( COMPLETED ; ON REVISION )
Reilz Kagezane, seorang pemuda kantoran yatim piatu yang hidup sebatangkara. Di pisahkan dengan adik satu-satunya karna dituduh sebagai pembunuh kedua orang tuanya yang mati karena kecelakaan.
Dia kesepian dan selalu dibu...
banyak sekali suara yang mereka dengar baik laki-laki dan perempuan. Mereka berenam belas segera bangkit tapi kini mereka saling berpegangan tangan agar tidak terpisahkan kembali.
" Jangan ada yang melepaskannya! " seru reilz membentuk lingkaran saling berpegangan lebih erat, begitu juga Yonaka yang ikut turun berpegangan.
saat itu juga mereka mendengar suara tawa melengking seorang wanita yang mengelilingi mereka.
dalam sekejap mereka berpindah tempat yang kini berubah menjadi ruangan penuh kaca disekeliling mereka tapi masih dalam kegelapan.
mereka terkejut saat melihat orang yang mereka kenal terbaring kaku dilantai, yaitu arron dan Yon.
" tunggu, dimana Louise?! " max menoleh kesana-kemari namun nihil tidak ada satupun.
begitu juga dengan mereka ikut mencari namun tak kunjung menemukannya.
Disisi lain, jiwa Louise yang kini berada dibalik cermin berteriak berusaha memanggil mereka bersama dengan para jiwa siswa yang mati.
" AKU DISINI, TEMAN-TEMAN!!!! AKU DISINI!!!!! HELP ME!!!!! " jikapun ia menggedor-gedor kaca yang mengurungnya ini tetap saja tidak pecah dan kedap suara.
" tidak ada gunanya, mereka sama sekali tidak akan mendengarkanmu" ucap seseorang dibelakangnya.
" kau?! kenapa kau ada disini?! dan kenapa mereka ada disini juga??! bukankah mereka memperlakukanmu dengan baik??! tapi kenapa mereka juga ada disini??! " teriak Louise murka tepat didepannya.
" memang, tapi mereka telah ikut campur kedalam urusanku dan itu merupakan pilihan mereka sendiri " balas orang itu datar.
" sialan kau! " desis Louise
" apa urusannya denganku? aku hanya membunuh orang yang bersalah saja " setelah itu menghilang dan muncul tepat disamping hantu gadis diluar cermin membuat reilz,dkk terkejut.
" astaga, ada berapa banyak mereka?! " Keil melongo melihat kedua hantu beda jenis didepannya itu.
" ki-ki-ki-ki bagaimana dengan mereka? ki-ki-ki " tanya hantu gadis itu. Rambut hitam panjang, kulit putih pucat tapi sayangnya tidak ada mata dan hidung melainkan mulut besar menutupi wajahnya membuat penampilannya sangat menyeramkan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" singkirkan saja mereka, tanpa perlu melukainya " jawab hantu laki-laki itu.
memiliki rambut hitam dengan bagian putih mata hitam serta pupil emas ditengahnya seperti lingkaran.