terungkap

2.1K 120 0
                                        

"Sangat tidak terurus nih rumah!" Kata san sambil melangkahkan kakinya menuju pintu rumah yang tidak begitu besar akan tetapi model bangunannya seperti istana dengan cat putih yang melapisi dindingnya .

"Permisi" Kata seorang pria tua dengan salah satu tangannya memegang sapu dan tong sampah.

"Pak?" Tanya Y/N membuat bapak itu menoleh kearah Y/N dan tersenyum kearahnya .

"Nonna Y/N? Apakah ini nonna?" Tanya pria tua itu sambil memegang salah satu tangan Y/N lalu Y/N mengangguk dengan sambutan senyuman.

"Pak lee, kau kenapa? Kok banyak luka pukulan?" Tanya Y/N kepada pak lee saat ia melihat kearahnya dan tak sengaja melihat banyak luka lebam yang berada dipipi dan tangannya.

"Ini bukan ap...."

"Pak!! Beritahu saya yang sebenarnya" Kata Y/N lalu dianggukin oleh pak lee lalu mereka bertiga pun duduk disebuah taman yang sangat indah dengan tanaman yang terawat serta air mancur yang selalu bersih.

"Jadi gini non, paman nonna saat itu datang buat ngambil semua barang dirumah nonna awalnya saya menyarankan agar barang itu disini saja tapi mereka sangat egois .... karna paman nonna geram dengan saya jadi ia memukul wajah dan tangan saya sambil berbekas seperti ini" Jelas pak lee kepada Y/N .

"Lalu? Apakah barang saya ada yang diambil?" Tanya Y/N lalu dianggukin oleh pak lee .

"Hampir semuanya nonna, tapi tidak dengan kamar nonna karna saya tau kalau pak yoon memasang pintu yang hanya bisa dibuka dengan suara nonna" Jelas pak lee sambil memberikan sebuah kertas kepadanya.

"Apa ini?" Tanya Y/N lalu pak lee menyuruh agar Y/N membukanya serta membacanya dan....

"Surat wasiat?" Kata Y/N lalu pak lee mengangguk dan mulai menjelaskan semuanya kenapa ia tahu kalau Y/N adalah orang yang mendapatkan wasiat walaupun ia bukan namja.

"Pak yoon sudah menduga kalau peristiwa ini akan terjadi jadi pak yoon cepat cepat mengurus surat wasiat ini dan menitipkannya kepada saya " Kata pak lee lalu san pun mulai membuka suara...

"Apakah mereka berdua tau soal surat wasiat ini?" Tanya san dengan cepat pak lee mengelengkan kepalanya cepat.

"Baiklah terima kasih pak lee" Kata Y/N yang langsung berdiri dan menundukan kepalanya membuat pak lee langsung membalas tundukan kepala itu.

"Baiklah saya ingin melanjutkan kerja saya , permisi" Kata pak lee lalu diangguki oleh ketiga anak muda yang tadi berbincang dengannya.

"Tolong bukakan!!" Kata sandi itu yang langsung diucapkan oleh Y/N dan benar saja apa yang dibilang oleh pak lee kalau cuma suara Y/N yang dapat membukakan pintu kamarnya.

"Wahh!! Keren sekali" Kata san tidak percaya rupanya ini yang menjadi rahasianya pantas saja saat san masuk kekamar Y/N ia rada susah eh untungnya ada kunci kamarnya jadi gampang.

"Udah masuk!" Kata Y/N lalu dianggukin oleh kedua teman namjanya dan mereka pun mulai menjelajahi semua isinya.

"Banyak sekali!! Wah kenyang gue kayak gini" Kata san dengan semangat saat ia berhasil membuka lemari makanan yang berada diruang rahasia .

"Wah!! Ada makanan china juga" Kata Xiaojun karna baru tau kalau Y/N itu mengoleksi makanan yang membuat orang yang masuk akan kenyang .

"Udah !! Mau mandi nggak?" Tanya Y/N lalu dianggukin oleh san dan Xiaojun yang sudah lengket badannya karna kebanyakan keringet.

"Siapa dulu?" Tanya san lalu Xiaojun mengacungkan tangannya tanda untuk melakukan suit lalu san pun melakukannya bersamanya.

"Hana"

abangku;BTS ❤ (2)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang