«breathe»
▶▶
Cit cit cit cit.
Airin membuka matanya perlahan terus melirik ke arah kanan tepatnya pada Belvy dan Samudra yang masih terlelap.
Cahaya matahari sayup-sayup masuk melalui celah jendela. Membuat Airin bangun dari tidurnya dan meregangkan badan. Terus mengelus perutnya yang semakin hari semakin membesar.
" Jangan sedih terus Rin, mulai sekarang harus belajar jadi istri beneran " Airin menyemangati dirinya sendiri, terlepas dari kejadian kemarin yang membuat Samudra terus-terusan memnita maaf sekarang Airin sudah harus lebih siap. Siap menjalani hari baru
Pertama ia keluar kamar dengan mengendap, pergi kedapur untuk membuat sarapan.
" Bikin nasi goreng aja lah "
Mulai dari memotong bawang menyiapkan nasi dan bahan bahan lainnya.
Setelah siap semua Airin mulai memasukan satu persatu bahan kedalam penggorengan.
Setelah siap semua ia menaruh nasi goreng buatannya diatas meja makan terus dututup dengan tutup saji. Sekarang giliran menyapu lantai dan membereskan rumah.
Baru saja Airin membalikan badan di hadapannya sekarang sudah ada Samudra dengan rambut berantakan dan mata yang masih tertutup.
" Astaga! Ngagetin anjayanto! " Airin menepuk tangan Samudra cukup kencang tapi laki-laki ini malah tersenyum, aneh emang.
" Morning kiss " Pinta laki-laki ini terus menundukan badannya. Wajah mereka sudah saling berhadapan sekarang.
" Cuci muka dulu "
Samudra malah merengek, mempoutkan bibirnya sambil misuh-misuh seperti anak kecil.
Mwahh
Satu ciuman mendarat di pipi cowo ini. Samudra membuka mtanya terus mencubit hidung Airin gemas.
" Aduh sakit! " Sebenarnya tidak, orang Samudra hanya mencubit pelan tapi tetap saja.
" Jangan berisik nanti Belvy bangun "
Airin membekap mulutnya dengan terlapak tantan, Ia lupa kalau sekarang sudah ada anggota keluarga baru.
" Gua aja yang nyapu, lu duduk liatin " Samudra mengambil alih sapu dari tangan istrnya.
" Ga! Gua sengaja bangun duluan biar bisa beres-beres " Airin merebut lagi sapunya.
" Nanti lu kecapean " Lanjut Samudra sambil merebut sapu yang sedang Airin pegang.
" Gua lemah banget apa? Pokonya gua mau nyapu "
" Lu nyuci plus pel lantai gua sapu lantai beresin rumah dan cuci piring "
Akhirnya Samudra mengalah, laki-laki ini mengambil keranjang pakaian kotor dan mulai membuka pintu belakang untuk mencuci.
Sedangkan Airin mengerjakan tugasnya menyapu lantai.
▶▶
" Belvyy ayo bangun kita sarapan "
Ceklek
Airin diam di ambang pintu, matanya kini terfokus pada anak perempuan yang beberapa hari ini berada dirumahnya. Airin jalan mendekat pada Belvy terus berjongkok dihadapannya.
" Kamu lagi ngapain sayang "
Anak perempuan dengan wajah bantal dengan rambut yang berantakan menunjuk pada kasur disampingnya dan juga mengangkat selimut yang sedang ia pegang.
KAMU SEDANG MEMBACA
SARIN ✔
Teen Fiction[ Cerita 2 ] ❝ Sekarang Samudra percaya, happy ending itu benar adanya ❞ sequel dari my tengil husband. start : 21/ 08/2020 end : 21/02/2021
