Masih banyak siswi yang berada dilingkungan sekolah padahal sudah waktunya pulang kembali kerumah tapi malah mereka menonton basket yang pasnya ada san dan Xiaojun sedang bertanding.
Banyak teriakan yang mengema membuat lapangan yang berada didalam cukup bergema dan banyak juga siswi yang meneriaki nama siswa yang sedang bermain basket .
Xiaojun sudah merasa panas dan lengket karna tubuhnya seperti mandi dikolam garam sangat lengket langsung saja ia berlari kepinggir lapangan dan memgambil handuk dari dalam tasnya.
"Ini" Kata seorang siswi yang mengulurkan sebuah air minum kearah Xiaojun yang masih mengelap keringatnya yang semakin banyak sekarang.
"Untuk siapa?" Tanya Xiaojun membuat wanita yang berada didepannya hanya diam dan sedikit ragu apakah ia berhasil.
Tanpa gadis itu sadari Xiaojun melihat kebelakang dan melihat beberapa gadis yang sedang tertawa melihat gadis yang berada didepannya itu .
Ejekan yang tak sengaja Xiaojun dengar membuatnya teringat saat Y/N sewaktu SD dibully disebuah toilet membuatnya belum juga melupakan kejadian beberapa tahun yang lalu itu.
Tangan kanan Xiaojun meraih botol minum yang berada ditangan gadis itu dengan pandangan yang menundukan membuat Xiaojun tersenyum kearahnya.
"Naikkanlah pandanganmu!" Kata Xiaojun membuat gadis yang tadinya menundukan langsung menegakan pandangannya sambil membetulkan kacamata nya .
"Maaf" Ucap lirih gadis itu membuat Xiaojun mengerutkan keningnya kenapa ia meminta maaf kepadanya padahal ia baru melihat gadis itu.
"Maaf? Kau meminta maaf kepada siapa?" Tanya Xiaojun kepada gadis yang memakai kaca mata yang masih berada dipangkal hidungnya.
"Kepada...."
"XIAOJUN!!" Panggil san membuat Xiaojun melihat kearah san dengan tatapan bertanya tanya mengapa ia memnggilnya padahal tadi Xiaojun telah meminta izin kepada yang lain buat istirahat sebentar.
"Hm... apa san?" Tanya Xiaojun saat melihat san yang sedang berlari mendekat kearahnya dan sedikit bingung siapa yang berada didepannya itu.
San mengodekan suatu kepada Xiaojun yang langsung dibalas olehnya dengan kodean bahasa tubuh karna itulah yang mereka pelajari dulu dan masih saja ingat.
Mulut san membentuk huruf 'O' lalu Xiaojun menyuruh san agar mendekat kearahnya dengan tatapan yang membuat gadis itu sedikit takut.
"Siapa kau?" Tanya San yang mulai bingung siapa yang berada didepan Xiaojun dengan kepala yang menunduk kebawah .
"Ak-u han-ya ingin memberikan minuman kepadanya" Jawab gadis itu dengan nada yang membuat Xiaojun tau pasti kalau gadis itu dipaksa oleh teman wanitanya .
"Bicaralah yang benar!!" Kata Xiaojun membuat gadis itu sedikit tersentak padahal Xiaojun cuma bilang seperti itu langsung saja san memegang tangan Xiaojun dan mendekatkan dirinya kepadanya.
"Tidak usah takut, gue nggak makan orang kok" Kata san santai mana mungkin orang seganteng dan semanis san dengan kedua lesung pipi yang menghiasin kedua pipinya itu.
"Kanibal lo makan orang njir!!" Sambung Xiaojun membuatnya sedikit tertawa kecil tidak ada beanya sama yang dulu .
"Saya permisi" Kata gadis itu sambil menundukan kepalanya dan berlari menghindar dari kedua pria tampan nan tinggi itu.
"Gimana sih lo!! Belom selesai nih waktunya!!"
"Lo mau kesana lagi atau gue bully lo!!"
"Cepet gadis kampungan!!"
'Wah haters baru ini' batin Xiaojun yang sedang tersenyum sinis didekat san .
KAMU SEDANG MEMBACA
abangku;BTS ❤ (2)
De TodoY/N hanya seorang anak yatim piatu yang bertemu dengan seorang pria dan mulai menyukainya membuatnya menjadi senang . sebenarnya dengan keadaannya yang yatim piatu ia menjadi sedikit depresi dengan meninggalnya kedua orangtuanya yang sangat ia sayan...
