Alexa sedang menikmati pemandangan di sebuah taman. Banyak orang-orang yang sengaja datang kesini untuk menikmati suasana sore hari yang indah disini.
Alexa memilih pergi pergi ke taman daripada pergi bersama para sahabatnya ke mal. Dia memang suka pergi ke sini, taman ini adalah tempat faforit Alexa.
Hanya untuk sekadar menenangkan pikirannya yang sedang suntuk atau berjalan-jalan dengan hati yang sedang riang. Kali ini entah Alexa datang karena apa, tapi yang jelas Alexa rindu taman ini sehingga membuatnya ingin kesini.
Alexa melihat pasangan muda yang membawa anaknya berjalan-jalan. Mereka terlihat bahagia berlarian mengejar sang buah hati yang usianya diperkirakan baru 4 tahun. Anak itu terlihat lucu dan sangat menggemaskan sampai membuat Alexa tertawa melihat tingkahnya.
"Ayo cini kejal Bala." teriak anak bernama Bara itu sambil berlarian kesana kemari.
Saat es krim Bara tumpah dan tak sengaja mengenai seragam Alexa yang tengah duduk di bangku taman, anak itu menangis.
"Mamaaa..."
"Es klim Bala tumpah... Huaaaaahaa.."
Alexa mencoba menenangkan Bara dengan menggendongnya. "Jangan nangis sayang, nanti kita beli es krim baru ya."
"Gamau Bala maunya es klim yang itu."
"Bara." kedua orang tua Bara datang. "Nanti kita beli yang baru. Kan yang itu udah tumpah. Ayo minta maaf sama kakak itu."
Seragam sekolah Alexa terkena noda es krim coklat yang Bara jatuhkan. Bara merasa bersalah telah melakukan kesalahan. "Maafin Bala ya kakak cantik." kata Bara dengan nada cadelnya.
"Iya sayang, nggak papa kok."
"Maafin Bara ya." kata mama Bara.
"Nggak papa kok."
"Ayo bara kita pulang." mama Bara membawa Bara pergi.
Hp Alexa berdering. Sembilan panggilan tak terjawab dari Alfans. Alexa memilih untuk tidak mengangkatnya. Dia melanjutkan aktavitasnya menikmati senja di sore hari.
***
Di sebuah pusat perbelanjaan ibu kota, tiga orang sahabat sedang menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang.
"Eh Sa bagi-bagi dong." Lalisa merebut sekotak es krim yang dibawa oleh Prianca.
Gadis yang biasa dipanggil Sasa itu langsung menghindar kala tangan lalisa berusaha merebut sekotak es krimnya.
"Nggak boleh Lisa sayang, ingat ini buat siapa?"
Lisa mengerucutkan bibirnya lalu menghentak-hentakkan kakinya ke lantai mal. "Elah Sa, bagi satu doang jugak. Pelit lo!"
"Yaelah Lisa, bocah lo." Tender mencubit hidung Lisa. "Beli lagi ngapa."
"Nggak mau, gue maunya yang itu titik.
"Eh Sa, makan yuk." ajak Tender sambil menunjuk restoran cepat saji yang ada di mal itu.
Mereka telah berjalan-jalan hampir tiga jam lebih. Sejak pulang sekolah mereka langsung ke sini. Bermain-main keliling mal selama ber jam-jam tentunya membuat mereka kelelahan dan lapar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alexandra~Alfanso❤ (End)
Teen Fictionistri kedua "jadi Alexa mau dijadiin istri kedua?" Alexa menjambak rambutnya frustasi. "Ini nggak mungkin. Tolongin Alexa!" "Gue nggak tau pasti tentang semua ini, tapi gue jamin info yang gue dapetin ini akurat." "Kalau memang Reonaldo Alfanso in...
