9. PEMBANTAIAN

7.1K 841 35
                                        

2 Hari Kemudian ...

Tak terasa ternyata ini sudah kedua harinya sejak Zion tinggal disini.

Suasana yang nyaman di taman, angin yang lembut dan pemandangan yang indah   ditemani Zion yang saat ini belajar menulis disamping ku.

" Tuan muda, saya membawa daftar-daftar nya " ucap kapten Franz dibelakangku.

aku langsung saja menerima dan membacanya dengan teliti.

" cepat juga pencarian nya ... saya salut pada bawahan dan anda kapten "

" itu bukanlah masalah tuan ..."
' jika tidak maka kepala kami sebagai bayarannya '

" Hm~ Utara, timur, barat dan selatan kerajaan Emplizer ya ., ini seperti arah mata angin, menarik " seringai ku membuat Franz, Zion, dan pelayan yang lewat bergidik ngeri melihatnya.

" T-tuan, a-apa yang akan anda lakukan? " tanya K. Franz memberanikan diri.

aku menoleh dan tersenyum manis kearahnya, tapi bagi mereka yang melihatnya merasa jika itu adalah senyuman iblis.

" lihat saja besok kapten Franz ... "

              
                                ✍️✍️✍️

Malam harinya, terlihat sesosok bayangan hitam berjalan melompati atap bangunan ke bangunan yang lain.

mata, rambut, pakaian dan jubah hitamnya amatlah mendominasi ditambah pencahayaan cahaya bulan purnama ... dan dia adalah Reilz.

                               ✍️✍️✍️

Malam ini pastilah akan menjadi malam paling menyenangkan yang pernah ada dalam hidupku, pembantaian masal.

Hap!

Aku tiba dan berdiri diatas sebuah gedung 3 lantai seperti mansion diatas bukit bagian Utara kerajaan,
disini tertulis jika tempat ini adalah salah satu tempat perdagangan ilegal di kerajaan.

" baiklah, waktunya beraksi " aku melompat tak lupa memakai salah satu skill ku yang berguna sebagai pengedap suara saat aku terjatuh, penghilang aura dan keberadaan ku tanpa para penjaga bangunan sadari.

aku sembunyi dibalik batang pohon dan melihat salah satu penjaga sedang mengarah kesini, sontak saja aku langsung membekap dan menggorok lehernya dengan dagger ku tepat dititik vital tanpa di sadari, kemudian menyembunyikannya dibalik semak-semak.

" Siapa disana?! " aku menoleh ' mereka datang! '

aku melompat bersembunyi diatas dahan pohon yang cukup tinggi diatas mereka melihat kedua penjaga membuka semak-semak dan terkejut melihat salah satu temannya sudah mati tergorok.

" ada penyus—! " sebelum berteriak aku turun menggorok leher mereka dari belakang sekaligus dengan kedua dagger ditanganku.

mereka langsung ambruk, seperti tadi aku menyeret dan menyembunyikan  mereka dibalik semak-semak.

' Huh! mereka cukup merepotkan juga ya '

aku kembali melancarkan aksiku, menangkap, menggorok, dan menyembunyikan mereka seperti biasa. Sampai aku tiba di depan pintu coklat berganda bangunan ini.

" apa aku langsung dobrak dan serang ya? hm~ sepertinya tidak buruk juga "

Sriing!

" Let'go guys, play time~ "

Braakk!!!

" ADA PENYUSUP!! "

" CEPAT TANGKAP DIA!!! JANGAN SAMPAI LOLOS!! "

REILZ : The Another WorldCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang