Jangan lupa commen & vote nya ya..
Selamat membaca.😊 new normal. Alexa&Alfanso pun akan cepat normal. Upss keceplosan😳hhehee😄😀✌
Alexa bergegas keluar dari rumah orang tuanya. Lalu menghampiri sopir yang sedang membantu satpam berjaga didepan gerbang rumah itu.
"pak Arman ayo antar Alexa!" perintahnya pada laki-laki yang dipanggil pak Arman itu.
Pak Arman pun langsung berlari ke garasi untuk menyiapkan mobil yang akan digunakan untuk mengantar nona nya. Alexa pun langsung masuk mobil setelah pak Arman selesai. "non Alexa mau kemana?" tanya pak Arman yang sedang duduk dikursi kemudi. "bandara!"
Pak Arman mengangguk paham dengan intruksi anak majikannya itu. kemudian melajukan mobil keluar gerbang yang sudah dibukakan oleh security meninggalkan pekarangan rumah itu.
Pak Arman yang sedang mengemudi melihat ke kaca kecil yang berada di atasnya. Terlihat bayangan sang nona yang sedang tersenyum menunjukkan wajah berseri-serinya. "non Alexa mau ke luar kota?" tanya pak Arman penasaran dengan tujuan gadis itu.
"nggak pak, Alexa kan nggak bawa koper." Jawab Alexa sambil terkekeh karena pak Arman yang terlihat bingung. "ooh iya ya." Pak Arman menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Bagaimana dia bisa lupa kalau sang nona tidak membawa koper satupun saat ini. Biasanya kan jika gadis ini akan bepergian dia akan membawa segala barang hingga kopernya tidak cukup hanya satu. Itu sudah menjadi kebiasaan nona kecilnya yang sekarang sudah beranjak dewasa, sudah punya suami malahan. Pak Arman melirik lagi kearah Alexa. Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, dulu saat Alexa kecil pak Arman lah yang mengasUH Alexa dan menemaninya bermain. Pak Arman sudah bekerja dengan orang tua Alexa sejak dirinya dirinya masih muda. Pak Arman tidak pernah berniat untuk mencari pekerjaan lain meski papa Alexa, tuan Herland sering menawarkannya jika ingin resign. Itu karena alasan kenyamanan. Dia sudah nyaman dengan keperjaannya sebagai sopir pribadi keluarga Herland.
"non Alexa pelan-pelan!" nasihat pak Arman saat lamunannya buyar karna Alexa yang tak sabaran keluar dari mobil. Mereka kini sudah sampai di bandara.
"hati-hati non, semoga berhasil." Teriak pak Arman saat Alexa sudah berlari kedalam.
Alexa terus berjalan dengan senyuman yang terus merekah di sudut bibir manisnya. Dia bahkan tak perduli jika semua orang sedang memperhatikannya dan akan menyebut dia orang gila karna senyum-senyum sendirian di tempat umum. Suasana bandara siang menjelang sore ini begitu ramai. Lalu lalang orang yang akan berangkat ke kota/negara tujuan dan juga orang yang sedang menjemput anggota keluarganya pulang Seperti Alexa saat ini.
Matanya semakin berbinar saat melihat sosok itu dari kejauhan. Tak mau menjadi lambat Alexa pun berlari kecil menghampirinya.
"Alfanso!" teriak seorang wanita. Yang membuat langkah Alexa tiba-tiba terhenti saat melihat pemandangan yang tidak ingin dilihatnya. Ingin berpaling, tapi mata dan lehernya terlalu kaku hanya untuk sekedar bergeser sedikit dari posisi semula. Bola mata itu terlanjur melihat semuanya dan seolah memberikan sinyal kepada seluruh tubuh untuk berhenti berfungsi. Sialan bukan?
Wanita itu bergelayut manja di tubuh Alfanso seolah sedang melepaskan kerinduan yang sedang membuncah dan tak bisa ditunda lagi. Seperti dua sejoli yang tak mau dipisahkan, dua manusia itu saling bercumbu didepan muka umum.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alexandra~Alfanso❤ (End)
Teen Fictionistri kedua "jadi Alexa mau dijadiin istri kedua?" Alexa menjambak rambutnya frustasi. "Ini nggak mungkin. Tolongin Alexa!" "Gue nggak tau pasti tentang semua ini, tapi gue jamin info yang gue dapetin ini akurat." "Kalau memang Reonaldo Alfanso in...
