~🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻~
__MY DREAM__
@nunungayuerna9
🌈🌈🌈
Ruang band yang berada dikampus itu sangat bagus dengan ornamen menarik layaknya sedang berada di studio band asli. Banyak dari mahasiswa yang memanfaatkan ruangan ini untuk dapur rekaman mereka, lalu mereka upload diyoutube. Disamping untuk memperkenalkan karya tapi juga sebagai sumber penghasilan mereka. Tapi tidak tak berlaku bagi Iqbal, justru ia memanfaatkan ruang band sebagai tempat peristirahatannya. Bukan dia tak jago bermain alat musik atau tidak bisa nyanyi, tapi dia tak mau orang lain tau keahliannya di bidang musik, cukup sahabatnya Dodi sudah lebih dari cukup baginya.
Iqbal sudah bosan dengan tawaran-tawaran agensi terkenal untuk memanfaatkan keahlianya dan ketampanannya. Iqbal hanya ingin hidup normal seperti orang lain. Bebas sebebas bebasnya tak ada yang menganggu hidupnya. Dia tak mau terulang kembali masa SMPnya dulu, semakin terkenal semakin banyak orang membencinya sampai ada yang ingin membunuh dirinya dan tak ingin mengulanginya lagi untuk kedua kalinya.
"Woy !" Tepuk Dodi dipundaknya Iqbal mengejutkan.
"Ck ! Berisik lu." Balasnya sembari menatap sebal kepada Dodi.
"Yang berisik itu anak-anak yang sedang main band. Gue mah baru ngomong sekali."
Iqbal kembali menunduk menatap ponselnya tak lagi mengubbris ucapan dari sahabatnya itu, lalu dia lebih memilih pergi meninggalkan sahabatnya yang dari tadi menunggu jawaban.
"Astagfirullahaladzim !" Ucapnya seraya mengusap usap dadanya pasrah.
****
Zara gadis cantik nan mungil ini sedang duduk sendirian di kantin Pak Bambang, wajahnya terlihat cemberut sembari memainkan sendok dan garpu sampai menghasilkan suara tak beraturan yang sedikit melengking ditelinga.
"Pak Bambang Zara Pesen bakso satu." Pintanya.
Tak butuh waktu lama dengan sigab Pak Bambang selaku penjual bakso langsung mengantarkan pesanan gadis itu.
"Nih spesial buat mba Zara." Ucapnya sembari menyodorkan semangkok bakso di atas meja.
Zara tersenyum tipis. "Makasih Pak."
Pak Bambang adalah penjual Bakso di kantin kampus. Terkenal enak dan murah, banyak dari mahasiswa yang suka makan baksonya pak Bambang. Zara termasuk pengemar sekaligus pelanggan setia baksonya Pak Bambang. Bakso adalah salah satu makanan favorite Zara setelah cokelat. Katanya dengan makan bakso rasa badmood sekekita hilang karena sensasi kuahnya begitu segar ketika dicampur sambal.
"Aku juga Pak satu enggak pake sayur." Ucap Iqbal tiba-tiba lalu duduk bersebrangan dengan Zara.
"Udah habis ! Pulang aja sana." Decak Zara sembari sibuk mengaduk-aduk bakso miliknya.
"Eh, emang bener habis Pak ?" Tanya Iqbal kaget.
"Masih banyak kok Bal." Ucap Pak Bambang polos.
"Siapa yang ngajarin kamu bohong, nanti dosa loh." Balas Iqbal sembari menatap Zara yang masih menunduk itu.
"Mas Iqbal !" Balasnya judes.
KAMU SEDANG MEMBACA
PANGERAN SYNDROME
Teen Fiction_SELESAI_ PANGERAN CINTA => [ Romance -- Spiritual ] AWAS BAPER !! ⚠️ Zara adalah anak tunggal dikeluarganya, Dia seorang mahasiswi. Orang tuanya ingin Zara menikah dengan laki-laki yang merupakan anak dari sahabat Abinya. Mendengar itu hati Zara te...
