"Maap, makasi my brother💕" ucap Grace sambil melayangkan kiss.
Winne pun berlaga muntah, berbeda dengan Sean dan Vian.
"Duh sumpah gw pengen punya abang" ucap Winne.
"Kan bang Sean, bang Vian, bang Kenneth, sama bang Keith emang abang kamu la" ucap Grace.
"Ihh bukan, maksud aku itu abang kandung. Bukan abang sodara" jawab Winne.
"Ya udh lah yah" ucap Grace.
Lalu mereka pun makan bersama. Setelah itu mereka pun pulang.
"Kami pulang" teriak Grace, Winne, dan Vian. Sedangkan Sean hanya diam.
"Aduh ini mansion bukan hutan" ucap mami Alea.
"Maaf mi" jawab mereka bertiga.
"Sudah kalian mandi terus ke bawah kita mau bicarain sesuatu" perintah daddy.
Mereka pun bergegas mandi lalu kebawah, dengan Winne yang memang pernah tinggal di sini bersama mami Alea dan papi Victorio.
"Jadi mau bicarain apa?" tanya Grace membuka suara.
"Mommy, daddy, mami, dan papi akan pergi ke amerika sementara. Kemungkinan 4 bulan" jelas daddy Farel.
"Kemungkinan kita gak akan ada di mansion terus, dan kami akan berangkat 2 hari lagi, setelah kita memperkenalkan Vian dan Grace" lanjut mommy Victoria.
"Maka dari itu, kami mau kalian jaga Grace ketat. Walau kita tau Grace ketua mafia terkuat juga, tapi kami khawatir sebagai orang tua" ucap mami Alea.
"Kalian tau sendiri, iblis yang di dalam tubuh Grace sudah ada 3. Karena dia keturunan dari mommy dan daddy kalian" lanjut papi Victorio.
"Jadi akan susah Grace untuk mengendalikan 4 iblis itu. Saat Grace kambuh hanya kalian yang bisa membuat dia seperti semua. Karna itu kami mohon untuk tidak pernah lepas dari Grace" pinta daddy Farel.
"Kalau itu Sean akan jamin, Sean akan jaga princess kita" tekat Sean.
"Vian juga, Vian gak akan biarin siapapun ganggu adik kecil Vian" tegas Vian.
"Winne juga, Winne akan selalu samping Grace apapun keadaanya" ucap Winne sambil menggengam tangan Grace.
"Bagus, kalian tau iblis yang ada di tubuh Grace itu berbeda beda" ucap daddy Farel.
Mereka pun mengangguk.
" Ada 1 iblis lagi, dia adalah ketua dari 4 iblis yang ada di dalam tubuh Grace" ucap daddy Farel.
"Dan saat ini kita masih belum tau siapakah orang yang memiliki iblis itu" lanjut mommy Victoria.
"Walaupun iblis itu jahat, tapi dia akan berbuat baik jika Grace sendiri yang membuat mereka berubah. Dari perkembangan sekarang iblis ini sudah baik, alias sudah jinak" lanjut mami Alea.
"Maka itu kalian tidak akan kesusahan, tapi ingat jangan sampai Grace terbawa emosi hingga dia lupa jati dirinya. Jangan lupa selalu ingatkan Grace tentang jati dirinya, jika tidak mungkin akan terjadi sesuatu" ucap papi Victorio.
"Mengerti?" ucap para orang tua.
Mereka semua pun mengangguk.
"Besok Vian, Grace, dan Winne akan sekolah lagi di V'queen High School" ucap daddy Farel.
"Jangan pakai marga ya dad, dihilangkan sementara" ucap Grace.
Daddy Farel pun mengangguk. Mereka pun pamit untuk tidur karena besok mereka harus sekolah.
Tok tok tok
"Masuk" ucap Grace.
"Sa aku tidur sini ya" mohon Winne.
"Ya udh, selow sih kaya sama siapa ajh" lanjut Grace.
"Hihi, iya deh. Btw kita besok ketemu Kenneth, Keith, sama Ralph lagi ya" tanya Winne.
"Iya hadeh siap siap kita susah punya temen" ucap Grace.
"Ya udh lah ya, kita berdua juga dah nyaman" ucap Winne.