BRAK!
\ ( 0д0 ) / !!?
" GOOD MORNING EVERYBODY!!!!!!! "
teriak seseorang ceria diambang pintu membuat mereka semua terkejut.
" YAK! APA YANG KAU LAKUKAN HUH?! "
" kau membuat kami terkejut saja! "
" Dasar bodoh! "
" hehehe, maaf~ "
tersenyum, Max bertanya " sepertinya kau sangat senang hari ini, sampai-sampai pintu yang tak bersalah pun kau hancurkan "
"" HAHAHAHA ""
semua orang disana tertawa terbahak-bahak, sedangkan sang empu hanya cengar-cengir saja.
Max mendekat merangkul leherku " sepertinya kau bermimpi indah ya? "
Reilz berpikir " bisa iya bisa tidak "
" huh? maksudnya? "
" hehe tidak apa-apa, ngomong-ngomong— ayo kita makan siang bersama hari ini! "
" hm? baiklah, kurasa itu bukan ide yang buruk " angguk Max
" aku juga! " sambung Adrian
" Zion ikut! "
Kal mengangguk setuju diikuti yang lain membuat Reilz tambah senang hari ini.
" hahaha, itu baru teman-teman ku! Oh iya, aku punya hadiah buat kalian loh~ "
???
" hadiah? "
" apa itu?! "
" Zion mau! "
semuanya tampak penasaran dengan hadiah yang Reilz maksud.
" hehe, ini dia! "
10 gelang dengan liontin kristal berbentuk <> seukuran 1 buku kelingking berbeda warna melayang dihadapan Reilz, kemudian diarahkan pada mereka semua masing-masing satu sesuai warna Elemen mereka.
* Max=hijau
Louise=pink
Adrian=emas
Zion=putih
Emilia=merah
Fiona=hijau muda
Sena=Biru muda
Kal=biru samudra
Keil=merah api
Artizy=biru kristal
" wah~ apa ini? " takjub Max setelah semua gelang mendarat pada tangan mereka masing-masing.
" gelang? " beo Kal
???
Reilz mengangguk " yup, itu namanya gelang takdir persahabatan kita semua. Untuk kristal itu, hanya ada satu-dua kristal saja. Itupun aku mendapatkan nya dari seseorang sih "
"" HAAHHH???! ""
" i-itu berarti, barang ini langka Reilz! " ucap Fiona kaget diangguki semua orang
" hehe tenang saja, itu aku berikan khusus untuk kalian. Selain sebagai hiasan, itu juga bisa melindungi pemiliknya dan tidak bisa dimiliki oleh orang lain.
Jika itu hilang maka gelang itu akan kembali pada kalian, dan— itu bisa menyimpan memory kita dari awal sampai akhir! "
"" Wah~ keren! "" mereka semua kagum dengan gelang pemberian Reilz
" oh iya, jika pemiliknya mati maka gelang itu juga otomatis akan hancur dengan sendirinya "
......
Artizy menepuk bahu Reilz, tersenyum " Terima kasih "
"eh? "
" eeh.. ? "
"" EEEEHHHH ??! ""
" ARTIZY TERSENYUM GUYS! " heboh Max membuat semua orang tertawa
"" HAHAHA ""
" AYO KITA RAYAKAN MAKAN SIANG NANTI! " teriak Louise senang
" LOUISE YANG TERAKTIR! " tambah Max tanpa disadarinya, Louise malah mengangguk setuju.
" BAIKLAH! EH? apa, kenapa aku??! "
tanyanya tak terima masuk perangkap setengah iblis ini.
" haha kau sendiri setuju! "
" tidak adil, kau curang!! "
"" HAHAHA ""
.......
" ekhem, sepertinya aku mengganggu acara kalian ya? " ucap seseorang dibelakang Reilz
"" eh, sensei??! ""
tersenyum " punya sensei mana Reilz? kau tidak memberi sensei hadiah? " godanya
" hehe maaf sensei, gak ada "
"jahatnya~ " sambungnya pura-pura sedih membuat seisi kelas kembali tertawa
"" HAHAHAHA ""
" sudah sudah, waktunya belajar anak-anak. Silahkan duduk "
"" BAIK SENSEI! ""
................................................ .....................
maaf pendek, nanti dilanjut lagi ya?
bye-bye, jangan lupa vote dan comentnya
–Elisasevennight
KAMU SEDANG MEMBACA
REILZ : The Another World
Fantasy( COMPLETED ; ON REVISION ) Reilz Kagezane, seorang pemuda kantoran yatim piatu yang hidup sebatangkara. Di pisahkan dengan adik satu-satunya karna dituduh sebagai pembunuh kedua orang tuanya yang mati karena kecelakaan. Dia kesepian dan selalu dibu...
