Vote dulu sebelum baca!!
Sama seperti janji aku. Malam ini aku akan up cerita ini. Selamat membaca dan jangan lupa vote sebanyak-banyaknya. Ok.
Alexa meraba-raba ke sampingnya dengan mata yang masih tertutup rapat dan enggan untuk bangun. Dasar Alexa, padahal matahari sudah bersinar terik diluar sana dan dia harus berangkat sekolah tapi jam segini belum juga bangun. Ini pasti karna semalam pulang terlalu larut. Dann... dimana dia? Alexa mengernyitkan dahinya mencari-cari sesuatu disampingnya dan kini diapun sudah terbangun.
"oh no!" kagetnya sambil menyingkap selimut tebal yang menyelimuti tubuh polosnya. Dia buru-buru mengambil pakaian sekenanya di lemari seraya mengobrak-abrik seisi kamar. "kemana??" tanyanya kesal.
"kak.. kak ALFANS!!" teriak Alexa dari dalam kamar. Dia yakin laki-laki itu belum bangun, karena Alfanso pulang lebih larut darinya. Terbukti saat Alexa keluar kamar untuk mengambil air, kamar Alfans masih kosong. Alexa mengintip? Ya.. dia memang mengintip malam itu. memastikan Alfanso tidak membawa jalang pulang dari club. Ada-ada saja bukan.
"kak Alfansoooo!!" teriaknya lagi saat pria itu ternyata tidak ada dikamarnya dan kondisi amar yang berantakkan dengan baju berserakan dimana-mana. 'dimana laki-laki itu?' pikirnya. Apa dia tidak pulang, atau jangan-jangan? Ahh sudahlah.
Alexa berlari ke ruang kerja, ruang tv dan kamar mandi. Tidak ada orang. Dia pun akhirnya turun kebawah dengan nafas yang terengah-engah entah kenapa. "Alfansoooo...."
Saat tiba dibawah bukan Alfanso yang ada disana, melainkan seorang wanita yang tak lain adalah Dhea. 'apa Dhea si sekertaris itu?' geramnya. Saat penampakan sosok Dhea sedang serius memasak didapur. "Dhea!" menghampiri si pemilik nama.
"apa bu." Jawab Dhea sopan sambil menghentikan aktivitasnya. Dia hampir saja syok saat melihat wajah baru bangun tidur Alexa yang terlihat menyeramkan. Tatapan istri siaga.
Saat Alexa menghampiri Dhea, tiba-tiba Alfanso muncul entah dari mana asalnya. "hei baby.. kau sudah bangun?" tanya Alfans tersenyum ramah. "aku sengaja tak membangunkanmu, aku tau kau lelah semalam dan aku sudah minta izin gurumu karna kau tidak masuk sekolah." Paparnya sambil tersenyum tiada henti.
Alexa memalingkan wajahnya dari laki-laki membosankan yang sok manis itu, heran kenapa dia selalu bersikap sok romantic didepan dhea sekertarisnya. Menjijikkan. "ngapain kamu disini?" tanya Alexa sinis pada Dhea.
Dhea yang cantik itu seketika wajahnya pucat pasi ditatap sedemikian tajam oleh Alexa. Apa salahnya?
"jangan marah-marah, Dhea kesini membuatkan sarapan untukku." Lembut Alfans sambil melayangkan senyumnya. Benar-benar lelaki aneh, berubah-ubah sikap setiap bertemu orang. "sudah baca pesan dari grandma?" tanyanya membuka percakapan dipagi hari dengan sang istri. Dan yang ditanya malah merengut tidak menjawab sama sekali.
"sudah,." Jawab Alexa ketus. "bagus kalau begitu." Tambah Alfans.
Sebelum pulang ke Indonesia Alfans sempat berkunjung ke rumah Grandma Alexa. Meski tempatnya jauh dari hotel dan perusahaannya Alfans sengaja sempatkan datang kesana setelah pekerjaannya selesai. Grandma Alexa sangat welcome padanya, dia banyak membawakan oleh-oleh untuk cucunya tersayang, Alexandra istrinya.
"dimana boneka Teddy Alexa!" tanya Alexa dengan tatapan membunuh dan semakin kesal saat yang ditatap malah tersenyum-senyum gila. Membuat Alexa geram sendiri apa yang habis dimakannya? Atau dia habis melihat sesuatu? Oh tidak!! Kalau bukan dia siapa lagi, dirumah ini hanya ada Alexa dan Alfans. Minus Dhea. Sinis Alexa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alexandra~Alfanso❤ (End)
Ficțiune adolescențiistri kedua "jadi Alexa mau dijadiin istri kedua?" Alexa menjambak rambutnya frustasi. "Ini nggak mungkin. Tolongin Alexa!" "Gue nggak tau pasti tentang semua ini, tapi gue jamin info yang gue dapetin ini akurat." "Kalau memang Reonaldo Alfanso in...
