Flasback on
Rina yang lupa mencatat rumus matematika kemarin pun terpaksa harus pagi pagi sekali datang ke sekolah dikarenakan catatan itu akan dikumpulkan hari ini, jika bukan karena buk dewi yang menjadi guru matematika nya ia tidak akan sudih datang sepagi ini hanya untuk mencatat rumus tidak penting itu melihatnya saja sudah pusing apalagi mencatatnya, saat dirinya asyik bermain handphone ia menabrak seseorang
Brukk...
"Eh maaf maaf" Ucap laki laki yang mengulurkan tangannya
"Kalo jalan tu pakek" Ucapan rina terhenti saat melihat siapa yg didepannya
"Astaga ciptaanmu tuhann" Batin rina yang tak sedikit pun memutuskan pandangannya
"Kamu gakpapa" Ucap laki laki yang masih mengulurkan tangannya untuk membantu rina, yang di bantu sama sekali tidak paham padahal capek kan ya ngulurin tangan terus wkkwk.
Rina pun tersadar dan buru buru ia menyambut uluran tangan itu dengan senang hati
" Eh iya gakpapa kok, aku yang salah tadi aku jalan fokusnya ke HP" Ucap rina.
huhh dasar giliran cogan aja gakpapa coba kalo orang burik pasti habis diomelin rina.
"Oke lain kali hati hati ya" Ucap laki laki itu yang tersenyum
"Ohh senyumnya astaga" Batin rina yang menatap laki laki itu dengan mata yang berbinar
"Eh maaf kamu anak baru ya? " Tanya rina
"Iya aku pindahan" Ucap laki laki itu
"Aku pindah karena seseorang" Batin laki laki itu sembari tersenyum membayangkan sosok wanita yang sudah lama tidak ia jumpai.
"Tuhkan senyum lagi, pasti dia kagum sama kecantikan gue" Batin rina tersenyum bangga
"Ohh kenalin aku Rina anak IPA 2" Ucap rina yang mengulurkan tangannya yang tidak sabar ingin menjabat tangan cogan didepannya ini, bahkan ia berencana tidak ingin mencuci tangannya selama 2 minggu. Dasar rina lebay
"Alexandram Wiliam" Ucap laki laki itu yang menyambut uluran tangan rina
"Nama yang tidak menghianati hasil" batin rina yang tersenyum dan masih menjabat tangan laki laki itu dengan erat.
"Panggil aja Alex" Ucap alex yang agak risih dengan jabatan tangan rina yang semakin erat. Ya alex sengaja membiarkan semua orang memanggil nama depannya saja dan tidak membiarkan satupun orang yang memanggil nama tengahnya karena itu hak orang yang ada dihatinya sekarang dan alasan dibalik kepindahannya disekolah ini.
Rina pun tersadar dan buru buru melepaskan tanggannya
"Gue rina, cukup panggil rina kalo ditambah sayang juga gakpapa" Ucap rina tersenyum
Alex hanya tersenyum menanggapi apa yang di ucapkan rina, beda sekali dengan wanitanya
"Gue duluan ya" Ucap alex yang melenggang pergi meninggalkan rina
"Dah alex sampai jumpa lagiiii" Teriak rina yang sudah kejang kejang efek kelebayannya.
Rina yang melihat ica dari kejauhan pun langsung mengejar ica tapi langkahnya terhenti saat ia tak sengaja melihat wanita yang duduk sendirian dibelakang sekolah
"Bukannya itu ajeng, bener gak sih? Ucap rina penasaran tapi kenapa gak pakek baju sekolah
Rina pun mencoba melihat lebih dekat lagi dan benar saja itu ajeng
" Jeng ngapaiin?" Teriak rina
Ajeng pun menoleh dan tersenyum sinis mengerikan
"Kenapa gak pakek baju sekolah?" Teriak rina ia tidak berani harus menginjakan kaki ke belakang sekolah yang terkenal angker itu
Ajeng hanya menggeleng menanggapi ucapan rina
"Lo gak takut, nanti kerasukan setan jeng" Ucap rina yang mengingatkan ajeng
Lagi hanya dihiraukan oleh ajeng
"Yaudah deh buruan pulang ganti baju sana nanti telat sekolah" Ucap rina yang melenggang pergi dan melanjutkan langkahnya yang menyusul ica
Flasback Off
"Gue udah berulang kali ingetin kalo yang tinggal sama kita itu bukan ajeng tapi jelmaan. Sekali lagi JELMAAN" Ucap ica dengan penekanan
"Siapa jelmaan? "
Rina kaget bukannya itu cogan yang tadi pagi kan
"Kalo jodoh emang gak bakal kemana" Ucap rina yang tersenyum menatap laki laki yang berdiri tidak jauh darinya
Lain lagi dengan ica yang kaget sekaligus sangat senang betapa bahagianya ia bisa menatap langsung sosok laki laki yang selama ini menjadi pemilik hatinya.
Alexandram yang sedang mencari kelasnya pun tidak sengaja mendengar keributan dari arah kelas yang menjadi tujuannya..
Dirinya sudah diberitahu kepala sekolah bahwa ia akan masuk di kelas IPA 2. Ia tidak terkejut lagi jikapun kepala sekolah tidak memberitahunya sekali pun ia sudah tahu karena ayahnya lah yang mengurus semuanya termasuk kelas yang sama dengan wanitanya. ia sengaja melakukan ini karena ia tau wanitanya ada dikelas itu tapi yang jadi masalah wanitanya datang sepagi ini. padahal ia berharap wanitanya akan datang seperti biasa mengingat wanitanya itu selalu saja kesiangan tapi apa ini orang nya saja sudah ada didepannya.
"Tidak ada yang berubah, sama seperti 4 tahun terakhir kita bertemu Cantik" Batin alex tersenyum geli melihat wajah wanitanya yang sangat lucu menurutnya
"Tuhkan senyum lagi, aisss bisa bisa gue deabetes" Batin rina tersenyum membalas senyum alex
"Adam" Ucap ica tersenyum dengan mata yang berkaca kaca
Ica masih tidak percaya siapa yang ada didepannya sekarang, ica sebenarnya tahu bahwa adam nya akan pindah ke sekolah yang sama dengannya tapi itu 2 minggu lagi dari sekarang tapi apa ini, orangnya sudah ada berdiri tepat tak jauh darinya dengan wajah yang semakin tampan
Alex tersenyum ia sangat merindukan panggilan itu.
"Adam?, itu alex ca ituloh cogan yang gue ceritaiin tadi pagi awas kalo aja lo nikung tadi aja bilang gak suka sekarang senyam senyum" Ancam rina tidak senang saat melihat ica yang tersenyum dan siapa adam jelas jelas dia orang pertama kali yang bertemu cogan itu dan ia tahu betul siapa nama laki laki itu.
TBC....
Yeyyyy aku update lagi nih... Semoga kalian suka dengan cerita aku yang absurd ini.
Ikrhyu_
KAMU SEDANG MEMBACA
GhostFriend {TAMAT}
Diversos3 Sahabat yang bersekolah di salah satu sekolah yang tersimpan banyak misteri didalamnya. Ica Kayla Putry Ajeng Liora Sinta Caroline Saya ingin kamu mati... Janji lo bakal bertahan buat gue? Gue bakal bertahan buat kalian sekalipun nanti hanya...
