Setelah kejadian beberapa hari yang lalu Xiaojun tampak murung entah kenapa ia sepertinya saat selesai makan ingin cepat cepat masuk kekamar membuat San langsung menanyakan kenapa dengan Xiaojun.
"Jun, Woy!! Lu kenapa sih?" Tanya San membuat Xiaojun hanya melirik kebelakang dan mulai berjalan menuju kamarnya sambil menutup dan mengunci pintu kamarnya membuat San hanya bisa menghela nafasnya sesaat.
"Buka elah!! Gua mau ngomong nih" Kata San akan tetapi hanya dibalas kesepian oleh Xiaojun yang sedang tak mood kalau harus membicarakan tentang soal itu ingin rasanya dia menghilang aja dari dunia ini.
"San gue mohon lu jangan ganggu gue bentar aja!!" Teriak Xiaojun dari dalam kamarnya membuat San langsung merasa kalau dia butuh waktu sendirian jadi yah San akan memberikan waktu yang cukup lama untuk Xiaojun.
"Baiklah, kalau lo ada apa apa hubungin gue aja" Kata San lalu pergi masuk kekamarnya untuk mandi karna entah kenapa tubuhnya panas sekali dan ingin diguyur dengan air dingin.
"Kabar Y/N gimana yak?" Tanya San lalu masuk kekamar sambil menguncinya tapi bukannya terkunci malah dijegat oleh Seorang Pria yang berada dimeja makan dua hari yang lalu membuat San pun langsung membuka pintunya.
"Lah bang? Ngapain" Tanya San kepada orang yang didepannya lebih tua tiga tahun darinya entah kenapa orang itu langsung membuat wajah yang sedih.
"Gua mau minta tolong sama lu San pliss" Katanya membuat San langsung menganggukan kepalanya lalu menyuruh Pria itu yang sepertinya lebih tua darinya.
"Ada apa bang yu..?"
"Yuanzing, Panggil gua Zing aja" Jelasnya yang langsung membuat San menganggukan kepalanya ia terlalu susah untuk mengatakan nama yang agak cukup susah Yuanzing langsung menatapnya.
"Lo bisa bantu gue kan?" Tanya Zing membuat San langsung mengelengkan kepalanya membuat Zing langsung menatap bertanya tanya kenapa dengan San? Tadi dia mengangguk akan membantunya tapi sekarang.
"Kenapa?"
"Gue bakal bantu lu bang, Tapi gue minta penjelasan lo sebenarnya siapanya Xiaojun? Sampai dia natap lu agak kagak mau" Tanya San membuat Zing langsung menghela nafasnya kasar lalu mengacak rambutnya.
"Oke gue bakal ceritain semuanya, Gue sebenarnya kakak kandungnya Xiaojun yang sengaja disembunyiin sama Papa dan Mama entah kenapa gue disuruh belajar dikanada dan disitu gue diasuh sama nenek gue yang memang tinggal diKanada.."
".. Gue sebenarnya pengen meluk adik gue udah lima tahun kagak ketemu karna Papa ngelarang gue buat ketemu sama Xiaojun yang saat itu baru masuk SMP dikorea lu tau kan kalau Xiaojun itu orangnya agak cuek sama situasi jadi gue pengen ngejelasin semuannya sama dia kalau gue itu abang kandungnya..."
"Tunggu, Lo abang kandungnya? Tapi kata Xiaojun dia anak semata wayang gimana sih?" Tanya San yang sudah mulai pusing dengan penjelasan Zing yang hanya dibalas cengiran kecil yang terlihat diwajahnya.
"Hah.. Rupanya ia sudah mengatakannya toh.." Kata Zing membuat San mulai bingung ada apa sih sebenarnya kenapa jadi ribet plus memusingkan begini seperti rumus Matematika yang masih dapat jawabannya.
"Lanjutkan gue pusing ngedengernya" Kata San membuat Zing langsung menganggukan kepalanya lalu ia mulai mengambil sesuatu di dalam sakunya lalu memberikannya kepada San.
"Surat kepindahan? Dari Kanada kemari? Dua hari yang lalu? Berarti lu udah selesai kuliah bang? Wah pantes gue ngerasa asing sama lu!" Kata San membuat Zing hanya bisa menganggukan kepalanya memang benar dia baru saja pindah kemari dua hari yang lalu dan itu pas dengan kedatangan Xiaojun dan San.
KAMU SEDANG MEMBACA
abangku;BTS ❤ (2)
DiversosY/N hanya seorang anak yatim piatu yang bertemu dengan seorang pria dan mulai menyukainya membuatnya menjadi senang . sebenarnya dengan keadaannya yang yatim piatu ia menjadi sedikit depresi dengan meninggalnya kedua orangtuanya yang sangat ia sayan...
