Mohon supportnya lewat vote dan comment, gak makan waktu sampai 30 detik kok, kuota juga gak kekuras banyak.. 🐄
Happy reading..
***
Iqbaal mengalihkan pandangannya dari anak anaknya yang sedang bermainan, cafe ini sepertinya didekorasikan untuk keluarga, terbukti ada tempat bermain untuk anak anak didalam.
"Kamu gak apa apa Baal kalau Annetta manggil om?" tanya Zidny. Iqbaal menunduk tersenyum miris.
"Mau gimana lagi? Annetta masih terlalu kecil"
Zidny menghela.
"Kalian berdua belum ada momongan?"
"Belum Baal, tunggu Annetta 5 tahun deh" jawab Aldi.
(Namakamu) mencibirkan mulutnya diam diam. Memang suaminya aja yang tidak perhatian, memaksa untuk bikin anak. Lihat saja Aldi perhatian begini, eh apa sih.
"Kalian baik baik aja kan selama ini?" tanya Zidny menatap Iqbaal dan (Namakamu) bergantian.
Emang apa yang terjadi. "Iya baik baik aja" jawab (Namakamu).
"Bagus deh" Zidny tersenyum.
"Kalau kamu mau ketemu Annetta boleh kok Baal, kapan aja" ujar Zidny sambil menoleh ke Aldi yang mengangguk pertanda setuju.
Iqbaal mengangguk. "Thanks ya"
"Atau besok kita ke rumah kalian boleh?"
***
"(Namakamu), masak apa?" Iqbaal menghampiri (Namakamu) yang tengah berkutat dengan kuali dan spatula di dapur, tengah memasak makanan spesial untuk makan bersama dengan Zidny dan Aldi beserta Annetta yang main ke rumah. Tangan kekar Iqbaal melingkar mulur di pinggangnya, membuatnya menggeliat geli.
"Baal awas gih, lagi masak.." (Namakamu) menyikut pelan perut Iqbaal.
"Mau meluk gak boleh? Dasar istri pelit"
"Gak boleh, lepas Baal"
"Gak"
"Baal"
"Enggak"
"Lepas"
"Enggak wleee" Iqbaal mengejek.
"Nanti gosong ini! Lepas geli tau!"
"Gak!"
"Baal!"
"Aku terkam kamu ya"
"Geli aku Baal ish!" Iqbaal terkekeh kemudian melepaskan tangannya.
(Namakamu) mendengus sebal karena aktivitasnya terganggu oleh singa kelaparan.
'Ting! Tong!'
"Baal buka pintu gih, kayaknya mereka udah dateng"
"Asiapp!!" seru Iqbaal menirukan Atta Halilintar. (Namakamu) hanya menggeleng.
Iqbaal membuka pintu rumahnya.
'Clek!'
"Haiii"
***
Bella berjalan memasuki tata usaha sekolah dasar keponakannya.
"Permisi bu!" sapa Bella mengetuk pintu.
"Ada apa ya mbak?"
"Bu, mau nanya alamat rumahnya Raffa Ananta boleh? Sena mau main ke rumah Raffa Ananta katanya tapi gak tahu rumahnya"
KAMU SEDANG MEMBACA
Super Baby (COMPLETE)
RomanceSEQUEL IF YOU KNOW "Bikin dedek buat Natesha yuk" "GILA LO BAAL!"
