"jin hyung..... "sahut V menyebut jin di saat ia berhasil bangun dri mimpinya.
Mimpi yang membuatnya ketakutan, cemas hingga wajahnya pucat dan berkeringat.
"gwaenchana? Kau kenapa? “tanya jimin.
“hyung, kau mimpi buruk? Ada apa? Kau mimpi tentang jin hyung. ?”sahut jungkook khawatir
“dimana jin hyung...? “sahut V tak melihat hyung tertuanya disana.
“ke agensi, hoseok hyung pingsan disana... Sepertinya ia tidak tidur semalam dan buku itu mungkin berpengaruh besar untuknya, dan kau, yaa! Membuat orang panik saja, kau mimpi apa eoh.. “sahut jimin menepuk bahu taehyung yang membuatnya khawatir.
“mollaseo... “sahut V mengusap wajahnya sambil mengatur nafasnya yang sesak.
“aigoo... Kenapa dengan kalian semua mengacaukan pikiranku saja, yaa! taehyung-a gwaenchana? Mau aku ambilkan air mineral? “tawar suga melirik tak ada air minum di nakas bocah itu.
“mhianhae hyung. “sahut V yang berusaha mengatur nafasnya agar kembali stabil.
“mungkin karena kelelahan, sana kau mandi, kau juga jimin, Aku akan buat sesuatu, jungkook-a bantu aku memasak. “sahut suga.
“ne hyung... “sahut jungkook mengikuti suga keluar dr kamar hoseok.
“gwaenchana? Minum dulu.. “sahut namjoon Memberikan sebotol air mineral yang ada di nakasnya pada tae.
“hmm.. Gwaenchana.. Gomawo hyung.. “
“aku akan mandi duluan, tenangkan fikiranmu dulu... “
“hmm.. “
Namjoon menepuk pundak tae dan beranjak menuju kamar mandi, tae menghela nafas, sungguh mimpi yang mengerikan dan ia tak mengerti sama sekali.
Jin sampai di agensi segera menuju ruang bangnim, ia melihat jhope masih belum bangun, ia melangkah mendekati jhope, “hoseok-a... “sahut jin menggenggam tangan jhope.
“jika semua yang aku lihat di mimpiku benar, Semoga lukamu bisa sembuh jika kau bertemu dengan ibumu lagi.. “ucap jin dalam hati.
Jin sampai tertidur menunggui hoseok, dan terbangun gara² suara jimin yang menggelegar di ruangan itu. “hyung.. “ namja manis itu menghampiri jin.
“aah kamjagiya... Suaramu mengganggu tidurku saja... Berhenti berteriak di dekatku, aku ini lebih tua dari mu.. “
“kau memang sudah tua hyung. Apa jantungmu langsung berhenti mendengar teriakan jimin... “sahut suga
“aishh.. Kalau jantungku berhenti kau mau tanggung jawab... “
“aaish aniya, aku kan selalu jaga jantung mu hyung. . “sahut V memeluk jin dari belakang.
“wae? Kenapa suaramu begitu, aku ini di ramal memiliki umur panjang, sama seperti dengan ketampananku..”sahut jin membuat V tertawa dengan lelucon jin yang tak lupa selalu melibatkan kata “ketampanan” dalam ocehannya.
“jin hyung, apa hosoek hyung belum sadar. “sahut jungkook mengusap rambut hoseok.
“ne, sampe aku ketiduran menunggunya bangun. “sahut jin mengusap lengan tae yang melingkar di lehernya.
“hoseok-a, kau harus bangun, jangan langsung tidur, pingsan ya pingsan saja.. “Ucap yoongi memijit kedua sudut dahi hoseok.
Jimin meraih kantong putih yang ada di meja, ia tau itu obat yang di beli jin, ia mendapati sebuah freshcare dalam kantong itu menyodorkannya ke hidung hoseok dan memijit jemari dan tangan hoseok.
KAMU SEDANG MEMBACA
Save Me [End]
Fanfiction#Fan Fiction From army to army special debut BTS Seven 130613-130620 So.... banyak yang suka sama teori MV BTS yang keren² semua, terutama army. Banyak juga yang nyoba mecahin teorinya termasuk aku. Berawal dari teori MV Run, Prologue, I need U d...
![Save Me [End]](https://img.wattpad.com/cover/192551232-64-k905601.jpg)