Perhatian!!!
Cerita ini lumayan panjang :)
----
Baiklah, akan kuceritakan saja pada sahabat-sahabat pembaca wattpad setiaku yang tidak pernah pergi meninggalkanku dan selalu mendukungku.
Ada banyak hal di luar sana yang harus aku lakukan. Peranku bukanlah di kampus, tapi peranku ada di lingkungan masyarakat untuk menjalankan hal-hal kemanusiaan untuk saling menolong sesama.
Tak apa jika aku dinilai tak memiliki passion berorganisasi, tak membangun nama baik kampus melalui kontribusinya di kampus dalam berbagai event dan kegiatan, dipandang hanya mengejar nilai A dimana ipk baik saja tak menentukan nasib masa depan.
Sungguh, penilaian yang sesungguhnya menyesakkan. Tapi aku tak peduli, karna bahkan di luar sana ada banyak orang-orang yang menyayangiku dan menerima keberadaanku dengan hati mereka yang terbuka. Mereka sama sekali tak pernah memandang itu semua, yang mereka butuhkan di luar sana hanyalah ketulusan dalam mengulurkan tangannya untuk saling membantu dalam kesulitan.
Memangnya aku siapa? Telah melakukan apa?
Aku hanya manusia biasa yang diberi amanah oleh Allah untuk menyelesaikan beberapa persoalan di Bumi. Salah satunya memang melalui kemampuan indigoku ini.
Aku tak membutuhkan sertifikat sebagai penghargaan bahwa aku telah menjabat sebagai seseorang yang berjasa. Aku tak membutuhkan pujian dan justru orang lain tak perlu tahu aku ini siapa. Biarkan orang cukup mengetahui aku sebagai Nayshi yang biasa saja. Bahkan aku telah mendapati seseorang memandangku tak memiliki kemampuan apa-apa. Nilaiku memang rata-rata A, tapi menurutnya aku tidaklah berguna karena tidak memiliki passion yang menonjol di kampus.
Yaaa... intinya, aku telah di cap dengan segala kemungkinan terburuk. Ya sudahlah... Sekarang aku telah menjadi pribadi yang tidak peduli pada omongan tersebut. Aku hanya perlu mengingat bahwa di luar sana masih ada orang-orang yang menyayangi dan menghargai keberadaanku.
Setidaknya pula, ketika aku meninggalkan jadwal perkuliahanku, aku telah memohon pada Allah agar aku diberi pemahaman yang baik karna aku memiliki 3 tanggung jawab sekaligus pada pundakku ini:
1. Aku memiliki tugas sebagai seorang anak, dimana aku harus berbakti pada kedua orang tuaku.
2. Aku memiliki tugas sebagai seorang mahasiswa, dimana aku harus menuntut ilmu dengan sebaik-baiknya.
3. Tuhan menitipkan satu tugas lagi sesuai dengan kesanggupanku, dimana aku harus memanfaatkan kemampuan indigoku ini sebagai kemampuan yang menjadikanku sebagai manusia yang bermanfaat di Bumi.
Aku telah berpikir panjang, jika aku menyibukkan diri di kampus dengan berorganisasi, akan ada banyak orang di luar sana yang menantikan waktu luangku. Sungguh, aku lebih menyayangi orang-orang di sekitarku. Maka aku memilih untuk berkuliah sebagai jalan menuntut ilmu, dan urusan passion lainnya, Allah pasti akan mengiringinya melalui jalan lain. Bukankah segala sesuatu tidak harus sama seperti orang lain?
Yang ada di kepalaku, aku sangat menyadari bahwa berorganisasi memang diperlukan dan kontribusi mahasiswa pun sangat dibutuhkan dalam membangun nama baik kampus. Jika aku memiliki waktu, tentulah aku akan melakukannya seperti kawan-kawanku.
Tapi sayang, aku bukanlah seseorang yang bisa menghabiskan waktu di dalam ruangan. Telah kusaksikan, ketika jam kuliah selesai, maka mereka pergi ke ruangan untuk berkumpul karna rapat. Kadang mereka sibuk, tapi kadang mereka hanya sekedar tak ingin pulang dulu.
Aku kadang bingung, apa mereka tak ada tugas lainnya? Enak sekali hidup mereka ini, kalau aku tak diberi satu amanah oleh Allah, mungkin hidupku akan sama seperti mereka. Tak perlu dikejar-kejar oleh pengabdian yang harus kulakukan. Pasti masa mudaku sama seperti mereka :')
KAMU SEDANG MEMBACA
Indigo Crystal 2
ParanormalDunia ini tidak seperti apa yang kita lihat. Terdapat banyak misteri dalam kehidupan ini Apa yang kau lihat, Apa yang kau saksikan, Apa yang kau rasakan, Apa yang kau ketahui, Masih tersimpan banyak misteri di dalamnya. Terlebih lagi tentang dua ala...
