Alexandra ~ Alfanso 2

3.2K 123 0
                                        

Alfanso sedang berada di ruang kerjanya.

Dengan kaca lebar menghadap ke luar gedung. Langsung memberikan pemandangan yang menampilkan gedung-gedung pencakar langit yang ada di kota ini dan juga penampakkan panorama senja dan juga cahaya pagi yang bisa dinikmati oleh Alfanso setiap harinya. Alfanso sendiri yang merancang khusus ruangan ini agar cahaya matahari pada momen-momen itu (sunset dan sunrice) dapat dia nikmati setiap lembur kerja. Alfanso adalah seorang pekerja keras. Wajar saja jika dia sudah memiliki perusahaan besar tanpa bantuan orang tuanya di usianya yang masih muda.


Saat ini pukul 17.30. Karyawannya kebanyakan sudah pulang. Hanya ada beberapa karyawan yang masih bekerja karna mereka lembur. Dan Alfanso sendiri masih sibuk dengan berkas yang menumpuk di mejanya.

Drrrttt...

Getar di hp Alfans membuyarkan konsentrasinya saat ini.

'Alfans hari ini papa belum bisa pulang. Papa bisa minta tolong antarkan berkas perusahaan papa ke rumah om Herlan?' Berkasnya ada di kantor papa! Nanti biar papa suruh asisten papa mengantar ke kantor kamu.'


Alnfanso membaca pesan dari papanya.

"Ke rumahnya om Herlan?" Alfans mengerutkan dahinya.

Dia memutarkan kursi goyangnya ke segala arah. Tubuhnya berputar-putar kesegala arah tapi fikirannya terpusat pada sesuatu.

Setelah lama berputar, Alfans melirik alrojinya. Waktu menunjukkan sebentar lagi akan magrib. Kantornya tak jauh dari rumah om Herland.

Tak lama kemudian asisten papanya datang memberikan berkas yang harus Alfanso antar.

Tak perlu waktu lama. Alfanso langsung membereskan meja kerjanya dengan sangat cekatan. Sebenarnya Alfans tidak perlu membereskannya karna sudah ada OB yang bertugas membereskan semua itu. Namun Alfanso terbiasa melakukannya sendiri.

Setelah selesai Alfanso pun segera pergi ke rumah itu.

***

Ting tunggg.....

Bel rumah keluarga Herlan berbunyi.

"Siapa yang namu sore-sore begini?" Alexandra bertanya sendiri di depan tv yang masih asik di tontonnya.

Ting.. Tungg.. Ting tung..

Bel kembali berdering berkali-kali karna penghuni rumah tidak juga membukakan pintunya.

"Alexaaa tolong bukain pintu nak!" panggil mama Alexandra.

"Iya maa sebentar." Alexa bangun dan membenarkan bajunya yang sedikit berantakan.

"Siapa ya?" tanya Alexa sambil membukakan pintu.

"Saya Alfanso. Saya kesini ada perlu dengan om Herlan. Boleh saya masuk?"  jawab Alfanso dengan penuh wibawa.

"Elo?" mata Alexa terbelalak kaget melihat laki-laki itu. "Ngapain lagi sih kesini? Nggak sopan amat magrib-magrib kok namu kerumah orang."

Alexandra~Alfanso❤ (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang