Di langit gelap. Dan, bintang bintang yang menghiasi langit tersebut. Seorang gadis cantik sedang bergelut dengan komputer di depannya. Ia sedang mengungkapkan siapa seseorang yang berani meretas sistem CCTV mansion nya.
Tidak ada yang bisa, kecuali..
Opa..
Gadis itu berhenti mengetik dan berdiri sambil membawa sebuah chip yang ia temukan di kamar milik Opa nya.
Ia berfikir dan mencoba mengingat apa kode untuk membuka chip ini.
"Ayo Luna, coba lah berfikir." Gadis yang bernama Luna itu mengetuk dahi nya sedikit keras.
Ia berfikir, Opa nya tidak pernah menikah. Dan, Opa nya tidak mempunyai anak. Ada 4 kode yang harus di jawab agar chip itu meretas.
Ia duduk kembali dan mengetik sesuatu. Sekarang, ia mencoba tanggal lahirnya.
Coba lagi
Sial! Opa nya sangat cerdik. Ia berfikir dengan keras. Terlalu keras sampai kerutan dahi nya terlihat.
"Kak, jangan terlalu keras. Nanti, kepala mu pusing." Kata Laki laki tampan yang sedang berdiri depan pintu kamar nya sambil membawa susu hangat.
"Ze, Opa sangat cerdik. Aku bingung, hanya di chip itu aku bisa membuka teka teki ini!" Kata Luna sambil mengambil susu yang di bawakan oleh Zean.
Laki laki tampan yang bernama Zean itu mengelus rambut kakaknya dengan lembut.
"Kak, kau cerdik di ajarkan oleh Opa. Kecerdikan mu, masih kalah dengan kecerdikan Opa."
Luna mengangguk pasrah. "Yasudah, sana kamu tidur. Besok, kita sekolah."
Zean berdiri dan mengecup pipi Luna.
Cupp
"Good night my sister,
"Good night too, bro."
Luna meminum susu itu sampai kandas dan merebahkan dirinya. Ia menarik selimut sampai dadanya.
"Semoga kecerdikan Opa, sepenuhnya turun kepada ku." Dan ia terlelap dengan tenang.
•••
"Kak Luna, siapa yang mengambil dua monyet mengerikan itu?" Tanya Leo sambil meminum susu nya.
Luna mengedikan bahu acuh. Dia, juga berfikir. Mansion nya dipenuhi dengan sinar laser tiap sudut. Tapi, kenapa orang itu bisa melewatinya.
Siapapun yang terkena sinar laser di mansion Luna. Ia akan terbakar sampai menjadi abu.
"Tidak usah dipikirkan," Luna mengelap ujung bibirnya.
"Misterius." Kata Leo sambil mengelus dagu nya.
"Sudah, ayo ke sekolah." Kata Zean.
Mereka bertiga pergi ke sekolah dengan kendaraan masing masing.
•••
"Selamat pagi, anak anak." Sapa Buk Cilla sambil membenarkan kacamatanya.
"Ayo, kita lanjutkan pelajaran kemarin." Ucap Buk Cilla.
Kringg..kringg..kringg
"Pelajaran hari ini sudah selesai, Selamat siang."
"Luna, ada surat untuk Lo" Siswi bernama Yaya memberikan sebuah surat kepada Luna.
Luna memandang bingung surat itu. Sejak kapan ia berkomunikasi menggunakan surat.
"Siapa yang mengirimkannya?" Tanya Luna kepada Yaya.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Dark Queen's Secret
Mystery / Thriller[TAMAT] [𝐉𝐢𝐤𝐚 𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐬𝐚𝐲𝐚, 𝐡𝐚𝐫𝐚𝐩 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰 𝐚𝐤𝐮𝐧 𝐬𝐚𝐲𝐚. 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐩𝐚 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐯𝐨𝐭𝐞 𝐝𝐚𝐧 𝐜𝐨𝐦𝐞𝐧. 𝐒𝐚𝐲𝐚 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐤𝐞𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐠𝐞�...