Wanita Aneh

6.4K 312 2
                                        

Semalam Iqbaal mengajak (Namakamu) ke mall untuk mencari pakaian Aciel. Hari minggu adalah hari yang tepat. Karena baju Aciel belum sempat dibeli lebih.

"Raffa Anta ikut ga?" tanya (Namakamu).

"Enggak bun, sama Natesha aja di rumah" ujar Raffa. Ananta mengangguk setuju.

"Ya udah, jaga adek baik baik ya, kalau ada apa apa telpon pakai hp bunda" (Namakamu) langsung memberikan ponselnya.

"Okay bunda" .

"Udah?" tanya Iqbaal baru saja selesai berpakaian rapi.

"Udah, yuk"

"Yang lain gak ikut?"

"Enggak"

"Ya udah, Raffa, Anta, Natesha, ayah berangkat dulu sama bunda, nanti ayah beliin es krim ya"

"Hore! Makasih yah!"

***

Iqbaal memberhentikan mobilnya di parkiran, lalu keduanya turun, Iqbaal sengaja membawa kereta bayi Aciel jadi Aciel bisa ditidurkan disana. Keduanya berjalan memasuki mall dengan banyak pasang mata yang melirik iri pada keduanya.

"Kamu mau jajan?"

"Jajan? Di kira jajanan kantin sekolah?" Iqbaal terkekeh.

"Jadi pengin sekolah deh"

"Daftar sana!"

"Ya kali daftar (Nam), udah tua"

"Sadar diri" ujar (Namakamu) pelan.

"Apa?"

"Enggak hehe"

"Coba ke situ yuk, kayaknya bajunya lucu"  Iqbaal menunjuk store uang beberapa langkah di depannya.

(Namakamu) meminta Iqbaal bergantian mendorong kereta bayi. Karena ia ingin memilih baju baju yang lucu untuk Aciel. Karena ia tahu selera Iqbaal tidak terlalu bagus.

"Hallo selamat malam, ada yang bisa dibantu?" tanya seorang wanita sebaya dengannya.

"A.."

"Aaaa lucu sekali bayinya!" Wanita tersebut menundukkan badannya lalu mencubit gemas Aciel di kereta. Iqbaal belum sempat berkata. Wanita ini sungguh lancang, pikirnya.

"Ini anakmu?" tanyanya dengan mata berbinar pada Iqbaal.

"Ah bayi yang tampan, seperti ayahnya.."

"Siapa namamu bayi?"

Iqbaal hanya diam melongo. Wanita spesies apa ini. Iqbaal mencari (Namakamu) agar membawanya pergi namun agak jauh jaraknya.

"Dia tidak bisa jawab, siapa nama bayi mu?" Iqbaal menoleh.

"Aciel"

"Huaaa Aciel namanya sangat bagus"

"Perkenalkan aku Bella" Bella mengulurkan tangannya. Iqbaal kikuk, apa yang harus dilakukan?.

"Baal aku udah pilih tiga nih.. Lucu..ga?" ujarnya melambat diakhir kalimat ketika melihat wanita yang mengulurkan tangannya pada Iqbaal"

Bella menarik kembali tangannya.

"Ini istrimu ?" tanya Bella.

"Iya"

"Beruntung sekali kamu" (Namakamu) menatap heran Bella. Apa Iqbaal mengenalnya?

(Namakamu) memutuskan membayar belanjaannya. Sementara Bella masih asyik berbicara pada Iqbaal yang acuh padanya.

"Nama mu siapa?" tanya Bella.

Super Baby (COMPLETE) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang