Alexandra - Alfanso 47

1.5K 54 1
                                        

Alexandra – Alfanso 47
Siang berganti malam, hari demi hari telah berlalu. Dan kian hari kondisi kesehatan Alexandra dan Gilang semakin membaik. Alexandra menunjukkan kondisi kesehatan yang membaik dengan pesat, hal itu membuat Alfanso sangat senang. Karena istrinya sudah diperbolehkan pulang.

Ini adalah pertama kalinya mereka pulang kerumah sebagai sepasang suami istri yang sesungguhnya. Maksudku bukan berarti sebelumnya mereka bukan suami istri, tetapi kali ini mereka pulang dengan penuh suka cita menyambut lembaran baru yang membentang indah didepan mata dengan dihiasi cinta dari ke duanya. Alfanso rasanya masih tidak percaya, di pernikahan keduanya ini dia kembali bisa merasakan jatuh cinta. Bahkan dalam benaknya masih terbesit bahwa ini hanyalah ilusi semata yang dibuat tuhan untuk mengalihkan perhatiannya dari bayangan Rosalina Megantara.  Atau hanya mimpi buruk dalam tidurnya yang kEBO itu, bisa jatuh cinta dengan cewek paling menjengkelkan yang dijodohkan oleh orang tuanya. Yang bahkan dulu pernah ia rencanakan perceraiannya. Tapi tidak! Ini nyata, Alexandra hanyalah miliknya seorang. Jika ada yang berniat merebutnya, maka orang itu tidak sayang pada nyawanya sendiri.

Bagaimana dengan Gilang? Kalian tahu, anak itu memang pulih lebih cepat dibandingkan Alexa. bahkan dia sudah sadar dari pingsannya kurang dari 24 jam setelah kejadian itu. Apakah kondisinya baik-baik saja? Mungkin fisiknya baik, tapi tidak dengan psikisnya. Ada beberapa kejadian di rumah sakit yang membuatnya menjadi anak yang berbeda dari biasanya. Hal itu disebabkan oleh berbagai factor. Tentu kalian tahu siapa penyebabnya bukan?

Aku punya pertanyaan pribadi untuk pembaca cerita ini, dan kebetulan sejalan dengan tema part ini. Hanya bagi yang mau jawab ya, “ apa kalian pernah berfikir bagaimana orang tua bisa bahagia dengan dunianya sendiri tanpa menghawatirkan keadaan putranya sedikitpun?” kalian boleh jawab menurut versi kalian masing-masing. entah itu  kalian dedikasikan untuk seorang Alfanso atau seorang Anggel, atau diri kalian sendiri.
Saat ini Alexa sedang duduk di ruang keluarga sebuah rumah berlantai 3 yang didominasi dengan cat berwarna putih. Kekesalan tengah dirasakannya saat ini, karena Alfanso melarangnya melakukan aktivitas apapun. Padahal saat ini Alexa sangat ingin melakukan segudang aktifitasnya sebagai istri. Bukan tanpa alasan, si ratu kecantikan pada masanya ini ingin melakukannya. Itu karena dia sedang sangat senang pindah ke rumah baru yang di bangun Alfanso didaerah Jakarta selatan itu.

Mereka baru saja pindah dari apartemen yang mereka tempati dulu dua hari yang lalu. Dan hari ini saatnya beres-beres rumah dan menata ruangan serta pernak Pernik yang sudah tersedia.

“Xa, Gucci ini taro dimana?”   “di dekat kamar tamu aja.”
“aku maunya warna yang gelap.”

“tapi aku mau ruangan ini di cat warna putih kaya yang di  apartemen kita.”

“aku mau ini seperti yang ada di kantorku.”

“apartemen titik!!!”

“ya, baiklah.” Jawab Pria itu pasrah. Padahal menurutnya ini adalah lantai 3 yang tepat didesain dengan nuansa malam karna dapat dijadikan arena pemantauan dari berbagai sisi. Takut jika ada penyusup masuk ke rumahnya. Demi sitri, apasih yang nggak?

Dan masih banyak lagi perdebatan yang lainnya dalam menata rumah baru. Karna memang Alfanso tidak memakai jasa pembantu atau semacamnya untuk menata rumah barunya. Dia hanya ingin menghabiskan momen ini bersama Alexandra.

“ ini jangan ditaro disitu, kurang pas!” kata Alexa sambil menunjuk benda besar yang dimaksudnya.
Hufh… Alfanso yang baru saja memindahkannya hanya bisa menghela nafas. “terus di taro dimana maemunah?” tanya nya kesal sekaligus gemas.

“ya taro ditempat lain lah yang pas, kamu pikirin dong.” Jawab Alexa protes.

“aku bingung sayang,”
“katanya kak All dulu pernah sekolah Arsitek, masa naro kaya begini aja gabisa.” Papar Alexa pada suaminya.

“aku memang pernah sekolah arsitek di Jerman, tapi gagal lulus gara-gara kamu Alexa.” ucap Alfanso sambil duduk selonjor  dilantai dekat sofa tempat Alexa. menyandarkan punggungnya pada betis Alexa.

Alexandra~Alfanso❤ (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang