44 - Misteri Pendakian Gunung

442 42 3
                                    

Pesan ini bisa jadi peringatan bagi anak-anak muda sekarang yang hobi mendaki gunung. Tapi ingat ya, tulisan ini tidak untuk melarang kalian, hanya sekedar mengingatkan saja untuk lebih memahaminya dan berhati-hati.
......

Adakah di antara kalian yang memiliki hobi mendaki gunung? Atau mungkin, senang pergi ke hutan?

Mungkin, ada banyak ya di antara kita yang senang dengan keindahan alam. Aku juga termasuk orang yang lebih memilih untuk diajak pergi mengembara dibandingkan hanya sekedar duduk menonton di bioskop atau ke mall-mall.

Sejak SD, kegiatan sekolah yang paling membuatku bersemangat adalah kegiatan persami. Hmm... walaupun penglihatanku perihal makhluk halus tidak bisa dihindari, tapi menurutku mereka adalah bagian dari alam yang memang diciptakan untuk mengisi kehidupan di bumi. Kehidupan yang sejatinya memang berdampingan dengan kita semua, tidak hanya di hutan saja. Dengan menjelajah alam, aku jadi lebih bisa mengasah kepekaanku terhadap gejala-gejala alam dan juga pesan-pesan positif dari alam.

Hutan, sebenarnya aku sangat suka dengan nuansa hutan. Entah kenapa dengan mengeksplornya lebih jauh, rasanya seperti ada energi positif yang membuatku kembali merasakan semangat baru, seolah merasa bebas. Tapi bukan hutan belantara ya, kalau hutan belantara mah udah pasti aku gak akan berani karna pasti masih banyak binatang buasnya.

Membahas soal binatang buas, sebenarnya kalau menurut orang jawa, orang yang lahir di waktu sore hari atau di waktu senja seperti aku ini katanya tidak dianjurkan untuk pergi main-main ke hutan. Apalagi kalau hutannya hutan belantara yang masih jarang-jarang diinjak oleh manusia.

Menurut orang jawa itu sendiri, seseorang yang lahir di waktu sore hari menjelang malam atau senja, mereka disebut sebagai "julung caplok". Julung sendiri artinya suatu nasib seseorang berdasarkan hitungan jawa. Bagi orang jawa, apalagi kalau yang memahami ini, sebenarnya hitungan-hitungan ini bukanlah sesuatu yang musyrik kok. Hitungan-hitungan ini sebut saja sebagai suatu ikhtiar atau usaha kita sebagai manusia untuk lebih teliti dan berhati-hati dalam bertindak atau menjalani kehidupan.

"Segala sesuatu memang sudah ditetapkan oleh Tuhan, tapi manusia diberi kesempatan untuk berusaha merubah nasibnya dengan cara yang baik agar mereka lebih berhati-hati dalam menjalani hidupnya, dan tentunya agar mereka tetap mengingat Tuhannya. Dan di Indonesia sendiri, telah kita sadari bahwa banyak sekali adat dan budaya yang masih melekat dalam kehidupan sehari-hari kita, dimana salah satu tujuannya adalah untuk tolak bala atau terhindar dari marabahaya."

Nah, seseorang yang lahir di sore hari ini menurut adat orang jawa katanya mereka sangat rawan menjadi mangsa seekor harimau. Katanya, harimau itu tidak sembarangan mencari mangsa. Di sini mungkin tafsirnya masih agak samar sih ya.

Kalau berdasarkan pengalaman pribadi dan juga pengalaman kakak juga sepupuku yang suka naik ke gunung, Harimau yang dimaksud ini mungkin dibagi jadi dua versi.

Jadiii...
Adat orang jawa itu kan punya pantangan-pantangan yang tidak boleh dilakukan. Tapi ini semua kembali lagi ke diri sendiri ya, boleh percaya atau tidak. Aku sebagai orang jawa yang masih lekat dengan adat dan budaya hanya sekedar mengingatkan dan berbagi informasi sebagai pengetahuan saja.

Untuk orang yang lahir sore, apalagi saat senja. Ternyata mereka itu sebaiknya jangan main-main ke hutan apalagi gunung. Karena mereka yang lahir sore itu bisa menjadi incaran harimau. Istilahnya, mungkin hari apesnya mereka yang lahir sore itu ya ketika dia gak hati-hati sewaktu lagi main ke gunung.

Indigo Crystal 2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang