat bibir putranya tidak berhenti menghisap puting Byungchan.
"Ya liat aja bapaknya gimana."
"Eits!! Kalo aku yang begitu, kamu mana bisa diem kalem kaya gini, Chan."
Puk!!
"Jangan mulai!!"
"Loh emang iya kan?"
Melihat Dongpyo yang sudah tertidur. Tanpa aba-aba Seungwoo menurunkan piyama Byungchan yang sebelahnya, lalu ikut menghisap puting istrinya yang satu lagi.
Byungchan melotot kaget. Tapi ia juga menikmati cara Seungwoo memanjakan tubuhnya.
"Jangan digigit bibirnya, Chan."
Brengsek!
"Aahhh--"
Gerakan Seungwoo semakin menjadi. Sekarang mulutnya sudah menerjang bibir Byungchan, dan tangan nakalnya mulai memilin puting Byungchan yang sudah tegang.
KAMU SEDANG MEMBACA
MIKROKOSMOS | PRODUCE X 101 and Others (Sequel From Catch Me If You Can)
Fanfiction[On going] ➡️ very very slow update🙏🏻 (Update suka-suka lilo, jd plis jgn ditungguin😅) Sequel from "Catch Me If You Can" "Kini mereka tidak hanya memiliki dunia, namun alam semesta." WARNING!!!!⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️ This story contain bxb, mpreg con...
