[15] dikenang atau dilupakan

457 36 17
                                        

"Didalam ajaran islam, kita dianjurkan untuk tolong menolong. Seandainya kamu tidak mau membantu mereka ya sudah diam saja. Untuk apa kamu berbicara, jika perkataan mu justru membuat mereka sakit hati."

_MY DREAM_
@nunungayuerna9

🌈🌈🌈

Perpustakaan adalah tempat yang paling cocok bagi mereka yang suka akan keheningan. Bisa dibilang tempatnya orang cerdas yang mau berfikir kritis. Hampir semua yang berada didalam perpustakan itu sibuk, membuka laptop, membuka ponsel sembari membaca buku. Multitasking sekali mereka seperti ibu negara yang tak ada waktu untuk ngobrol dengan yang lain.

Beda dengan Zara dan Sasa yang masuk kedalam perpustakaan hanya ingin melihat idola kampus siapa lagi kalau bukan Nizam. Dia salah satu mahasiswa jenius yang ada di universitas ini, tak heran jika namanya sangat familiar ditelingan mahasiswa yang lain. Hampir semua menyukai sosok Nizam, siapa diantara kalian yang tidak menyukainya buru-buru ke psikolog mungkin saja kalian memliki kelainan.

Nama panjangnya Nizam Alfariza, tampan iya, tinggi iya, pendiam iya, rajin sholat iya, pembisnis iya, tapi sayang dia cuek tak seramah yang dibayangakan para kaum hawa. Nizam tipekal yang menjaga lisannya. Dia memiliki prinsip untuk mementingkan karirnya dari pada percintaan. Selama hidupnya Nizam belum pernah membuka hati untuk siapa pun, masih tertutup rapat jadi tak heran jika ada wanita cantik yang mencoba mendekat dia berlagak cuek dan sedikit dingin. Seperti di awal dia tipekal yang menjaga lisan takut jika ucapanya bisa menjadi malahpetaka pada dirinya. Sholeh sekali bukan ? Idaman kan ? Dijamin dia orang yang setia tak akan menghianti pasangannya nanti. Sekali membuka hati, wanita itu adalah orang yang beruntung seantero jagat raya. 100% cinta kasihnya hanya untuknya tak akan terbagi untuk wanita lain walaupun itu hanya 1%.

Hampir semua wanita merebutkannya dirinya. Kalian tau kenapa ? Karena hampir semua kaum yang ada di unversitas ini tau, bahwa Nizam masih sendiri, masih single belum pernah disentuh wanita manapun kecuali ibu dan saudara kandungnya dan konon katanya dia belum pernah jatuh cinta sama siapa pun. Kebayangkan gimana bahagianya jika bisa mendapatkan sosoknya, insyaAllah bahagia dunia akherat.

DUBBRRAKKKK
Tak sengaja Zara menjatuhkan tumpukan buku yang ada diatas meja, membuat semua orang yang berada di Perpustakan menoleh ke arahnya dengan tatapan aneh.

Zara mulai panik wajahnya mulai memerah menahan malu dan juga takut, karena mayoritas yang ada di dalam perpustakan adalah kakak tingkatnya yang sibuk membuat skripsi dan tugas tugas lain. Sekarang, detik ini dia telah membuat kerusakan perpustakan yang terkenal kondusif dan aman ini, seketika nama itu hancur karena dirinya.

"Punya mata enggak sih !

"Lu disini mau belajar apa mau buat onar.

"Tau ! Ganggu orang aja !"

"CEPAT RAPIKAN ! MALAH BENGONG KAYA GAK PUNYA OTAK."

"Stop ya, Zara itu enggak sengaja kenapa kalian langsung menghakimi dia seperti itu." Ucap Sasa berusaha membela Zara.

Deg

Zara sangat tertekan saat dibentak mereka dengan nada tinggi, hatinya terasa sakit. Apalagi dalam hidupnya dia belum pernah dibentak, baru kali ini dia merasakan sakitnya dibentak dihadapan orang banyak. Kedua orang tuanya yang merawat dari kecil pun belum pernah bentak seperti ini tapi kenapa mereka dengan entengnya mengatakan kata-kata kasar begitu, tanpa dipikir terlebih dahulu. Setega itu kah mereka, tak pernah memikirkan perasaan orang lain, Tak terasa air matanya mengalir begitu saja, buru-buru ia mengusapnya. Takut dibilang lemah jika mereka sampai tau kalau dirinya sedang menangis. Rasanya sudah tidak kuat lagi ingin cepat keluar dari perpustakan ini, Zara tergesa gesa merapikan buku yang berserakan di lantai.

PANGERAN SYNDROMECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang