(Silakan Baca Hidden Words dulu)
Pengantin baru ✔
Punya anak ✔
Lalu... apa lagi?
Ikuti saja kisahnya. Kisah Taeyong dan Naura. Pasangan abu-abu yang kini jauh lebih berwarna dengan kisah barunya.
Hanya kisah sederhana yang mungkin terkesan biasa...
Jangan lupa pencet '⭐' sebelum baca. Ke depannya aku usahakan double up, tapi jangan lupa dukungannya juge ^^
Kalau ada typo, tolong koreksi, ya ^^
Enjoy 💚
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sudah satu bulan sejak Naura bekerja di bawah Marcel sebagai atasannya. Naura yang awalnya merasa damai dengan kondisi yang ada, seketika berubah 180 derajat saat tahu kalau Marcel selalu berusaha dekat dengannya. Ya, itu benar. Marcel sebenarnya bukan orang yang mau beramah-tamah, tetapi kalau soal Naura, dia akan berusaha melakukannya hanya agar merasa 'dekat'.
Beberapa kali Marcel keluar dari ruangannya ketika jam kerja, lalu diam di depan meja Naura cukup lama, kemudian pergi ke area lain di kantor, dan kembali ke tempat semula.
Tidak hanya itu, terkadang Marcel meminta Naura masuk ke ruangannya untuk meminta pendapatㅡyang tentunya masih soal pekerjaanㅡatau mengajaknya makan siang bersama. Sebagai karyawan, Naura menurut. Akan tetapi tetap menaruh batas antara karyawan dan atasan, jadi Naura akan menolak saat diminta makan siang bersama. Apakah Marcel memakluminya? Tidak.
Sejak berusaha didekati, Naura jadi sering makan dengan rekan kerjanya, tetapi tidak menghentikan usaha Marcel untuk mendekatinya hingga ikut makan siang dengan rekan kerja yang lain. Ya, setiap kali menolak, Marcel justru makin berusaha untuk dekat. Naura jadi tidak nyaman karena usaha pendekatan Marcel. Karyawan lain biasa saja dan malah berpikir kalau Marcel rupanya tidak seburuk itu.
Naura tidak sepolos itu dan berpikir kalau cara Marcel mendekatinya bukan sebagai atasan dan karyawan, melainkan lebih dari itu.
Apa Taeyong tahu? Ya, dia tahu. Naura selalu memberi tahu Taeyong soal tingkah laku Marcel yang teramat mengganggunya selama bekerja. Bagaimana respon Taeyong? Pria itu akan berpikir kalau Marcel hanya ingin dekat dengan karyawan dan menganggap Naura berlebihan. Selalu seperti itu jawaban Taeyong, sampai Naura muak karena sang suami seolah tidak mau sedikit saja merasa khawatir dengan keadaannya.
"Ra, mau pulang bareng?"
Naura yang sudah berada di depan gedung untuk pulang, dibuat terkejut ketika melihat Marcel ada di sampingnya.
"Maaf, Taeyong mau jemput."
Marcel menaikkan sebelah alisnya, merasa ragu dengan jawaban Naura. "Oh, iya? Kok belum kelihatan?"
"Mungkin ... macet."
Marcel memberikan seringai tipis yang tidak diperhatikan oleh Naura. "Mending sama aku, Ra. Kayaknya Taeyong juga nggak masalah kalau kita pulang bareng."
Naura mulai tidak nyaman dengan tingkah agresif Marcel yang sudah berlebihan, apalagi masih di kantor dan beberapa karyawan pun belum pulang. Beruntungnya karyawan lain tidak ada gosip sama sekali, setidaknya dari jangkauan Naura.