daseot - 05

821 152 27
                                        

"Ma, Subin kayaknya demam, deh?"

"Tau dari mana, Woo?"

"Tadi pas pulang wajahnya merah gitu, Seungwoo takutnya dia nggak makan nasi dari kemarin."

Subin semakin menelungkupkan wajahnya ke bantal, tak lupa menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut. Samar-samar suara sang kakak dan mama yang tengah membicarakan dirinya di depan kamar masih terdengar.

Seungwoo, tolong. Subin bukan sakit, dia hanya malu!

"Sialan, Subin tolol! Goblok banget, bisa-bisanya tanya ke Kak Sejun kayak gitu," rengeknya kesal pada diri sendiri.

Tangannya yang mengepal memukul kepalanya pelan, "Jung tolol Subin! Padahal kan gue tau, gue sama dia beda kampus! Anjir lah malu banget gue."

Tak lama suara ketukan pintu terdengar. Lalu, suara lembut mamanya yang ingin memastikan keadaan Subin mengikuti, "Subin, kamu nggak apa-apa, Nak?"

Subin tak menjawab. Ia terlalu sibuk menetralkan detak jantungnya yang masih ribut.

"Apa Seungwoo dobrak aja ya, Ma, pintunya?" tawar Seungwoo.

Si manis yang mendengar itu langsung membelalak. Ia tidak akan membiarkan pintunya dirusak oleh sang kakak! Akhirnya pemuda manis itu duduk dan balik berteriak supaya Seungwoo dan mamanya mendengar, "Subin nggak sakit! Jangan dobrak-dobrak pintu, nanti rusak!"

"KAK SEUNUUUU!"

"Astaga, bocah ini pakai dateng segala," sungut Subin saat mendengar suara sahabat sekaligus calon kakak iparnya ikut menyahut di luar.

Kalau ada Choi Byungchan, maka sudah pasti ada—

"Subin kenapa?"

—Do Hanse.

"Kamu tau nggak Subin kenapa?" tanya Seungwoo, sudah pasti pada tunangannya alias Choi Byungchan.

"Daritadi memang aneh. Dia habis bilang mau dijodohin—oh iya! Kok kamu nggak bilang ke aku, sih?!"

"Kakak belum sempet bilang, Sayang."

"Terus gimana?" interupsi sang mama sebelum love birds itu semakin melenceng dari topik.

Hanse menyahut, "Sebelum pulang Subin sempet angkat telepon, terus tiba-tiba lari keluar kantin dan hilang. Makanya kami kesini," jelasnya.

Subin yang mendengar—menguping sih lebih tepatnya—semua pembicaraan mereka dari dalam kamar hanya mendengkus kesal, "Congornya dua anak itu emang nggak bisa dijaga banget, sial."

Pemuda manis itu kemudian menarik napas panjang sebelum berteriak lagi ke arah pintu, "JANGAN NGOMONGIN GUE!"

✨🎠

Subin benar-benar tidak keluar kamar sampai tengah malam—saking malunya dia. Padahal seharusnya ia tidak perlu malu karena yang berada di rumahnya bukanlah Sejun. Tetapi tetap saja rasanya memalukan. Si manis itu bahkan tidak menggubris panggilan Seungwoo, mamanya, dan Byungchan. Tidak juga membuka ponselnya karena sejak tadi ia mode turn off.

Tapi akhirnya, dengan segala tekad, ia menekan lama tombol power di ponselnya agar benda persegi itu menyala. Mau bagaimanapun juga ia butuh ponselnya. Mana mungkin ia sembunyi dari semua orang tanpa bermain ponsel?

Sesuai dugaan Subin, begitu ponselnya menyala banyak sekali notifikasi yang rata-rata dari Sejun.

Ya, Lim Sejun. Oknum yang sukses membuatnya malu tak karuan hari ini

Kak Sejun

| bin
| subin
| dek
| astaga
| kenapa off?
| padahal gue mau cerita anjir
| kenapaaaaa?
| lo lihat gue? kan gatau wajah
gue sih, wkwkw

Missed voice call

| oh, atau malu ya tiba-tiba nanya gitu?
| lagian kok bisa lupa sih,
kita kan beda kampus

Missed voice call

| pengin banget ya ketemu?
| ayo deh

Missed voice call

| subinnnnnnnnn
| hei
| sedih banget gue ditinggal lo

Missed voice call

| anjir gue lupa lo centang satu
| ya jelas gabisa angkat telpon :(
| jadi gini rasanya lo nungguin
gue bales chat seminggu
| maaf ya, nggak bermaksud

sori kak |
lowbatt |

| kEMANA AJA GILAAA
| AKHIRNYA LO BALES

bacot banget sih kak |
hshshsh |

| ayo ketemuan

sibuk |
kapan-kapan aja lah ya |
gue tidur dulu |

| anjing gue nunggu lo bales
seharian cuma buat dapet
"gue tidur dulu"?!

wkwkwk |
tadi gue nugas |
besok aja ceritanya |

| tapi gue belom denger suara lo :(

kan tadi udah |
kayak pedofil lo anjing |

| sialan lo, dateng-dateng
| bikin emosi aja
| sana tidur sana!

hehe |
bye kak |

| goodnight sub 😉

Kalau Sejun mengirimkan goodnight untuk Subin,

maka Subin mengucapkan goodbye untuk dirinya sendiri.

✨🎠

hehe

𝙊𝙝, 𝙎𝙪𝙗𝙞𝙣!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang