"Kak Sejun."
Pemuda yang awalnya sedang asik berbincang itu tersentak. ia menoleh, "Loh, Bin?"
"Kakak nggak bilang kalau mau pergi," ucap Subin.
Sejun menarik tangan Subin untuk duduk di sampingnya, "Iya, mendadak. Kamu juga tadi katanya ke cafe aja?"
"Kak Chan habis beli sesuatu."
Chan yang namanya dibawa-bawa dalam kebohongan klasik itu langsung mendelik, "Kurang ajar."
"Ya udah, udah selesai?" tanya Sejun.
Subin mengangguk, "Kakak berdua aja?"
"Hei hei kok tegang sih?" Sebuah suara perempuan akhirnya menginterupsi mereka. Membuat Subin geram bukan main.
Ingin menjaga citra baiknya, Subin lantas menoleh sembari tersenyum tipis, "Ini siapa?"
"Oh iya. Ini Hayoung, Bin. Temen kakak dari SMA, tuh sama Chan juga," ujarnya kepada Subin. Sejun kemudian menatap Hayoung, "Young, ini Subin."
"Pacar, ya? Kok mau sih dek sama Sejun?" gurau Hayoung seraya terkekeh.
"Dipelet kali," jawab Subin sekenanya. Senyum anak itu telah pudar, digantikan raut malas sebab hatinya terlanjur dongkol.
"Kakak bareng Zuho sama Jinhyuk kok, Bin. Tuh anaknya abis dari toilet. Rowoon juga ada tadi tapi barusan pulang."
Benar saja, Zuho dan Jinhyuk tiba-tiba datang setelahnya dan langsung duduk di kursi yang tersisa.
"Hai Bin," sapa Zuho, "Apa kabar?"
Subin tersenyum manis dan membalas, "Baik kok kak."
"Kamu udah selesai sama Chan?" tanya Sejun.
Yang ditanya hanya mengangguk singkat.
Sejun menghela napas pelan, "Pulang sama Kakak yuk?"
Subin mengangguk, lagi. Ia langsung bangkit, lantas menyerahkan paper bag miliknya ke Chan.
Titip dulu, maksudnya. Sebab, tadi Subin mengatakan bahwa Chan lah yang hendak membeli sesuatu di mall ini.
Untung saja Chan peka dan segera meraih dua tas kertas itu dari tangan Subin.
"Gue duluan ya, lusa jangan pada telat lo, kita foto-foto dulu lah sebelum mulai," pamit Sejun.
"Yoi. Tiati lo baliknya."
"Subin duluan ya, Kak, Kak Chan makasiiii." Subin tersenyum lebar lalu merangkul lengan Sejun seraya melangkah bersama keluar restoran.
Tapi begitu keduanya di luar restoran, Subin langsung berjalan mendahului Sejun.
🎠✨
WhatsApp
kak chanjing
| bin
| lo jgn ngambekin sejun
| diamuk balik mampus
bdmt |
| ilang huruf vokal lo?
suuut berisik |
| dibilangin, jgn ngambek gt doang
| childish
| lo boleh jalan sm gue, masa
dia gabole jalan sm hayoung?
tapi kenapa ngga bilang gt :( |
| yaudahsi, kemaren jg lo ga bilang
| mereka kan sekarang jg cuma temen
| nggak bedua jg tadi
KAMU SEDANG MEMBACA
𝙊𝙝, 𝙎𝙪𝙗𝙞𝙣!
FanfictionPada satu sisi, Sejun diminta untuk segera menikah. Padahal dirinya saja belum lulus kuliah. Sedangkan di sisi lain, Subin tiba-tiba juga harus terlibat perjodohan yang direncanakan diam-diam oleh orang tuanya. Wajar, kan, kalau mereka marah? Lim Se...
