Alex pun terjatuh sungguh ia tidak tahan lagi berada disini traumanya saja masih belum sembuh tapi disisi lain ia juga harus menyelamatkan ica, ia tidak akan membiarkan kejadian 4 tahun lalu terulang kembali.
"Lex lo kenapa"
Alex hanya diam dan mencoba berdiri kembali ia harus segera menyelamatkan ica.
************************************
"Ini gak mungkin" Ica terduduk lemas memikirkan apa yang di baca nya barusan, tangannya masih gemetar memegang foto usang yang sempat ia lepas dari buku itu.
Brakkk!!!!
"Adam" Ica pun langsung berlari dan memeluk alex.
"Sayang kamu gakpapa kan, mana yang luka hah? Jawab aku di mana?
"Aku gakpapa kok" Ica menangis memeluk Alex dengan sangat erat.
"Kalo gakpapa kenapa kamu nangis"
Ica pun melepaskan pelukannya.
"Aku hanya takut"
"Yaudah sekarang aku anter kamu pulang ya nanti aku minta tolong sama sinta untuk izinin kamu"
Ica pun menurut saja karena badannya tiba tiba lemas.
Ting!
From : Alex
Sin Ica udah ketemu gue minta tolong lo izinin ya gue mau anterin Ica pulang
"Ada apa sih sebenarnya"
"Kenapa Sin"
"Alex chat gue dia minta tolong gue untuk izinin Ica"
"Emang Ica kenapa pakek izin izin"
"Gue gak tau rin"
*******
"Sekarang kamu istirahat okey"
"Kamu mau kemana" Tanya Ica pasalnya setelah menyuruh Ica istirahat Alex beranjak pergi.
"Aku cari makanan dulu kamu belum makan kan tadi juga pasti belum sarapan yakan"
"Heheh kok tau"
"Sinta sm Ajeng gak ada siapa yang mau kamu andalin untuk buat sarapan"
"Gak usah di dijelasin juga kali, ketauan banget akunya gak bisa masak"
"Yaudah jangan ngambek, aku tinggal bentar ya" Ucap Alex sembari mengusap kepala Ica dengan lembut.
"Jangan lama lama"
"Iya icaku"
Segera Ica memalingkan wajahnya ia sangat malu benar benar malu ia tak kuasa menahan panas di pipinya mendengar panggilan mesra dari adamnya.
Senyumnya kembali lenyap saat ia mengingat tentang buku itu dia masih penasaran apa lagi yang dituliskan dalam buku usang itu.
Ica pun buru buru mengambil tas nya dan mengeluarkan buku itu.
"Apa karena kesamaan ini" Gumam ica.
Ica melanjutkan membaca buku itu selama membaca Ica menahan sesak di dadanya air matanya sudah tidak bisa ia tahan lagi.
Ceklek!
"Eh kenapa lo nangis" Tanya Sinta kaget melihat Ica menangis.
Ica terkejut saat Sinta tiba tiba datang, dan buru buru ia menyembunyikan buku itu.
"Gakpapa kok, kenapa udah pulang lo bolos ya"
"Gue khawatir bukan bolos, jangan sama samain sama lo"
"Duh sensinya maacih ya udah khawatir"
"Mana Alex bukannya tadi nganter lo"
"Alex keluar cari makanan buat gue romantis kan"
"Yayayya serah lu"
"Eh btw lo udah jadian ya sama vian"
Sinta yang mendengar hal tidak masuk akal yang keluar dari mulut Ica pun melotot.
"Temen gue kemarin nyebar hoax besok besoknya langsung bisu" Cibir sinta.
Ica spontan menutup mulutnya, wait semenjak kapan sinta mempunyai teman selain dirinya dan Ajeng.
"Bercandaan lo gak lucu, gue kan cuma nanya klo gak juga cukup jawab aja ya atau tidak lo aja yang ribet"
"Udah ah ladenin lo buat darah gue naik aja"
"Yaudah sana pergi dasar jomblo"
Huhhh kalo saja badannya tidak lemas sekarang sudah dipastikan sinta akan habis ditangannya.
Abaikan masalah sinta, sekarang dari mana adam tau bahwa dirinya didalam itu bahkan dirinya saja tidak teriak teriak untuk mencoba minta tolong tapi kenapa tiba tiba Alex sudah ada disana. sebaiknya ia akan menanyakan hal itu jika Alex sudah kembali.
"Ehemm... "
"Eh, udah pulang cepet amat"
"Nih dimakan habisin"
"Siap"
"Oh ya aku mau tanya kamu tau darimana aku ada disitu" Tanya ica sembari mengunyah.
"Aku tau dari sahabat kamu"
"Sinta?"
"Bukan tapi Ajeng"
Hah ajeng, bukannya ajeng sedang berada di rumahnya rina lagian mana mungkin jelmaan itu mau memberitahu Alex yakan.
"Bukan ajeng yang kamu pikirkan" Lanjut Alex seolah olah tau apa yang dipikirkan ica nya.
"Tapi ajeng sahabat kamu yang lagi terjebak di dunia lain"
"Maksudny kamu juga bisa liat"
"Ya kamu bener dan Inilah salah satu masa laluku yang siapapun tidak ada yang tahu sampai sekarang maafkan aku yang menutupi semuanya dari kamu"
"Salah satu masa lalu maksudnya kamu indigo"
"Ya semacam itulah"
"Okey aku bakal maafin kamu asal. Kamu ceritaiin semuanya ke aku tanpa terlewat bagian sedikit pun"
"Janji kamu nggak bakal ninggalin aku"
"Aku janji" Ucap ica dengan sangat yakin.
*****
Nah ada yang penasaran dengan masa lalu Alex?
Atau penasaran dengan buku yang di baca Ica?
Tungguin di chapter selanjutnya :)
Ikrhyu_
KAMU SEDANG MEMBACA
GhostFriend {TAMAT}
Random3 Sahabat yang bersekolah di salah satu sekolah yang tersimpan banyak misteri didalamnya. Ica Kayla Putry Ajeng Liora Sinta Caroline Saya ingin kamu mati... Janji lo bakal bertahan buat gue? Gue bakal bertahan buat kalian sekalipun nanti hanya...
