Hold Me Tight

658 44 8
                                        

Jin tersenyum melihat jimin tersenyum mengejar jungkook,  artinya ia perlahan mulai menerima ayahnya dan mencoba memaafkannya.

Ia memegangi dadanya yang di serang rasa sakit secara tiba² itu.  Semakin ia berusaha menahannya rasa sakit itu semakin menekannya. 

aah.. “sahut jin langsung terduduk  di jalan,  ia tak bisa menahan rasa sakit yang mencekamnya semakin sakit bahkan lebih sakit dari terakhir kali ia merasakan seperti ini.

“jin hyung....  “sahut mereka ketika jin tiba² saja terduduk, wajahnya menjadi pucat dan kesakitan, tangannya gemetar.

“jin hyung.  “sahut jimin bersama jungkook berlari menghampiri jin yang di kerumuni member lainnya.

Bersamaan dengan situasi itu kuncup bunga lily yang di sirami taehyung  waktu itu mulai mekar,  memperlihatkan kelopak putihnya yang bercahaya. 

gwaenchana? , hyung.   Wae geurae? “sahut suga menggenggam tangan jin yang gemetar.

aah jinja,  mhian,  “sahut jin tak kuasa menahan rasa sakitnya hingga air matanya mengalir membasahi pipinya.

“jin hyungwae geurae?  Kau sakit?  Katakan padaku..  “sahut jimin yang begitu panik,  begitu juga dengan yang lainnya.

“haruskah kita panggil ambulans,  managernim..? “sahut hoseok.

“seokjin, Aku akan telpon ambulans.. “sahut managernim meraih ponselnya panik melihat jin yang tiba² saja pucat seperti itu.

andwaeyo managernim,  gwaenchana.. “sahut jin  perlahan.

“apanya yang baik baik saja,  lihat wajahmu pucat sekali hyung,  “sahut jungkook meraba dahi jin yang membuatnya kaget.

wae?  Apa panas sekali?  Kau demam hyung? Sahut RM mencoba meraba dahi jin.

hajima. .”sahut jin

aah jinjja,  hyung, kenapa kau dingin sekali.. “sahut RM dengan suara yang gemetar.

Suga yang menggenggam tangan jin hanya diam,  bahkan tangan jin jadi lebih pucat dari tangannya, suga menggenggamnya erat meski tangan jin dingin sekali.

“tubuhku kaku.. “sahut jin dalam hati.

Taehyung melihat jin yang tiba² begitu pucat,  ia sangat kebingungan. Bahkan ia takut melihat jin sepucat itu,  ia seakan mengingat mimpinya.  Menutup kedua telinganya saat mimpi itu menghantuinya,  sekilas jadi terlihat jelas apa yang ia mimpikan akhir² ini.

“andwae

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

andwae.... Jin hyung,  mhianhae,  jeongmal mhianhae... “ sahut tae tiba² saja memeluk jin, ia kaget ketika merasakan tubuh jin begitu dingin seperti orang mati tapi ia masih bernafas meski tak bisa bicara sepatah katapun.

Save Me  [End]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang