Jawaban Raffa dan Ananta

3.5K 282 8
                                        

"Mana Juniornya?" tanya Iqbaal.

"Bentar lagi dateng, bareng Julian"

"Bun siapa?" tanya Raffa

"Temen bunda Raffa"

Raffa hanya mengohkannya.

Suara mobil memasuki perkarangan rumah. "Itu kayaknya mereka deh" (Namakamu) berjalan kemudian membuka pintu.

"Hai!" sapa Junior.

"Hai kak!"

"Masuk masuk"

(Namakamu) merasa Iqbaal hanya memasang wajah sok kerennya.

"Hai Baal!" sapa keduanya.

"Hai!"

"Duduk, mau minum apa?"

"Apa aja kita minum" ujar Julian.

"Bentar ya"

"Raffa, Anta temen bunda mau ketemu kalian tuh,samperi. Gih di bawah ajak Natesha sama Aciel yah, bunda mau siapin minum"

"Sip bun!"

Sementara Junior dan Julian merasa canggung ditatap Iqbaal seolah tersangka.

"Ayah"panggil Anta. Iqbaal menoleh lalu, menggendong Aciel dari tangan Ananta.

Junior dan Julian terpaku sejenak. "Loh kembar?" ujar Junior.

"Iya"

"Wahh..." gumam Julian.

"Bahagia sekali pasti ya"

"Namanya siapa?" tanya Junior.

"Raffa om"

"Ananta om"

Tak lama (Namakamu) datang membawa dua jus jeruk.

"Lo gak bilang anak lo kembar"

"Kan kakak gak nanya" kekeh (Namakamu).

Iqbaal menepuk sofa sebelahnya mengisyarat duduk di sebelahnya.

"Yang manis itu siapa namanya"

"Natesha"

"Kalau ini Aciel"

"Boleh gue gendong gak?"

"Boleh" (Namakamu) mengambil ahli Aciel dari Iqbaal kemudian diberikannya pada Junior.

Iqbaal merangkul mesra (Namakamu). Tuh kan Iqbaal ingin memanasi Junior sepertinya.

"Duh jadi pengen punya anak" gumamnya.

"Nikah sana" ujar Iqbaal.

"Nikah sama siapa? Sama Julian?" Julian tergelak.

"Sama cewek lah, lo gay?"

"Gimana mau nikah, cewek yang gue sayang udah milik yang lain" (Namakamu) melotot, mulut Junior tidak bisa disaring.

Julian menyenggol Junior kemudian mengode mata.

"Apa Jul?"

"Duh sayang, Om Junior ganteng ganteng gini masak kalah sama ayahmu" Junior menoel hidung Aciel yang tergelak geli.

Iqbaal terpancing mencari keributan.

"Menurut Raffa Anta, gantengan ayah atau Om Junior?"

Raffa dan Ananta dengan polosmya melihat Iqbaal dan Junior bergantian.

"Om Junior lah!" seru keduanya.

Iqbaal melongo mendengar jawabya sedangkan Junior tertawa penuh kemenangan

"Tuh kan, anak kecil jujur loh" ledek Junior.

***

"Baal kenapa sih kok kayak anak kecil aja ngambek mulu"

"Yah habis masa anak kamu muji Junior' 

"Maklumi sih, mereka kan masih kecil, kamu harusnya gak usah ngambek gini" Iqbaal memunggungi (Namakamu). (Namakamu) mendengus melihat tingkah Iqbaal. Ia juga ikut memunggunginya. Iqbaal merasa (Namakamu) juga melakukan hal yang sama, lalu menoleh ke belakang.

"(Nam) kok kamu yang marah? Kan seharusnya aku"

"Bodo amat!' Iqbaal langsung memeluknya dari belakang. (Namakamu) bergerak risih meminta untuk dilepas, namun Iqbaal tak peduli. Sampai keduanya tidur dalam posisi ini.

Bersambung..

Maaffinnnn gue yang next segini doang, mending gosah di next ya wkwkw jd gue bingung, kalian mau ada pelakor benerannya gak atau cuma manas manasin doang? Kalau kalian ngerasa ini garing banget ya wajar, niatnya bikin comedy tapi gak bisa, pengennya kek lucu gitu jatuhnya aneh wkwk maaf yaaa gueb tau gaje banget😂🙏

Vote comment ya ges thankyou❤

Salam sayang,
Meliyana

Super Baby (COMPLETE) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang