Akhirnya aku kembali kerumah gubukku.
" aku kemba— hachi! ugh, entah mengapa aku merasa seseorang sedang membicarakanku " Aku menggeleng kemudian masuk kedalam gubuk.
" Hm, sudah 2 tahun aku tinggal disini... aku juga semakin kuat, tapi aku membutuhkan informasi tentang dunia ini. Apa aku pergi kekota aja ya? " sembari memikirkan itu aku meminum segelas air.
" hah~ baiklah! sudah diputuskan, besok aku akan pergi kekota. Yosh! waktunya berkemas "
*
*
⏳
*
*
Istana Emplizer
Adrian POV
Saat ini kami sudah kembali dari perburuan. Awalnya mereka terkejut melihatku terluka sampai berdarah apalagi dengan pakaian ' sedikit ' compang-camping akibat pertarungan.
Mereka bergegas mengobatiku dan berganti pakaianku. Sementara kakaku menemui ayahanda dan para pasukan termasuk kapten Franz menuju camp mereka.
Sekarang aku sedang duduk termenung diteras memikirkan kejadian yang baru saja terjadi hari ini. Melihat sehelai kain putih ditanganku aku teringat Reilz.
' Apa kau tidak apa² ? '
perkataan dan suara lembutnya masih bergema ditelingaku. Sudah lama sejak aku tidak memiliki teman karena kecelakaan yang terjadi padaku beberapa tahun lalu oleh anak bangsawan.
" Reilz, aku harap kita bertemu lagi " gumamku tersenyum kecil.
Tok...Tok...
" Hm? siapa? " tanyaku berbalik kepintu.
" ini ayah "
" oh ayah, silahkan masuk "
Cklek
Pintu kamar terbuka memperlihatkan seorang pria tua berumur 40 tahunan diambang pintu dengan pakaian sederhana tapi mewah bak raja sejati. Gabriel van Emplizer.
Ayah kemudian duduk disampingku.
" Ayah sudah mendengar kejadian yang menimpamu tadi, apa kau baik² saja? " tanyanya cemas. Dia memanglah sosok raja dan ayah bagi kami semua. Dia tidak serakah dan sombong seperti raja pada umumnya.
Aku tersenyum mengangguk " aku baik² saja. Terima kasih sudah mengkhawatirkanku ayah "
Dia tersenyum lembut dan mengusap kepalaku. Entah mengapa, aku jadi kepikiran sama Reilz. Apa dia juga diperlakukan seperti ini oleh ayahnya? atau— dia sudah tidak memiliki orang tua lagi?!
" ada apa? " ayah menatapku cemas " apakah masih ada yang sakit? "
Aku menggeleng, tersenyum. " tidak, aku hanya berpikir... Apakah Reilz juga mendapatkan sosok ayah yang baik seperti ayah? "
" haha kau lucu sekali nak. Ayah juga tidak tahu, apakah dia itu Reilz yang menolongmu dihutan tadi? " aku mengangguk.
" Bagaimana jika kita mengunjunginya besok kehutan? kamu bilang dia tinggal dihutankan? "
aku mengangguk lagi " Ya! Dia bilang dia tinggal disana dan dia sangat kuat! "
" haha baiklah, besok ayah persiapkan para ksatria terbaik untuk mengawal kita dan menyewa salah satu penyihir academy untuk mencari lokasi dan membuka portal kekediamannya "
" Benarkah?! " aku menatapnya berbinar².
" haha tentu saja, apapun untuk anak ayah yang kecil ini "
KAMU SEDANG MEMBACA
REILZ : The Another World
Fantasia( COMPLETED ; ON REVISION ) Reilz Kagezane, seorang pemuda kantoran yatim piatu yang hidup sebatangkara. Di pisahkan dengan adik satu-satunya karna dituduh sebagai pembunuh kedua orang tuanya yang mati karena kecelakaan. Dia kesepian dan selalu dibu...
