Keharmonisan Keluarga (THE END)

3.6K 306 25
                                        

Thanks to 10k votesnya 🤗❤

HAPPY READING

***

Semuanya tersenyum bahagia, hari ini pasti hari terakhir (Namakamu) terapi, ia bisa berjalan kembali. Tak ada hal yang lebih bahagia saat ini bagi (Namakamu) dan Iqbaal. Usaha selama ini tidak sia sia.

"Baal, aku bisa jalan lagi" ujar (Namakamu) kegirangan ia sudah tidak memegang besi apapun tangannya terambang di udara. Ia menatap kagum pada kedua kakinya yang kini sudah bisa berdiri kokoh.

"(Nam).." gumam Iqbaal bahagia bukan main.

"Baal!" (Namakamu) langsung memeluk Iqbaal beberapa langkah di hadapannya. (Namakamu) menangis terharu.

"Makasih karna kamu selalu ada buat aku"

"Apapun aku lakukan (Nam)" balas Iqbaal seraya mengelus kepalanya. (Namakamu) melepaskan pelukannya.

"Ki makasih ya" ujar (Namakamu).

"Thanks ki" lanjut Iqbaal.

"Jangan thanks sama gue dong, kalau lo yang berusaha (Nam)" ujarnya tersenyum. Keduanya hanya terkekeh.

"Lo harus lebih hati hati lagi ya, jangan sampai jatuh lagi, buat lo Baal, jagain (Namakamu)" saran Kiki.

"Iya pasti"

***

(Namakamu) kembali ke rumahnya dengan senyum yang tak pernah luntur sedetik pun.

"Ga keram tuh bibir?"

(Namakamu) tertawa. "Enggak"

Iqbaal turun dari mobil. Lalu segera ke sebelah kiri mobil membukakan pintu untuk sang putri.

Iqbaal menjulurkan tangannya seperti sedang menyambut putri kerajaaan.

(Namakamu) terkekeh dan menerima uluran tangan Iqbaal.

"Bunda!" seru Raffa dan Ananta yang kini menghampiri keduanya yang baru saja masuk

(Namakamu) menyambut pelukan hangat kedua anaknya.

"Bunda udah bisa jalan?"

"Alhamdulillah sayang, bisa" (Namakamu) mengelus kepala kedua anaknya yang kini tersenyum senang.

Keempatnya berjalan ke ruang tengah.

"Bunda!" seru Tesha dan disusul Aciel yang melangkah lucu.

"Sayang!" (Namakamu) mengecup pipi Tesha dan Aciel.

"Bunda" Aciel menjulurkan tangannya ke atas meminta gendong. (Namakamu) ngerti, Aciel pasti merindukannya. (Namakamu) merunduk lalu mengangkat tubuh Aciel.

"(Nam).." cegat Iqbaal.

"Gapapa" ujar (Namakamu). Iqbaal hanya menghela nafasnya.

"Raffa" panggil Iqbaal.

"Ya yah?"

"Janji sama ayah? Ga bakal nakal lagi? Ga bakal kasar sama bunda?" Iqbaal mengangkat jari telunjuknya.

"Iya ayah, Raffa janji" Raffa menunjukkan jari kelingking. Iqbaal menautkannya.

"Raffa minta maaf yah, bun" ujarnya tulus seraya mencium punggung tangan Iqbaal dan (Namakamu) secara bergantian. Iqbaal mengelus kepala Raffa dan (Namakamu) mencium keningnya lalu memeluknya. Iqbaal ikut memeluk, di susul Ananta, Tesha juga Aciel yang kini hanya memeluk pinggang Tesha. Mereka terlihat sangat harmonis. Keluarga yang hangat. Siapa pun akan iri padanya.

Super Baby (COMPLETE) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang