Ges Julian sama Bella pernah kenalan? Gue lupa wkwk jadi disini gue tulisnya belum kenal hehe
Happy Reading..
***
Julian mempertimbangkan segalanya, atas resiko apapun yang akan terjadi nanti. Ia memilih untuk membebaskan Junior.
"Kesepian lo makanya bebasin gue?"
"Gue cuma mau lo dapet pelajaran Ju, biar lo bisa lebih baik"
"Iya gue tau"
"Than?" tanya Julian.
"Gue mau minta maaf sama (Namakamu)"
"Ha?"
"Gue tau gue salah, makanya gue minta maaf"
"Dengan cara lo datengin? Nanti malah takut lagi liat lo"
"Emang gue setan?"
"Oh jelas!" Junior menjitak kepala Julian dengan keras.
"Kampret! Sakit bego!"
"Ya emang kelakuan lo sama setan gak ada bedanya, bahkan setan lebih baik"
"Sekali lagi lo ngomong gitu, gue putusin pala lo"
"Idih, sadis!"
"Nih ya Ju, kesalahan lo buat (Namakamu), mungkin bisa di maafkan tapi susah di lupain, (Namakamu) mungkin gak ada mau lagi ketemu sama lo, percaya deh"
"Sotoy banget sih lo!" kesal Junior.
***
(Namakamu) duduk santai di belakang rumahnya, mengayunkan kaki menghasilkan angin kecil. Seraya mengemil biskuit setoples dan ponsel di genggamannya.
'Tring!'
(Namakamu) mengerjap.
"AAAAA IQBAAL!!"
(Namakamu) berhasil memanikkan seisi rumah.
"Kenapa?" panik Iqbaal yang tengah mengendong Aciel. Raffa, Ananta, dan Natesha juga ikut melihat apa yang terjadi.
(Namakamu) terdiam menatap wajah panik dari Iqbaal dan anaknya.
(Namakamu) hanya memberikan ponsel pada Iqbaal.
Junior
Gue minta maaf atas kejadian kemarin, gue udah bego banget ngelakuin hal itu, gue nyesel (Nam), maafin gue
Iqbaal menurunkan Aciel ke lantai. Ia memeluk (Namakamu) yang sepertinya ketakutan.
"Tenang sayang, gapapa, ada aku"
"Isinya minta maaf doang kok, enggak aneh aneh, udah ya?"
"Bunda kenapa?" tanya Ananta.
"Unda" sahut Aciel. Keempat anaknya ini ikut memeluknya. Awalnya hangat, kelamaan malah jadi kehabisan oksigen.
"Bunda gapapa, cuma kaget"
"Kaget kenapa bunda?" tanya Tesha.
"Biasanya kaget kan karena di kagetin"
"Siapa yang ngagetin bunda?" oh Tuhan sepertinya anak anaknya mewarisi sifat ingin tau (Namakamu) yang tinggi.
"Bukan siapa siapa kok, jangan tanya lagi ya" ujar Iqbaal.
"Masuk gih" pinta Iqbaal. Keempatnya menurut.
Iqbaal duduk di sebelah (Namakamu).
"Hei" (Namakamu) menatap Iqbaal sendu.
"Aku jagain kamu disini"
KAMU SEDANG MEMBACA
Super Baby (COMPLETE)
RomanceSEQUEL IF YOU KNOW "Bikin dedek buat Natesha yuk" "GILA LO BAAL!"
